ISLAMABAD, DDTCNews - Menteri Ketahanan Pangan Pakistan Rana Tanveer Hussain mengusulkan pemotongan pajak untuk memastikan keamanan pasokan susu di dalam negeri.
Hussain mengatakan kebijakan pajak mesti diarahkan untuk mendukung ketersediaan pasokan susu dengan harga terjangkau. Dalam penyusunan APBN 2026/2027, dia mengusulkan pemangkasan tarif pajak penjualan (general sales tax/GST) atas penyerahan susu.
"Pelonggaran rezim pajak dapat membantu meningkatkan produksi dan penerimaan negara," katanya, dikutip pada Senin (4/5/2026).
Hussain telah menyampaikan usulan pemotongan tarif GST atas penyerahan susu kepada Badan Kebijakan Pajak Kementerian Keuangan dan otoritas pajak. Dia berharap relaksasi tersebut bisa mulai diberikan melalui APBN 2026-2027.
Dia menyebut peternakan mencakup hampir 60% dari sektor pertanian. Menurutnya, rezim pajak khususnya GST atas penyerahan produk susu, turut memengaruhi produksi dan pertumbuhan peternakan susu perah di Pakistan.
Secara bersamaan, dia juga mendorong reformasi struktural di sektor peternakan sapi perah untuk meningkatkan keterjangkauan susu, memastikan keamanan gizi, serta memperbaiki kesejahteraan petani. Salah satu strateginya melalui pembentukan proyek percontohan sentra pasteurisasi susu agar peternak sapi perah masuk ke sistem formal.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Peternakan Susu Pakistan Usman Zaheer Ahmad menyoroti 40% anak-anak di negaranya menderita stunting akibat kekurangan gizi, meskipun susu merupakan protein hewani yang paling banyak dikonsumsi.
Dia mengatakan pelaku pada sektor tersebut juga masih 98% informal sehingga kontrol kualitas atas susu yang dihasilkan sangat terbatas. Menurutnya, pengenaan GST atas penyerahan susu sebesar 18% pada 2024 menyebabkan penurunan produksi susu di sektor formal sebesar 27%.
Ahmad pun mengusulkan tarif GST atas penyerahan susu diturunkan menjadi 10%.
"Pemerintah bisa mendorong peternak informal masuk ke sistem pajak sehingga akan diperoleh potensi penerimaan hingga PKR250 miliar [sekitar Rp15,55 triliun]," ujarnya dilansir brecorder.com. (dik)
