Fokus
Data & Alat
Rabu, 23 Juni 2021 | 10:02 WIB
KURS PAJAK 23 JUNI 2021-29 JUNI 2021
Senin, 21 Juni 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Kamis, 17 Juni 2021 | 18:50 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 16 Juni 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 16 JUNI 2021-22 JUNI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dimulai Akhir Bulan Ini, Vaksinasi Mandiri Rp500.000 per Dosis

A+
A-
6
A+
A-
6
Dimulai Akhir Bulan Ini, Vaksinasi Mandiri Rp500.000 per Dosis

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) Airlangga Hartarto memberikan keterangan pers, Senin (10/5/2021). (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah menetapkan harga vaksin mandiri atau gotong-royong senilai Rp500.000 per dosis.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan biaya vaksinasi akan senilai Rp1 juta per orang karena masing-masing membutuhkan 2 dosis. Vaksinasi mandiri akan berjalan berbarengan dengan vaksinasi dari pemerintah untuk mempercepat pencapaian kekebalan komunal atau herd immunity.

"Harga sudah ditetapkan. Harga vaksin Rp375.000 per dosis dan penyuntikannya Rp125.000 sehingga totalnya Rp500.000," katanya melalui konferensi video, Senin (10/5/2021).

Baca Juga: Pemda Klaim Layanan Online Bikin Setoran Pajak Restoran Optimal

Airlangga mengatakan vaksinasi mandiri akan dimulai pada akhir Mei. Hingga saat ini, telah tersedia 500.000 dosis vaksin untuk vaksinasi mandiri dari Sinopharm.

Menurut Airlangga, stok vaksin mandiri akan terus bertambah karena kontrak pengadaan vaksin dari Sinopharm mencapai 7,5 juta dosis. Selain itu, juga ada komitmen vaksin dari Cansino sebanyak 5 juta dosis untuk vaksinasi mandiri.

"[Vaksin Sinopharm] ini juga sudah memperoleh sertifikasi, baik Badan POM [Pengawas Obat dan Makanan] maupun dari MUI [Majelis Ulama Indonesia]," ujarnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi: PPKM Mikro Masih Jadi Kebijakan Paling Tepat

Pemerintah menargetkan 101,5 juta penduduk atau 70% dari populasi dapat memperoleh vaksin akhir tahun ini, baik dari vaksinasi pemerintah maupun mandiri. Vaksinasi mandiri akan menyasar para pekerja di sektor swasta. Prioritas vaksinasi pada pekerja sektor usaha padat karya serta yang berada di zona merah.

Adapun soal biaya pembelian vaksin dan proses vaksinasi akan menjadi tanggung jawab para pengusaha. Sementara itu, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mencatat telah ada 17.832 perusahaan yang mendaftar program vaksinasi gotong-royong untuk 8,6 juta pekerja. (kaw)

Baca Juga: Besok, Layanan Telepon Kring Pajak Mulai Beroperasi Lagi
Topik : vaksin, vaksinasi, virus Corona, Covid-19, Airlangga Hartarto, vaksinasi mandiri
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:01 WIB
FILIPINA
Senin, 07 Juni 2021 | 18:00 WIB
AUDIT BPK
Senin, 07 Juni 2021 | 14:41 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Senin, 07 Juni 2021 | 14:04 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Jum'at, 25 Juni 2021 | 11:30 WIB
AUDIT KEUANGAN NEGARA
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:29 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 25 Juni 2021 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN
Jum'at, 25 Juni 2021 | 09:34 WIB
SE-08/PP/2021
Jum'at, 25 Juni 2021 | 08:14 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:09 WIB
REVISI UU KUP
Kamis, 24 Juni 2021 | 19:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Kamis, 24 Juni 2021 | 18:35 WIB
SPANYOL