Academy - IC TP Batch 34
News - STAN Tax Writing Challenge
Perpajakan - Update Notif & Dekstop Sept 2026
[News] Banner Whatsapp Channel
APBN 2026

Belanja APBN Tumbuh 19%, Menkeu Suahasil: Tidak Numpuk di Desember

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Senin, 12 Oktober 2026 | 15.30 WIB
Belanja APBN Tumbuh 19%, Menkeu Suahasil: Tidak Numpuk di Desember
<p>Menteri Keuangan Suahasil Nazara.</p>

JAKARTA, DDTCNews - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negara hingga September 2026 mencapai Rp2.660,5 triliun atau 69,2% dari pagu.

Realisasi belanja negara tersebut tumbuh sebesar 19%. Menurut Menteri Keuangan Suahasil Nazara, data ini menunjukkan kini realisasi belanja negara tidak menumpuk di akhir tahun sebagaimana yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kita lihat tahun lalu per 30 September baru belanja 61%. Tahun ini per 30 September sudah 69%. Ada percepatan belanja, dan ini sehat karena kita memang tidak menginginkan belanja negara itu terlalu terkumpul di bulan Desember. Kalau bisa dia lebih smooth," ujar Suahasil, dikutip pada Senin (12/10/2026).

Realisasi belanja negara hingga September 2026 terdiri atas belanja pemerintah pusat senilai Rp2.061,3 triliun dan transfer ke daerah senilai Rp599,2 triliun. Belanja pusat tercatat tumbuh sebesar 29,6%, sedangkan transfer ke daerah turun sebesar 7,1%.

Komponen belanja pemerintah pusat yang bertumbuh pesat antara lain belanja pegawai dan belanja barang. Kedua jenis belanja dimaksud tercatat bertumbuh masing-masing sebesar 21,3% dan 66,9%.

Realisasi belanja barang tercatat menyentuh Rp463,9 triliun utamanya karena penyaluran makan bergizi gratis (MBG). Realisasi belanja MBG hingga September 2026 mencapai Rp150,3 triliun, 32,4% dari total belanja barang yang sudah direalisasikan.

Belanja modal hingga September 2026 tercatat bertumbuh sebesar 16,7% dengan realisasi senilai Rp202 triliun, sedangkan belanja bansos tercatat hanya bertumbuh 2,7% dengan realisasi senilai Rp115,8 triliun.

Terkait dengan transfer ke daerah yang realisasinya turun sebesar 7,1%, Suahasil mengatakan realisasi transfer tercatat sudah mencapai 82,4% dari pagu baru senilai Rp727,2 triliun. Pagu transfer ditingkatkan dari Rp693 triliun menjadi Rp727,2 triliun dalam rangka mendukung penanganan bencana alam di daerah.

"Maka, alokasi kita perkirakan kalau nanti sudah ditotalkan semua menjadi sekitar Rp727,2 triliun. Nah, 82,4% ini adalah terhadap Rp727,2 tersebut. Jadi masih akan ada transfer ke daerah lagi pada bulan Oktober-Desember," ujar Suahasil. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.