DITJEN PAJAK

Rotasi Pejabat DJP, Purbaya Minta Pimpinan Awasi Kinerja Anak Buah

Muhamad Wildan
Sabtu, 07 Februari 2026 | 12.00 WIB
Rotasi Pejabat DJP, Purbaya Minta Pimpinan Awasi Kinerja Anak Buah
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam acara pelantikan pejabat eselon II Ditjen Pajak, Jumat (6/2/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta para pejabat Ditjen Pajak (DJP) yang baru dilantik kemarin untuk mengawasi pekerjaan pegawai pada unit masing-masing.

Purbaya mengatakan seorang pimpinan harus turut bertanggung jawab dan tidak lepas tangan atas pekerjaan para pegawai yang berada di bawahnya.

"Saya harap teman-teman yang baru dilantik mengawasi betul kinerja anak buahnya. Tidak bisa lagi kita bilang 'oh saya enggak tahu, itu di bawah saya terlalu jauh', Anda harus mengawasi itu. Kalau begini terus ya dirjen dan saya juga kena, enggak bisa lari," ujar Purbaya dalam pelantikan pejabat eselon II DJP, dikutip pada Sabtu (7/2/2026).

Dengan rotasi pejabat ini, Purbaya tidak ingin ada lagi kanwil DJP yang wajib pajaknya tidak memungut dan menyetor PPN sebagaimana yang terjadi pada Kanwil DJP Banten.

"Nanti ke depan kalau ada tempat yang seperti itu lagi, pejabat di atasnya sampai kepala kanwil akan saya minta pertanggungjawabannya," ujar Purbaya.

Terlepas dari ancaman dimaksud, Purbaya meyakini pejabat-pejabat yang baru dilantik memiliki rekam jejak yang baik. Simak Purbaya Lantik 40 Pejabat Ditjen Pajak, Ini Nama-namanya

Purbaya pun berharap pejabat-pejabat DJP berupaya semaksimal mungkin untuk mengamankan target penerimaan pajak pada tahun ini.

"Kalau kemarin Anda mencapainya di bawah target, saya bisa beralasan di DPR bahwa ekonominya lambat, tapi tahun ini kan enggak bisa lagi. Kalau sampai akhir tahun tax collection enggak membaik padahal ekonominya tumbuh makin baik, saya akan digebukin DPR dan saya tidak bisa bertahan lagi," ujar Purbaya. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Richard
baru saja
Pak our..izin tnya.mengapa ada retritusi pajak sih..apa dasarnya? Kelebihan pajak kah? Bila ada restitusi pajak berarti kan intinya ada kelebihan bayar, pertanyaan nya,mengapa ada kelebihan pajak.salah hitung? Berarti sejak awal SDH disengaja,baik oleh WP,atau konkalikong dengn pegawai,atau konsultan pajak,yg nota Bene orang orang nya adalah orang pajak sendiri.saran saya: Mulai sekarang pak Pur hentikan saja restitusi pajak.masalah WP kelebihan bayar,itu kesalahan WP sendiri.jgn mau negara rugi,dikadali WP dan orang pajak.swn
user-comment-photo-profile
Arnold Simorangkir
baru saja
Saya mengakui kenerja bapak cukup baik. Tapi sdh berapa lama bapak menjabat dan bagaimana realisasi janji awal jadi mentri? 6-8%pertumbuhan ekonomi itu? Semoga tetcapi sampai akhir tahun 2026...