Fokus
Literasi
Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 Juni 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 Juni 2022 | 13:15 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 22 Juni 2022 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 22 JUNI - 28 JUNI 2022
Rabu, 15 Juni 2022 | 12:45 WIB
STATISTIK CUKAI MULTINASIONAL
Rabu, 15 Juni 2022 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 15 JUNI - 21 JUNI 2022
Reportase
Perpajakan ID

Begini Cara Tax Center Sosialisasikan UU Cipta Kerja di Luar Negeri

A+
A-
0
A+
A-
0
Begini Cara Tax Center Sosialisasikan UU Cipta Kerja di Luar Negeri

KESADARAN pajak merupakan hal mendasar yang perlu dimiliki oleh setiap warga negara, tak terkecuali yang menetap di luar negeri atau diaspora. Hingga saat ini, tercatat lebih dari 8 juta orang diaspora Indonesia yang tersebar di berbagai negara.

Ketua Indonesian Tax Centre in The United Kindgom (Intact-UK) Samudra Putra berpendapat kesadaran dan literasi diaspora Indonesia terhadap ketentuan pajak masih cenderung beragam.

“Biasanya kendala yang dihadapi diaspora merupakan isu pajak yang fundamental, banyak di antaranya bahkan belum mengetahui apakah termasuk dalam subyek pajak dalam negeri (SPDN) atau subyek pajak luar negeri (SPLN),” katanya.

Baca Juga: Pemerintah Alokasikan Rp350 Triliun untuk Subsidi BBM Hingga Listrik

Dalam upaya meningkatkan literasi di bidang pajak, berbagai kegiatan telah dilakukan oleh Intact-UK. Misal, kerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Inggris Raya dan Persatuan Pelajar Indonesia United Kingdom (PPI UK).

“Salah satu kegiatan terbaru kami adalah melakukan sosialisasi mengenai ketentuan pajak terbaru bagi diaspora Indonesia yang terdapat pada UU Cipta Kerja,” tutur Samudra.

Menurut Samudra, kehadiran UU Cipta Kerja memberikan kepastian perlakuan perpajakan untuk SPDN dan SPLN. Warga Negara Indonesia (WNI) dapat ditetapkan sebagai SPLN dan dibebaskan dari pajak penghasilan (PPh) apabila memenuhi syarat tertentu.

Baca Juga: Realisasi Belanja APBD Lambat, Dana Pemda di Bank Tembus Rp200 Triliun

Sosialisasi tersebut juga dimaksudkan untuk mencegah adanya pajak berganda bagi diaspora. Penasaran dengan obrolan lengkapnya? Yuk simak DDTC Podtax episode kali ini melalui Youtube atau Spotify! (rig)

Topik : podtax, samudra putra, intact-UK, tax center, literasi, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Sebut Dana Perantara Keuangan Bakal Beroperasi Tahun Ini

Rabu, 22 Juni 2022 | 09:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Hindari Kena Sanksi dari DJP, Gubernur Edy Imbau Warga Segera Ikut PPS

Selasa, 21 Juni 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Realisasi Insentif Tambahan Pengguna KITE dan KB Tembus Rp15,8 Miliar

berita pilihan

Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:56 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Wajib Pajak Penuhi Kebijakan II tapi Tak Ikut PPS? Simak Risikonya

Jum'at, 24 Juni 2022 | 20:18 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penerapan Pajak Karbon Ditunda Lagi, Ini Keterangan Resmi BKF Kemenkeu

Jum'at, 24 Juni 2022 | 19:40 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN

Untuk Sistem Pajak Indonesia, World Bank Setujui Pinjaman Rp11 Triliun

Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Pemerintah Alokasikan Rp350 Triliun untuk Subsidi BBM Hingga Listrik

Jum'at, 24 Juni 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PTA D-8?

Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:45 WIB
PERDAGANGAN BERJANGKA

Akomodir Korban Robot Trading, Bappebti Tambah Kanal Pengaduan Nasabah

Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:30 WIB
SE-17/PJ/2022

Sebelum Teliti Suket PPS Milik WP, KPP Wajib Setor Data Temuan ke DJP

Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:28 WIB
KANWIL DJP JAWA TIMUR II

PPS Berakhir Sebentar Lagi, Kanwil DJP Jatim II Imbau Advokat

Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:00 WIB
PMK 90/2020

Contoh Kasus Hibah Antar-Perusahaan yang Dikecualikan dari Objek PPh

Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi atau KTP, Ini Kata Luhut