Review
Senin, 30 Januari 2023 | 12:00 WIB
TAJUK PERPAJAKAN
Senin, 30 Januari 2023 | 10:15 WIB
Dir. Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa DJBC Nirwala Dwi Heryanto:
Jum'at, 27 Januari 2023 | 08:00 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (2)
Kamis, 26 Januari 2023 | 15:53 WIB
MENDESAIN PAJAK NATURA DAN KENIKMATAN (1)
Fokus
Literasi
Senin, 30 Januari 2023 | 14:24 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 30 Januari 2023 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 30 Januari 2023 | 10:45 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 27 Januari 2023 | 17:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 25 Januari 2023 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 25 JANUARI - 31 JANUARI 2023
Rabu, 18 Januari 2023 | 09:03 WIB
KURS PAJAK 18 JANUARI - 24 JANUARI 2023
Rabu, 11 Januari 2023 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 11 JANUARI - 17 JANUARI 2022
Rabu, 04 Januari 2023 | 09:11 WIB
KURS PAJAK 04 JANUARI - 10 JANUARI 2023
Reportase

Hari Terakhir! Langganan Perpajakan ID, Gratis Buku Transfer Pricing

A+
A-
0
A+
A-
0
Hari Terakhir! Langganan Perpajakan ID, Gratis Buku Transfer Pricing

Perpajakan ID.

JAKARTA, DDTCNews - Perpajakan ID menyiapkan promo menarik untuk pengguna yang baru berlangganan Premium Professional Tahunan dan pengguna lama guna menyambut akhir tahun. Perlu diperhatikan, promo berakhir hari ini, Jumat (9/12/2022).

Bagi yang berlangganan Perpajakan ID Premium Professional Tahunan hingga hari ini, pengguna akan mendapatkan bonus buku Transfer Pricing: Ide, Strategi, dan Panduan Praktis dalam Perspektif Pajak Internasional yang diterbitkan oleh DDTC.

Sementara itu, bagi yang telah berlangganan Perpajakan ID Premium Professional Tahunan, pengguna tetap bisa mendapatkan bonus buku yang sama selama membeli voucer Perpajakan ID Premium Professional 6 bulan.

Baca Juga: Wawancara 2 Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Digelar Rabu Pekan Ini

Voucer bisa digunakan pengguna untuk memperpanjang masa Premium dan berlaku sampai dengan 31 Desember 2023.

Tarif berlangganan Perpajakan ID Premium Professional Tahunan sebesar Rp560.000, lebih murah ketimbang harga normal Rp800.000,00. Kemudian, harga voucer Perpajakan ID Premium 6 bulan senilai Rp300.000, lebih murah dari harga normal Rp480.000,00.

Untuk diperhatikan, kedua harga tersebut belum termasuk biaya pajak pertambahan nilai (PPN) dan biaya platform.

Baca Juga: Barang di Batam Lebih Murah karena Bebas Pajak? Ternyata Ini Faktanya

Perpajakan ID Premium merupakan platform database perpajakan yang memiliki lebih dari 13.000 konten perpajakan yang dapat diakses oleh pengguna mulai dari Peraturan Pajak, Putusan Pengadilan, P3B, Terjemahan Peraturan Bahasa Inggris, koleksi Buku DDTC, maupun konten lainnya.

Sementara itu, buku Transfer Pricing: Ide, Strategi, dan Panduan Praktis dalam Perspektif Pajak Internasional merupakan buku terbitan DDTC yang menyuguhkan gambaran lengkap, terkini, dan mendalam mengenai transfer pricing dalam kerangka pajak internasional.

Mulai dari konsep dasar, analisis kesebandingan, metode analisis transfer pricing, serta beberapa isu dalam pengukuran rentang kewajaran.

Baca Juga: Tak Cuma Pajak, Perizinan Sampai Ekspor-Impor Juga Wajib Pakai NIK

Bila tertarik memanfaatkan promo ini, Anda dapat mengunjungi laman berikut untuk berlangganan Perpajakan ID Professional Tahunan https://perpajakan-id.ddtc.co.id/payment/upgrade-info dan mengeklaim bonus buku maupun membeli voucer Perpajakan ID Premium 6 bulan melalui Whatsapp Hotline Perpajakan ID berikut 0813-8080-4136.

Kuota hadiah terbatas hanya untuk 100 orang saja dan biaya pengiriman buku ditanggung Perpajakan ID. Tunggu apalagi? Segera dapatkan buku Transfer Pricing terbaru dari DDTC. (rig)

Baca Juga: Ingat, Pembetulan SPT Tidak Bisa Cuma Copy Paste Data PDF dari e-Form

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : perpajakan ID, perpajakan ID premium, ddtc, transfer pricing, buku, pajak, edukasi pajak

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 29 Januari 2023 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

SPT Lebih Bayar Bisa Dianggap Tak Ada Kelebihan Jika Ini Terjadi

Minggu, 29 Januari 2023 | 15:00 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Begini Kontribusi Jakarta terhadap Penerimaan Pajak Nasional 2022

Minggu, 29 Januari 2023 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ini Kondisi-Kondisi yang Membuat SPT Bisa Dinyatakan Tidak Lengkap

berita pilihan

Senin, 30 Januari 2023 | 21:02 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Wawancara 2 Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Digelar Rabu Pekan Ini

Senin, 30 Januari 2023 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Barang di Batam Lebih Murah karena Bebas Pajak? Ternyata Ini Faktanya

Senin, 30 Januari 2023 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Agar Tak Hambat Investasi, Peraturan Soal Perizinan Ini Bakal Direvisi

Senin, 30 Januari 2023 | 16:30 WIB
PMK 112/2022

Tak Cuma Pajak, Perizinan Sampai Ekspor-Impor Juga Wajib Pakai NIK

Senin, 30 Januari 2023 | 16:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Ingat, Pembetulan SPT Tidak Bisa Cuma Copy Paste Data PDF dari e-Form

Senin, 30 Januari 2023 | 15:45 WIB
ADA APA DENGAN PAJAK?

Apa itu Advance Pricing Agreement dan Aturan Terbarunya di PP 55/2022?

Senin, 30 Januari 2023 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN BEA DAN CUKAI

Kanwil DJBC Jakarta Ambil Alih Kantor Bea Cukai Bekasi dan Cikarang

Senin, 30 Januari 2023 | 15:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Soal PPh Ditanggung Pemberi Kerja, DJP: PER-16/PJ/2016 Masih Berlaku

Senin, 30 Januari 2023 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Hati-Hati Modus Baru Penipuan, Ancam Potong Pajak Autodebet Rekening

Senin, 30 Januari 2023 | 14:24 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa PPh Pasal 21 atas Biaya Gaji Pemegang Saham