Review
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:30 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 15 JULI - 21 JULI 2020
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Oracle Korea Diduga Gelapkan Pajak ke Irlandia

A+
A-
0
A+
A-
0
 Oracle Korea Diduga Gelapkan Pajak ke Irlandia

SEOUL, DDTCNews – Oracle Korea Ltd, anak perusahan dari Oracle Corporation yang berlokasi di Korea Selatan, diharuskan membayar tungggakan pajak, denda dan bunga (back taxes) senilai ₩300 miliar atau sekitar Rp3,5 triliun atas dugaan praktik penggelapan pajak yang dilakukannya.

Otoritas pajak Korea Selatan (The National Tax Service/NTS) menjelaskan Oracle Korea Ltd. diduga menghindari kewajiban pajaknya sejak 2008 sampai dengan 2014 senilai ₩2 triliun atau Rp23 triliun dengan cara mengalihkan keuntungannya ke anak perusahaan Oracle lainnya yang berlokasi di Irlandia.

“Berdasarkan hasil audit yang dimulai sejak Juli 2014 lalu, ditemukan Oracle Korea Ltd. melakukan penghindaran pajak dengan mengirimkan keuntungannya ke anak perusahaan yang berlokasi di Irlandia dalam bentuk biaya lisensi perangkat lunak atau royalti,” ungkap keterangan dari NTS, Senin (10/4).

Baca Juga: Harga Tak Kunjung Turun, Tarif Pajak Properti Dinaikkan

Sementara itu, perusahaan bersikeras mengatakan mereka telah membayar pajak dengan benar di Korea Selatan. Tidak hanya itu, Oracle Korea Ltd. juga mengajukan banding ke pengadilan pajak pada April 2016. Tetapi pengadilan menolak permintaan tersebut pada November 2016. Kemudian, Oracle Korea Ltd. kembali mengajukan gugatan ke Pengadilan Administratif Seoul pada Februari 2017 ini.

“Kami telah membayar pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku di sini. Tapi NTS tidak setuju dengan apa yang sudah kami bayarkan. Kami mengajukan gugatan lantaran tidak setuju dengan apa yang telah ditetapkan oleh NTS,” kata seorang juru bicara Oracle Korea Ltd.

Oracle berpendapat anak perusahaan yang berlokasi di Irlandia adalah perusahaan yang sah dan keuntungan yang dikirimkan ke Irlandia tidak menyalahi aturan.

Baca Juga: Soal Kasus Pajaknya, Ini Komentar Carlo Ancelotti

Kendati demikian, NTS berargumen anak perusahaan Oracle di Irlandia bukanlah entitas yang sah, dan tax treaty yang seharusnya digunakan adalah antara Korea Selatan – Amerika Serikat bukan tax treaty Korea Selatan – Irlandia.

Di bawah tax treaty Korea Selatan – Irlandia, royalti hanya dikenakan pajak di negara residen. Sementara berdasarkan tax treaty Korea Selatan – Amerika Serikat, atas royalti tersebut akan dikenakan pajak di Korea Selatan dengan tarif 15%.

Sebagai informasi, Seperti dilansir dalam koreatimes.co, hasil audit Oracle Korea Ltd. yang dilakukan oleh NTS menyebut perusahaan telah mengelak sekitar ₩17,4 miliar atau Rp202,5 miliar atas pajak tahun 2008, ₩25,2 miliar atau Rp293,3 miliar pada tahun 2009 dan ₩20,4 miliar atau Rp237,4 miliar pada 2010.

Baca Juga: Carlo Ancelotti Dituding Gelapkan Pajak Belasan Miliar Rupiah
Topik : berita pajak internasional, penggelapan pajak, oracle korea, korea selatan
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Vienna Moeloek

Minggu, 17 Mei 2020 | 05:11 WIB
bagaimana dengan di Indonesia? Apakah Indonesia punya Pengadilan Administratif serupa seperti yang ada di KorSel?
1
artikel terkait
Selasa, 31 Desember 2019 | 12:56 WIB
KOREA SELATAN
Selasa, 26 November 2019 | 11:01 WIB
HUBUNGAN BILATERAL
Senin, 11 November 2019 | 16:15 WIB
PRANCIS
Minggu, 27 Oktober 2019 | 16:57 WIB
SERGIO RAMOS:
berita pilihan
Rabu, 15 Juli 2020 | 11:29 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:38 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:09 WIB
LKPP 2019
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:05 WIB
KABUPATEN KLUNGKUNG
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:47 WIB
RAPBN 2021
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:47 WIB
LKPP 2019
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:30 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 15 JULI - 21 JULI 2020
Rabu, 15 Juli 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI