Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

2018, Laporan Keuangan BLU Sudah Berbasis Akrual

0
0
Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menjadi salah satu pembicara pada acara Profesional Accountant Talk (PACTA) 2017 di Gedung Pascasarjana Universitas Sriwijaya, Palembang (8/4).

JAKARTA, DDTCNews – Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan akuntabilitas publik dan tata kelola pemerintahan pada Badan Layanan Umum/Daerah (BLU/D) akan ditingkatkan melalui Penerapan PSAP Berbasis Akrual Nomor 13 tentang Laporan Keuangan BLU.

Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan akuntabilitas di sektor publik, terutama pada BLU/D yang merupakan pelayan bagi masyarakat menjadi hal yang cukup penting untuk diperhatikan.

Hal ini diungkapkannya saat menjadi salah satu pembicara pada acara Profesional Accountant Talk (PACTA) 2017 di Gedung Pascasarjana Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sabtu (8/4).

Baca Juga: Kemenkeu Apresiasi Pembukaan Konsentrasi Akuntansi Syariah di UGM

"Unsri sebagai salah satu BLU, agar dapat memulai akuntabilitasnya dengan pelaporan secara terbuka, misalnya melalui website," ujarnya.

Hal tersebut juga berdasar pada Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 yang menyebutkan laporan BLU harus sudah menerapkan full accrual basis sesuai dengan PSAP 13 pada tahun 2015. Bahkan, pemerintah juga menargetkan laporan keuangan BLU harus menggunakan skema tersebut pada 2018.

“Pemerintah menargetkan tahun 2018, laporan keuangan BLU telah menggunakan full accrual basis. Kalau tidak accrual tidak bisa dikonsolidasikan karena laporan keuangan K/L (Pemerintah) yang telah menggunakan accrual basis,” jelasnya.

Baca Juga: Institut STIAMI Gelar Talkshow & Kompetisi Pajak, Tertarik?

Ia pun menerangkan salah satu alasan BLU belum melaksanakannya adalah karena kurangnya sosialisasi mengenai PSAP 13. Sehingga tidak hanya campung tangan universitas, tapi juga harus ada bantuan dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

"BLU harus menggandeng universitas, termasuk IAI, dan ini kesempatan bagi universitas dan IAI untuk membantu pemerintah dalam menyosialisasikan PSAP 13, karena pemerintah tidak mungkin stand alone," tuturnya.

Selain itu, Mardiasmo mengingatkan laporan keuangan BLU harus dibuat dengan sebaik-baiknya, serta harus sesuai dengan kenyataan dan aturan yang ada. "Laporan keuangan BLU akan dikonsolidasikan dengan LKPP, jangan main-main!” pungkasnya.

Baca Juga: Masuk ke Era 4.0, Akuntan akan Ketinggalan Zaman?

Hal ini diungkapkannya saat menjadi salah satu pembicara pada acara Profesional Accountant Talk (PACTA) 2017 di Gedung Pascasarjana Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sabtu (8/4).

Baca Juga: Kemenkeu Apresiasi Pembukaan Konsentrasi Akuntansi Syariah di UGM

"Unsri sebagai salah satu BLU, agar dapat memulai akuntabilitasnya dengan pelaporan secara terbuka, misalnya melalui website," ujarnya.

Hal tersebut juga berdasar pada Peraturan Pemerintah nomor 71 tahun 2010 yang menyebutkan laporan BLU harus sudah menerapkan full accrual basis sesuai dengan PSAP 13 pada tahun 2015. Bahkan, pemerintah juga menargetkan laporan keuangan BLU harus menggunakan skema tersebut pada 2018.

“Pemerintah menargetkan tahun 2018, laporan keuangan BLU telah menggunakan full accrual basis. Kalau tidak accrual tidak bisa dikonsolidasikan karena laporan keuangan K/L (Pemerintah) yang telah menggunakan accrual basis,” jelasnya.

Baca Juga: Institut STIAMI Gelar Talkshow & Kompetisi Pajak, Tertarik?

Ia pun menerangkan salah satu alasan BLU belum melaksanakannya adalah karena kurangnya sosialisasi mengenai PSAP 13. Sehingga tidak hanya campung tangan universitas, tapi juga harus ada bantuan dari Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

"BLU harus menggandeng universitas, termasuk IAI, dan ini kesempatan bagi universitas dan IAI untuk membantu pemerintah dalam menyosialisasikan PSAP 13, karena pemerintah tidak mungkin stand alone," tuturnya.

Selain itu, Mardiasmo mengingatkan laporan keuangan BLU harus dibuat dengan sebaik-baiknya, serta harus sesuai dengan kenyataan dan aturan yang ada. "Laporan keuangan BLU akan dikonsolidasikan dengan LKPP, jangan main-main!” pungkasnya.

Baca Juga: Masuk ke Era 4.0, Akuntan akan Ketinggalan Zaman?
Topik : kampus, laporan keuangan blu, accrual basis
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Selasa, 21 Juni 2016 | 16:31 WIB
RUU PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 10:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK 2017
Kamis, 14 Juli 2016 | 13:25 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:58 WIB
PENGAMPUNAN PAJAK
berita pilihan
Senin, 08 April 2019 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 15 Juni 2018 | 18:05 WIB
KREDIT PAJAK
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:54 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Kamis, 31 Januari 2019 | 17:33 WIB
INSENTIF FISKAL
Rabu, 13 Maret 2019 | 12:39 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 13 Maret 2019 | 11:29 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Rabu, 04 September 2019 | 18:14 WIB
REFORMASI PERPAJAKAN
Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:27 WIB
PERTEMUAN TAHUNAN IMF-BANK DUNIA
Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:53 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 03 Oktober 2019 | 17:03 WIB
TATA KELOLA PERKOTAAN LAYAK HUNI