Fokus
Literasi
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Cara Mengajukan Permohonan Restitusi PPN untuk Turis Asing

A+
A-
16
A+
A-
16
Cara Mengajukan Permohonan Restitusi PPN untuk Turis Asing

RESTITUSI PPN (VAT Refund) merupakan fasilitas yang diberikan pemerintah kepada orang pribadi pemegang paspor luar negeri atau turis asing. Dengan insentif tersebut, PPN yang dibayar turis asing saat membeli barang kena pajak (BKP) di Indonesia dapat dikembalikan lagi.

Pada dasarnya, sistem perpajakan Indonesia menganut prinsip destination principle. Berdasarkan prinsip tersebut, hak pemungutan PPN dimiliki oleh negara di mana barang atau jasa kena pajak tersebut diserahkan.

Nah, DDTCNews akan mengulas mengenai tata cara mengajukan VAT refund bagi pemegang paspor luar negeri. Ketentuan mengenai tata cara pengajuan VAT Refund tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.120/PMK.03/2019.

Baca Juga: Punya Tunggakan PPh Rp98 Juta, Tanah-Bangunan Milik Wajib Pajak Disita

Orang pribadi pemegang paspor luar negeri (turis asing) adalah orang pribadi yang memiliki paspor yang diterbitkan oleh negara lain. Turis asing dapat melakukan pengajuan VAT refund atas barang bawaan yang telah dibeli di Indonesia.

Perlu dicatat, tak semua turis asing bisa mengajukan VAT refund. Turis asing yang dapat mengajukan VAT refund tidak boleh berstatus WNI atau permanent resident of Indonesia yang tinggal atau berada di Indonesia lebih dari 60 hari terhitung sejak tanggal kedatangannya.

Dalam mengajukan VAT refund, setidaknya terdapat dua syarat yang harus dipenuhi. Pertama, jumlah PPN paling sedikit Rp500.000. Kedua, pembelian barang bawaan dilakukan dalam jangka waktu satu bulan sebelum keberangkatan ke luar daerah pabean.

Baca Juga: NIK Sebagai NPWP, Bagaimana DJP Jaga Keamanan Data Wajib Pajak?

Berikutnya, pastikan barang bawaan yang dibeli berasal dari PKP toko retail yang sudah mengikuti skema VAT refund. Jangan lupa untuk memberitahukan dan menunjukkan paspor luar negeri kepada toko retail tersebut serta memintakan faktur pajak khusus.

Pengajuan VAT refund dapat dilakukan kepada dirjen pajak melalui UPRPN Bandara. Setelah itu, barang bawaan serta dokumen berupa paspor, boarding pass untuk keberangkatan ke luar daerah pabean, dan faktur pajak khusus ditunjukkan kepada petugas konter pemeriksaan.

Lalu, petugas konter pemeriksaan akan meneliti pemenuhan ketentuan. Petugas dapat menyetujui atau menolak permintaan restitusi PPN. Jika pengembalian disetujui, petugas akan menelusuri kecocokan jenis dan jumlah barang bawaan berdasarkan faktur pajak khusus.

Baca Juga: Keterbukaan Informasi Perpajakan Punya Peran dalam Menekan Korupsi

Setelah hasil pencocokan sudah lolos, petugas akan menerbitkan formulir permintaan pengembalian PPN. Turis asing menandatangani formulir tersebut sebagai tanda permintaan pengembalian PPN. Turis asing akan mendapatkan satu rangkap formulir.

PPN dikembalikan kepada turis asing dalam bentuk tunai apabila nilainya kurang dari Rp5 juta atau melalui penerbitan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) ke rekening turis asing jika nilainya melebihi Rp5 juta. Pengembalian PPN diberikan dalam mata uang rupiah.

Proses pengembalian PPN dalam bentuk tunai berlangsung di konter pemeriksaan. Turis asing yang pengembalian PPN dikirim ke rekening akan menerima uang ke dalam rekening paling lama satu bulan terhitung sejak tanggal diterimanya permintaan pengembalian. Selesai. Semoga bermanfaat. (vallen/rig)

Baca Juga: Banyak yang Makin Kaya Selama Pandemi, Negara Ini Pajaki Barang Mewah

Topik : tips pajak, tips, pajak, vat refund, turis asing, restitusi PPN, PPN

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Soal Implementasi Pajak Karbon pada Tahun Ini, Begini Pernyataan BKF

Rabu, 10 Agustus 2022 | 10:00 WIB
PROVINSI SUMATRA UTARA

Pemutihan Pajak Tak Efektif, Gubernur Edy Dukung Penghapusan Data STNK

Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:30 WIB
EDUKASI PAJAK

Aturan PPN Terbaru atas Kegiatan Membangun Sendiri, Cek di Sini!

Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:23 WIB
DDTC ACADEMY - ENGLISH FOR TRANSFER PRICING

Tips Menerjemahkan Dokumen Lokal Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris

berita pilihan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:30 WIB
KPP PRATAMA BOYOLALI

Punya Tunggakan PPh Rp98 Juta, Tanah-Bangunan Milik Wajib Pajak Disita

Kamis, 11 Agustus 2022 | 10:00 WIB
PMK 123/2022

Threshold Harga CPO yang Kena Bea Keluar Diturunkan, Ini Kata DJBC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:43 WIB
KEBIJAKAN CUKAI

Sinyal Kuat Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2023, Begini Penjelasan DJBC

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Dukung Energi Terbarukan, 12 Perusahaan Ini Dapat Fasilitas Kepabeanan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

NIK Sebagai NPWP, Bagaimana DJP Jaga Keamanan Data Wajib Pajak?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Keterbukaan Informasi Perpajakan Punya Peran dalam Menekan Korupsi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Menyimak Lagi Siasat DJBC Lindungi Perusahaan dari Pukulan Pandemi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:05 WIB
PER-03/PJ/2022

Upload Faktur Pajak Muncul Eror ETAX-API-10041, Perhatikan Tanggalnya