TIPS E-FAKTUR

Cara Mudah Minta Nomor Seri Faktur Pajak Secara Online

Ringkang Gumiwang | Rabu, 29 April 2020 | 16:53 WIB
Cara Mudah Minta Nomor Seri Faktur Pajak Secara Online

NOMOR Seri Faktur Pajak (NSFP) adalah nomor seri yang diberikan oleh Ditjen Pajak (DJP) kepada Pengusaha Kena Pajak (PKP) dengan mekanisme tertentu, yang digunakan untuk penomoran faktur pajak yang berupa kumpulan angka, huruf, atau kombinasi angka dan huruf.

NSFP menjadi salah satu syarat dalam pembuatan faktur pajak yang harus dipenuhi oleh PKP. Dalam memperoleh NSFP, PKP setidaknya bisa menempuh salah satu dari dua cara ini. .

Pertama, mengajukan permintaan langsung kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan atau melalui Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) dengan menyampaikan surat permintaan NSFP.

Baca Juga:
Antisipasi Data e-Faktur Hilang, Petugas Pajak Ingatkan WP Lakukan Ini

Kedua, mengajukan permintaan secara online melalui https://efaktur.pajak.go.id atau biasa disebut laman e-Nofa. Nah, DDTCNews kali ini akan membahas cara meminta NSFP secara online atau melalui e-Nofa.


Untuk diingat, NSFP hanya diberikan kepada PKP yang telah memiliki kode aktivasi dan password, telah mengaktivasi akun PKP, serta telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPN untuk tiga masa pajak terakhir.

Baca Juga:
Faktur Pajak Kena Reject Berhari-hari, Pastikan e-Faktur Versi Terkini

Sebelum mengajukan permintaan NSFP, pastikan Anda sudah menyiapkan password e-Nofa, unduh dan instal sertifikat elektronik di browser chrome/firefox dan passphrase sertifikat elektronik.

Instal Sertifikat Elektronik
SILAKAN buka https://efaktur.pajak.go.id di browser Anda. Setelah itu, masukkan 15 digit Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Anda, dan masukkan password e-Nofa Anda. Lalu klik Login.

Pada menu e-faktur, klik Download Sertifikat Digital agar browser Anda mengenali sertifikat tersebut. Lalu klik tombol Oke. Setelah itu akan muncul informasi mengenai masa berlaku sertifikat elektronik Anda.

Baca Juga:
Dekati Implementasi Penuh NPWP 16 Digit, Belum Ada Update e-Faktur

Silakan klik Unduh, untuk mengunduh sertifikat elektronik. Hasilnya, sertifikat yang berhasil terunduh berupa file dengan ekstensi P12 dengan nama 15 digit NPWP Anda. Silakan klik file tersebut.


Setelah itu Anda akan menemukan menu Instal Sertifikat Elektronik. Pilih Current Users dan klik Next. Kemudian silakan klik Next kembali. Lalu masukkan passphrase sertifikat elektronik Anda dan klik Next.

Baca Juga:
Pengajuan Sertel ke KPP Hanya Bisa oleh Pengurus Badan, Siapa Saja?

Setelah itu, centang Automatically Select the Certificate Store Based on the Type of Certificate. Kemudian klik Next dan klik Finish. Proses instalasi sertifikat elektronik pun selesai. Setelah itu kembali ke menu e-faktur.

Permintaan NSFP
LANGKAH selanjutnya klik Permintaan NSFP. Setelah itu akan muncul notifikasi untuk memilih sertifikat. Silakan pilih sertifikat sesuai dengan nama, dan NPWP PKP yang akan kita lakukan permintaan NSFP. Lalu klik Oke.

Kemudian muncul pesan Your Connection is Not Private. Silakan klik Advanced. Lalu klik Proceed to efaktur.pajak.go.id (unsafe). Setelah itu, Anda akan melihat menu Permohonan Nomor Seri Faktur Pajak.

Baca Juga:
WP Tak Lagi Temukan Menu Sertel di e-Nofa, Perpanjangan Harus di KPP

Silakan pilih tahun pajak sesuai dengan tahun permintaan NSFP. Kemudian isi nama pemohon, jabatan pemohon, jumlah NSFP yang diminta sesuai dengan kebutuhan. Lalu klik Proses.

Masukan password e-Nofa Anda lalu klik Ya. Nanti, Anda akan melihat notifikasi bahwa permohonan NSFP telah disetujui dan surat akan dicetak. Klik Oke. Selanjutnya muncul notifikasi browser Anda tengah mengunduh surat pemberian NSFP.

Apabila surat tidak terunduh, silakan buka menu Riwayat Permintaan NSFP dan download secara manual. NSFP akhirnya berhasil didapatkan. Anda akan melihat 13 digit nomor yang diberikan DJP. Bagaimana? Mudah, kan? (Bsi)


Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Senin, 20 Mei 2024 | 17:30 WIB KPP PRATAMA TOLITOLI

Antisipasi Data e-Faktur Hilang, Petugas Pajak Ingatkan WP Lakukan Ini

Senin, 13 Mei 2024 | 15:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Faktur Pajak Kena Reject Berhari-hari, Pastikan e-Faktur Versi Terkini

Jumat, 03 Mei 2024 | 11:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Dekati Implementasi Penuh NPWP 16 Digit, Belum Ada Update e-Faktur

Jumat, 26 April 2024 | 10:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Pengajuan Sertel ke KPP Hanya Bisa oleh Pengurus Badan, Siapa Saja?

BERITA PILIHAN
Jumat, 24 Mei 2024 | 08:00 WIB KEBIJAKAN CUKAI

Soal Cukai Rokok 2025, Ada Kenaikan Tarif dan Penyederhanaan Layer

Kamis, 23 Mei 2024 | 15:00 WIB KABUPATEN CIAMIS

Pemkab Tetapkan Tarif Pajak Jasa Hiburan 40%

Kamis, 23 Mei 2024 | 15:00 WIB KPP PRATAMA TANJUNG REDEB

Pengusaha Konstruksi Masuk Daftar Sasaran, Petugas Pajak Adakan Visit

Kamis, 23 Mei 2024 | 14:30 WIB TIPS PAJAK

Cara Sampaikan Pengaduan Pajak dan Bea Cukai ke Komwasjak

Kamis, 23 Mei 2024 | 13:00 WIB IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

Ada Banyak Insentif, Pemerintah Harap Investor Ramai Investasi di IKN

Kamis, 23 Mei 2024 | 12:30 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Fasilitas Pajak atas Pendirian atau Pemindahan Kantor Pusat ke IKN

Kamis, 23 Mei 2024 | 12:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Apakah BUMDes Perlu Bikin NPWP Terpisah dari Pemerintah Desa?

Kamis, 23 Mei 2024 | 11:30 WIB IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

Ditjen Pajak akan Awasi Realisasi Pemindahan Kantor ke IKN