Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dana Hibah Pariwisata Jadi Program Andalan Setelah Lebaran

A+
A-
1
A+
A-
1
Dana Hibah Pariwisata Jadi Program Andalan Setelah Lebaran

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) 

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut dana hibah menjadi salah satu program andalan yang akan pemerintah luncurkan setelah Lebaran.

Sandiaga mengatakan telah mengajukan dana hibah untuk sektor pariwisata senilai Rp3,7 triliun tahun ini atau naik 63,7% dari realisasi 2020 yang hanya Rp2,26 triliun. Menurutnya, dana hibah akan menjadi stimulus penting untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Kami terus lakukan persiapan ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat kami mulai meluncurkan dana hibah pariwisata," katanya melalui konferensi video, dikutip Selasa (11/5/2021).

Baca Juga: Pemerintah Bakal Salurkan Bantuan Pariwisata, Ini Daerah yang Disasar

Sandiaga mengatakan kementeriannya mengajukan penambahan dana hibah pariwisata karena sasaran sektor usaha penerimanya juga diperluas. Pemerintah merencanakan memberikan dana hibah kepada pemda dan pelaku usaha di sektor hotel, restoran, hiburan, serta biro perjalanan.

Adapun pada tahun lalu, dana hibah hanya disalurkan kepada pemda beserta sektor usaha hotel dan restoran. Mekanisme penyerahan dana hibah direncanakan tetap menggunakan transfer ke daerah.

Nantinya, pemda akan menghitung pemberian dana hibah itu dengan basis data pembayaran pajak hotel, pajak restoran, dan pajak hiburan pada 2019, atau sebelum ada pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ini Pesan Menpar Sandiaga Uno Agar UMKM Tak Takut Dipajaki

Khusus pada usaha biro perjalanan wisata, dasar penghitungan dana hibahnya akan menggunakan pajak penghasilan (PPh) atau setoran pajak pertambahan nilai (PPN) pada 2019.

Sandiaga berharap pemberian dana hibah dapat mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang bekerja di bidang tersebut.

"Begitu dana hibah pariwisata diluncurkan, kita bisa memastikan secara cepat dan tepat sasaran para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif ini meningkatkan skill SDM-SDM mereka sesuai dengan tren terbaru pariwisata," ujarnya.

Baca Juga: PPKM Darurat, Pemda Perlu Kebut Verifikasi Pajak

Sepanjang 2020, pemerintah hanya mampu merealisasikan dana hibah pariwisata senilai Rp2,26 triliun atau setara 69,4% dari alokasi Rp3,3 triliun. Hibah tersebut telah diberikan kepada 6.818 usaha hotel dan 7.625 usaha restoran yang terdampak pandemi.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya juga telah memastikan akan kembali memberikan hibah pariwisata untuk mendukung pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pulih dari tekanan pandemi Covid-19.

Pemberian hibah tersebut menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi nasional untuk membantu daerah-daerah yang mengandalkan pariwisata sebagai penopang ekonomi. (Bsi)

Baca Juga: Cari Investor Pariwisata, Tim Khusus Perizinan Dibentuk

Topik : dana hibah pariwisata, menteri pariwisata dan ekonomi kreatif, sandiaga uno

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 29 September 2016 | 11:01 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK

Begini Alasan Sandiaga Uno Ikut Tax Amnesty

berita pilihan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Ini Alasan DJP Lakukan Forensik Digital Data Elektronik

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:15 WIB
PAJAK DALAM BERITA

Insentif UMKM di UU HPP & Program Pengungkapan Sukarela, Cek Videonya!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KETUA UMUM METI SURYA DARMA:

‘Pajak Karbon Diperlukan untuk Mendukung Level of Playing Field’

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:30 WIB
UU HPP

Ungkap Harta 1985-2015 dalam PPS Hanya untuk Peserta Tax Amnesty

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Penerbitan SP2DK untuk Wajib Pajak, DJP: Belum Sepenuhnya Digital

Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:00 WIB
FILIPINA

Cegah Kejahatan Pajak, Bank Diimbau Cermati Transaksi Mencurigakan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:00 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Publikasi Penegakan Hukum Pajak Terus Digencarkan, Ini Penjelasan DJP

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Penetapan Upah Minimum 2022, Kemnaker Minta Semua Pihak Tahan Diri

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:00 WIB
JERMAN

Tarif Listrik Naik, Sumber Energi Terbarukan Dapat Diskon Pajak

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:30 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Indeks Efektivitas Tinggi, DJP Pertahankan Penyuluhan Pajak Daring