Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dorong Ekspor, Bea Cukai Beri Izin Kawasan Berikat

A+
A-
1
A+
A-
1
Dorong Ekspor, Bea Cukai Beri Izin Kawasan Berikat

Ilustrasi. (DJBC)

BATANG, DDTCNews – Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Tengah dan DIY resmi memberikan izin kawasan berikat kepada PT Batang Apparel Indonesia (BAI).

Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Amin Tri Sobri menyampaikan sepanjang 2020, DJBC telah menerbitkan 16 izin fasilitas kawasan berikat. Dia menyebut perizinan tersebut sebagian besar diberikan kepada usaha yang bergerak di bidang industri garmen yang menyerap banyak tenaga kerja.

Menurutnya, DJBC turut serta dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN). Implementasinya antara lain dengan pemberian fasilitas fiskal kepada perusahaan, seperti fasilitas kawasan berikat yang menawarkan penangguhan bea masuk dan tidak dipungut pajak dalam rangka impor (PDRI)

Baca Juga: DJBC Bebaskan Bea Masuk dan Pajak Impor Vaksin Covid-19 Rp2,46 Triliun

“Perusahaan tidak perlu membayar bea masuk dan PDRI jika 100% produknya diekspor. Hal ini diyakini dapat menciptakan efisiensi sehingga cash flow perusahaan terbantu, produknya dapat lebih bersaing, perusahaan berkembang, order dan produksi meningkat,” jelas Amin.

Hal tersebut, sambung Amin, akan memicu kenaikan penyerapan tenaga kerja yang pada akhirnya dapat ikut menggerakkan perekonomian. Dia menyebut pemberian fasilitas ini dapat membantu perusahaan berkembang, terutama pada masa pandemi.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya membantu dengan mempermudah perizinan maupun pemberian fasilitas, khususnya kepada perusahaan berorientasi ekspor,” tambah Amin.

Baca Juga: Soal Pemberian Relaksasi Pembayaran Cukai, Ini Kata DJBC

Direktur PT Batang Apparel Indonesia Jeong Uson memaparkan perusahaannya bergerak di bidang garmen dan memproduksi pakaian olahraga dengan merek terkenal seperti Nike, H&M, dan Fanatics. Dia menyebut produknya akan diekspor ke berbagai negara di Asia, Eropa, dan Amerika.

Untuk itu, Jeong berujar perusahaannya membutuhkan fasilitas kawasan berikat guna meningkatkan daya saing. Jeong menambahkan fasilitas kawasan berikat dapat membantu cash flow perusahaan karena akan menciptakan efisiensi produksi baik dari sisi biaya dan waktu.

Dengan demikian, produk yang diproduksi akan lebih bersaing di pasar global. Dengan modal awal senilai US$8 juta atau sekitar Rp112,2 miliar, dia yakin perusahaan garmen yang dipimpinnya dapat terus berkembang. Perusahaan ini direncanakan mulai beroperasi awal 2021 dan saat ini sudah mulai merekrut tenaga kerja.

Baca Juga: Penerimaan Tidak Terpengaruh Perpanjangan Waktu Tunda Bayar Cukai

“PT Batang Apparel Indonesia hingga akhir 2021 akan menyerap 2.000 tenaga kerja. Pada 2021 perusahaannya berencana menambah modal investasi sebesar Rp25 miliar dan menargetkan kapasitas produksi mencapai 3,6 juta pcs/bulan,” ungkap Jeong, seperti dilansir laman resmi DJBC. (kaw)

Topik : Kawasan Berikat, Bea Cukai, DJBC, fasilitas perpajakan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Percepat Pertukaran Data, DJBC Integrasikan Sistem dengan BP Batam

Kamis, 24 Juni 2021 | 10:06 WIB
LKPP 2020

Ada Fasilitas Cukai, Tunggakan Perpajakan Pemerintah Naik 7%

Rabu, 23 Juni 2021 | 16:13 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Penyelenggara Kawasan Berikat dan PDKB?

Rabu, 23 Juni 2021 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Disahkan Jokowi, Dua KEK Ini Dapat Asistensi DJBC

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:13 WIB
PELAYANAN PAJAK

DJP: 3 Layanan Elektronik Ini Tidak Dapat Diakses Sementara

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK

Ekspor Produk Kayu Ini Bebas Bea Masuk Antidumping ke India

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:54 WIB
CHINA

China Tolak Rencana Pengenaan Carbon Border Tax

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:36 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Mulai Bulan Depan, Penagihan Pajak Digencarkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Kemplang Pajak Lewat Bitcoin, Pengusaha Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN MALANG

Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah

Selasa, 27 Juli 2021 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Atasi Perubahan Iklim, Sri Mulyani Paparkan Sederet Kebijakan Pajak