Berita
Minggu, 27 September 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Minggu, 27 September 2020 | 14:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Hasil Investigasi USTR, Amerika Bakal Balas Pajak Digital Prancis

A+
A-
1
A+
A-
1
Hasil Investigasi USTR, Amerika Bakal Balas Pajak Digital Prancis

US Trade Representative Robert Lighthizer.

WASHINGTON, DDTCNews – Perwakilan Dagang Amerika Serikat (United States Trade Representative/USTR) telah merilis hasil investigasi (section 301) atas pajak layanan digital Prancis (digital service tax/DST).

Dalam laporannya, USTR menyimpulkan DST Prancis mendiskriminasi perusahaan Amerika Serikat (AS). USTR juga menyebut pajak itu tidak konsisten dengan prinsip kebijakan perpajakan internasional yang berlaku.

“Keputusan USTR hari ini mengirimkan sinyal yang jelas bahwa AS akan mengambil tindakan terhadap rezim pajak digital yang mendiskriminasi atau memaksakan beban yang tidak semestinya pada perusahaan AS,” kata US Trade Representative Robert Lighthizer, Senin (2/12/2019).

Baca Juga: Pengusaha Mal Minta Pembebasan PPh Final atas Sewa, Ini Kata Kemenkeu

USTR, sambung Lighthizer, sedang menimbang apakah akan membuka penyelidikan serupa pada DST Austria, Italia, dan Turki. Pasalnya, USTR kini tengah berfokus untuk melawan proteksionisme yang berkembang di negara-negara anggota UE.

Lebih lanjut, dalam laporannya, USTR menyebut DST Prancis tidak masuk akal, diskriminatif, dan membebani perdagangan AS. Melalui laporan tersebut, USTR juga meminta komentar dari publik atas tindakan yang diusulkan USTR.

Komentar publik tersebut dikirim melalui Federal eRulemaking pada laman http://www.regulations.gov paling lambat pada 6 Januari 2020. Setelah itu, pada 7 Januari 2020 Komite Investigasi Section 301 akan mengadakan audiensi publik yang bertempat di kantor USTR.

Baca Juga: Cash Receipt System akan Diterapkan untuk Transaksi Kontan

Tindakan yang diusulkan adalah pengenaan bea tambahan hingga 100% atas produk tertentu dari Prancis. Produk yang diusulkan terkena bea tambahan itu tercantum dalam daftar produk pada lampiran laporan tersebut.

Secara lebih terperinci, produk Prancis yang dikenai bea masuk mencakup 63 pos tarif produk diantaranya yoghurt, mentega, dan tas. Diperkirakan nilai perdagangan dari produk tersebut mencapai US$2,4 miliar (setara Rp33,8 triliun).

Setiap usulan tindakan yang diusulkan USTR telah mempertimbangkan tingkat kerusakan ekonomi yang akan diderita AS akibat DST Prancis. Hasil laporan lebih terperinci yang menguraikan temuan penyelidikan tersedia di laman resmi USTR.

Baca Juga: Kebijakan Pajak pada Masa Pemulihan Ekonomi Jadi Krusial, Mengapa?

Adapun dirilisnya laporan hasil investigasi ini merupakan buntut dari ditekennya aturan pajak digital Prancis pada Mei lalu. Pemerintah AS menganggap pajak tersebut diskriminatif dan melayangkan investigasi hingga mengancam akan melakukan tindakan pembalasan. (kaw)

Topik : USTR, pajak digital, AS, Prancis, ekonomi digital
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 25 September 2020 | 11:15 WIB
BELGIA
Jum'at, 25 September 2020 | 10:56 WIB
PERTUKARAN INFORMASI
Jum'at, 25 September 2020 | 10:44 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Jum'at, 25 September 2020 | 10:06 WIB
PELAYANAN PAJAK
berita pilihan
Minggu, 27 September 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Minggu, 27 September 2020 | 14:01 WIB
MALAYSIA
Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
LAYANAN PENGADILAN PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 13:01 WIB
APBN 2021
Minggu, 27 September 2020 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 27 September 2020 | 10:01 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 27 September 2020 | 09:06 WIB
KOREA SELATAN
Minggu, 27 September 2020 | 08:01 WIB
RUU PAJAK ATAS BARANG & JASA
Minggu, 27 September 2020 | 07:01 WIB
KOTA PALEMBANG