Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Cara Buat Kode Billing PPh Pasal 23 Lewat E-Bupot Unifikasi

A+
A-
18
A+
A-
18
Cara Buat Kode Billing PPh Pasal 23 Lewat E-Bupot Unifikasi

SETELAH membuat bukti pemotongan (bupot) pajak penghasilan (PPh) Pasal 23 pada aplikasi e-Bupot unifikasi, wajib pajak selanjutnya akan membuat memposting bukti potong dan membuat kode billing dalam aplikasi tersebut.

Posting perlu dilakukan wajib pajak agar bukti potong yang telah dibuat dapat muncul dalam SPT masa PPN. Sementara itu, kode billing digunakan dalam proses penyetoran PPh Pasal 23 yang telah dipotong.

Nah, DDTCNews kali akan membahas mengenai cara memposting dan membuat kode billing PPh Pasal 23 melalui e-bupot unifikasi. Adapun tata cara dalam membuat bupot PPh Pasal 23 telah dibahas dalam artikel sebelumnya.

Baca Juga: Bagaimana Cara Lapor PPh Final 0,5% UMKM untuk PT? Begini Kata DJP

Mula-mula, login DJP Online. Berikutnya, pilih menu Lapor. Setelah itu, masuk ke menu Pra Pelaporan dan pilih fitur e-Bupot Unifikasi. Selanjutnya, masuk ke menu Pajak Penghasilan dan pilih submenu Posting.

Pada submenu Posting, Anda akan diminta untuk memasukkan tahun dan masa yang ingin dilakukan posting. Jika sudah klik Cek. Nanti, sistem akan otomatis melakukan proses posting. Jika sudah selesai, akan ada notifikasi bahwa bupot sukses atau berhasil dikirim.

Berikutnya, sistem akan mengarahkan Anda kembali ke laman awal e-bupot unifikasi. Selanjutnya, wajib pajak akan membuat kode billing. Mula-mula, pilih menu SPT Masa dan klik submenu Perekaman Bukti Penyetoran.

Baca Juga: Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Kemudian, masukkan tahun dan masa pajak yang ingin disetorkan. Lalu, klik Cek. Sistem akan secara otomatis menampilkan jenis pajak, jenis setoran, dan jumlah PPh yang dipotong.

Pada bagian aksi, klik ikon Buat Kode Billing. Kemudian, sistem akan memunculkan notifikasi sukses dan klik Oke. Selanjutnya, kode billing akan muncul pada kolom ID Billing.

Anda dapat menggunakan kode billing tersebut untuk menyetorkan PPh Pasal 23 yang telah dipotong. Setelah itu, pada bagian Rekam Bukti Penyetoran, silakan klik Tambah.

Baca Juga: UMKM Baru? Harus Daftar Jadi WP, Lalu Bayar Pajaknya Sesuai PP 23/2018

Pada bagian Perekaman Data Bukti Setor, masukkan nomor transaksi penerimaan negara (NTPN) dan tahun pajak. Berikutnya, tekan Cek Surat Setoran Pajak. Apabila data NTPN dan tahun pajak yang dimasukkan sudah benar, sistem akan memberikan notifikasi.

Selain itu, keterangan lainnya berupa masa pajak, jenis pajak, jenis setoran, jumlah setor, dan tanggal setor akan terisi secara otomatis. Berikutnya, tekan tombol Simpan dan klik Oke. Selesai. Semoga bermanfaat. (rig)

Baca Juga: Pemutihan Pajak Cuma Sampai September, WP Diimbau Segara Manfaatkan
Topik : tips pajak, tips, pajak, e-bupot unifikasi, PPh pasal 23, djp online, administrasi pajak, DJP

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Buat Faktur Pajak dengan Kode 07 Melalui e-Faktur Versi 3.2

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:01 WIB
DEBAT PAJAK

Metode Pembatasan Biaya Pinjaman Keperluan Pajak Diubah, Setuju?

Jum'at, 24 Juni 2022 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Termasuk Insentif Perpajakan, Dana PEN Baru Terserap Rp113,5 Triliun

berita pilihan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:30 WIB
KPP PRATAMA ENDE

Batas Akhir PPS Makin Dekat, Kantor Pajak Ramai-Ramai Jemput Bola

Sabtu, 25 Juni 2022 | 15:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Wah! 25% Ekspat AS Pertimbangkan Lepas Kewarganegaraan Gara-Gara Pajak

Sabtu, 25 Juni 2022 | 13:00 WIB
KABUPATEN PANGANDARAN

Pemutihan Pajak Cuma Sampai September, WP Diimbau Segara Manfaatkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:30 WIB
DATA PPS HARI INI

PPS Sisa 5 Hari, Deklarasi Harta Luar Negeri Melejit ke Rp31,7 Triliun

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:01 WIB
LAPORAN DARI BELANDA

Lagi, Profesional DDTC Lulus S-2 di Tilburg University Belanda

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS KEPABEANAN

Ketentuan Bea Masuk Pembalasan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 10:45 WIB
PENERIMAAN PERPAJAKAN

Tarif Bea Keluar Atas CPO Naik, Penerimaan Diyakini Ikut Melesat