Review
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Selasa, 22 September 2020 | 09:39 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 15:00 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Jum'at, 25 September 2020 | 10:44 WIB
UNIVERSITAS PADJADJARAN
Kamis, 24 September 2020 | 13:16 WIB
UNIVERSITAS LAMPUNG
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Waduh, Target Penerimaan Pajak Dipangkas 50% Karena Pandemi Corona

A+
A-
0
A+
A-
0
Waduh, Target Penerimaan Pajak Dipangkas 50% Karena Pandemi Corona

Ilustrasi. (DDTC)

BENGKALIS, DDTCNews—Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Riau memangkas target penerimaan pajak daerah hingga 50%, dari semula Rp130 miliar menjadi hanya Rp65 miliar tahun ini.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bengkalis Supardi mengatakan target Rp130 triliun sudah tidak realistis karena pandemi virus Corona (Covid-19) telah menekan hampir semua sektor ekonomi di wilayah tersebut.

“Dari 12 jenis pajak, hampir semuanya terkena dampak Covid-19. Mustahil kita memaksakan diri untuk mencapai target yang telah kita tetapkan. Kami harap target yang direvisi ini bisa tercapai,” katanya, dikutip Jumat (22/5/2020).

Baca Juga: Buruan Bayar Pajak Kendaraan! Ada Total Hadiah Uang Tunai Rp1,7 Miliar

Ke-12 pajak daerah itu meliputi pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, pajak penerangan jalan PLN, pajak penerangan jalan non-PLN, pajak parker dan pajak air tanah.

Kemudian ada lagi, pajak sarang burung walet, pajak mineral bukan logam dan batuan, pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB P2), dan pajak bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB).

Namun, target penerimaan pajak yang baru itu juga tampaknya tidak mudah dikejar. Hal itu dikarenakan, realisasi penerimaan pajak Kabupaten Bengkalis dalam kondisi normal tahun lalu saja hanya sebesar Rp67,02 miliar.

Baca Juga: Gali Sumber Baru Pendapatan Asli Daerah, Warga Negara Asing Dibidik

Meski begitu, lanjut Supardi, Pemkab berkomitmen untuk tetap mengumpulkan pajak secara maksimal dengan melalui berbagai terobosan. Bagaimanapun, setoran pajak diperlukan untuk membangun daerah.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Bapenda Bengkalis Achyan mengklaim penerimaan pajak daerah masih berjalan normal selama kuartal pertama. Menurutnya, dampak pandemi Corona terhadap perekonomian masih belum terlalu terasa.

Namun saat memasuki kuartal II/2020, kegiatan ekonomi mulai lesu. Tingkat hunian kamar hotel sepi dan banyak karyawan dirumahkan. Oleh karena itu, realisasi penerimaan pajak dari Maret ke April 2020 mengalami kontraksi 18,6%.

Baca Juga: Berlaku Hingga Akhir Tahun, Pemutihan Pajak PBB Jilid II Dimulai

Beberapa jenis pajak yang menjadi penyumbang terbesar penurunan penerimaan pada rentang waktu tersebut di antaranya pajak hotel, pajak hiburan, pajak reklame, dan pajak penerangan jalan non-PLN.

Merespons kesulitan dunia usaha, Pemkab memberikan kelonggaran penundaan pembayaran pajak restoran, pajak hotel, pajak hiburan, dan pajak parkir untuk masa pajak Maret hingga Mei 2020. Jatuh tempo pembayaran menjadi tanggal 20 Juni 2020.

“Tujuannya untuk memberikan stimulus atau keringanan karena kejadian luar biasa Covid-19 yang menyebabkan wajib pajak mengalami penurunan omzet,” ujar dilansir Achyan dari Halloriau. (rig)

Baca Juga: Duh, 50% Pemilik Kendaraan di Daerah Ini Belum Bayar Pajak

Topik : efek virus corona, revisi target penerimaan pajak, pajak daerah, kabupaten bengkalis, riau
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 15 September 2020 | 11:21 WIB
KABUPATEN BARRU
Selasa, 15 September 2020 | 09:15 WIB
KOTA SUKABUMI
Senin, 14 September 2020 | 14:51 WIB
PAJAK DAERAH (16)
Senin, 14 September 2020 | 13:59 WIB
DKI JAKARTA
berita pilihan
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Jum'at, 25 September 2020 | 19:30 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 19:00 WIB
MARGARET THATCHER:
Jum'at, 25 September 2020 | 17:45 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 25 September 2020 | 17:03 WIB
KARTU PRAKERJA
Jum'at, 25 September 2020 | 16:51 WIB
RAPBN 2021
Jum'at, 25 September 2020 | 16:44 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 25 September 2020 | 16:00 WIB
LOMBA MENULIS ARTIKEL PAJAK 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 15:49 WIB
TIPS PAJAK