JAKARTA, DDTCNews — Pemerintah berkeyakinan penerimaan PPN dan PPnBM mampu menembus Rp1.000 triliun pada tahun depan.
Merujuk pada Nota Keuangan RAPBN 2027, target PPN dan PPnBM pada tahun depan diusulkan senilai Rp1.126,1 triliun atau tumbuh 13,4% bila dibandingkan dengan outlook pada tahun ini.
"Penerimaan PPN dan PPnBM dalam RAPBN 2027 ditargetkan mencapai sebesar Rp1.126,1 triliun atau tumbuh 13,4% dibandingkan outlook tahun 2026," ungkap pemerintah dalam Nota Keuangan RAPBN 2027, dikutip pada Sabtu (22/8/2026).
PPN dan PPnBM dipandang mampu tumbuh sebesar 13,4% meski pada tahun ini jenis penerimaan ini mampu mencapai Rp993,3 triliun dengan pertumbuhan sebesar 25,4%.

Menurut pemerintah, pencapaian target PPN dan PPnBM dimaksud didukung oleh prospek konsumsi domestik yang kuat, perkembangan aktivitas produksi dan perdagangan, serta keberlanjutan transformasi ekonomi nasional.
Perlu diketahui, perekonomian nasional sendiri diasumsikan akan bertumbuh sebesar 5,9% berkat sinergi kebijakan fiskal dan moneter serta optimalisasi peran Danantara dalam mendorong investasi strategis.
"PPN dan PPnBM juga tumbuh kuat, menggambarkan konsumsi dalam negeri yang tetap terjaga dan aktivitas ekonomi domestik yang masih resilien," tulis pemerintah.
Adapun dari sisi kebijakan PPN, pemerintah akan memperkuat administrasi pajak, meningkatkan pemanfaatan teknologi dan integrasi data, memperkuat kepatuhan, serta memperluas basis pajak guna mencapai target tersebut. (dik)
