Berita
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SUMEDANG
Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Review
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 22 Januari 2021 | 17:58 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:45 WIB
PROFIL PAJAK KOTA BOGOR
Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:47 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Dihadiri Jokowi, KTT ke-37 Asean Sepakati 33 Dokumen

A+
A-
1
A+
A-
1
Dihadiri Jokowi, KTT ke-37 Asean Sepakati 33 Dokumen

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 Asean yang diikuti Presiden Joko Widodo secara virtual telah menghasilkan 33 dokumen kesepakatan.

Retno mengatakan kesepakatan tersebut terutama tentang upaya pemulihan bersama negara-negara Asean dari tekanan pandemi Covid-19. Menurutnya, Asean telah melakukan upaya untuk merespons pandemi, baik dari sisi kesehatan maupun kerja sama ekonomi.

"Dalam KTT kali ini, semua upaya tersebut telah membuahkan hasil, yaitu sudah tersedianya Covid-19 Asean Emergency Response Fund, yang sudah ada komitmen sebesar US$10 juta, antara lain dari Jepang, Korea Selatan, China, Singapura, Australia, Inggris, Swiss, dan lain-lain," katanya, dikutip Jumat (13/11/2020).

Baca Juga: Puluhan Pengusaha Batal Cairkan Dana Hibah Pariwisata, Ada Apa?

Retno memerinci kesepakatan tersebut di antaranya Ha Noi Declaration on the Asean Community’s Post-2025 Vision, Asean Comprehensive Recovery Framework, dan Ha Noi Declaration on Strengthening Social Network Towards Cohesive and Responsive Asean Community.

Selanjutnya, ada Asean Declaration on Digital Tourism, Ha Noi Declaration on the Adoption of the Initiative for Asean Integration Work Plan 2021-2025, Asean Declaration on the Asean Travel Corridor Arrangement Framework, serta Narrative of Asean Identity.

Menurut Retno, negara-negara peserta KTT juga mempersiapkan Asean Comprehensive Recovery Framework yang berisi strategi mengatasi pandemi, baik melalui kerja sama antara negara Asean maupun dengan negara mitra.

Pada kerangka kerja tersebut, terdapat 5 strategi, yaitu meningkatkan sistem kesehatan, memperkuat keamanan manusia, memaksimalkan potensi pasar intra-Asean dan integrasi ekonomi yang lebih luas, mempercepat transformasi digital yang inklusif, serta mendorong kemajuan dengan lebih berkelanjutan.

Baca Juga: Pengusaha Minta Vaksinasi Mandiri, Jokowi: Kenapa Tidak?

Selain itu, menurut Retno, masih ada Asean Regional Reserve of Medical Supplies for Public Health Emergency yang juga disiapkan para peserta KTT.

"Negara Asean bersama-sama secara sukarela menyumbang cadangan pasokan kesehatan dengan standar WHO untuk darurat kesehatan. Negara mitra juga dapat memberikan kontribusi," ujarnya.

Mengenai pemulihan sektor pariwisata, Indonesia membawa inisiatif bernama Asean Travel Corridor Arrangement Framework ke forum KTT. Kerangka kerja tersebut utamanya untuk mengatur protokol kesehatan bagi wisatawan maupun perjalanan bisnis secara ketat untuk mendukung pemulihan ekonomi.

Baca Juga: Presiden: Usaha Besar Tidak Boleh Mementingkan Dirinya Sendiri

Hal penting lainnya yang juga akan diselesaikan dalam pertemuan KTT yakni penandatanganan pakta perdagangan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) oleh 15 negara. Pemerintah menilai penandatanganan pakta RCEP tersebut akan mendorong perdagangan internasional di antara Asean dan negara mitranya, seperti Jepang, China, Korea Selatan, dan Australia.

Topik : KTT Asean, Presiden Jokowi, virus Corona
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 05 Januari 2021 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 04 Januari 2021 | 17:40 WIB
KOTA PEKANBARU
Senin, 04 Januari 2021 | 15:33 WIB
BANTUAN SOSIAL
Senin, 04 Januari 2021 | 14:28 WIB
VAKSINASI
berita pilihan
Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:01 WIB
AMERIKA SERIKAT
Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SUMEDANG
Sabtu, 23 Januari 2021 | 13:01 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Sabtu, 23 Januari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 09:01 WIB
KOTA PALANGKARAYA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:01 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK