Review
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 14:42 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Fokus
Data & alat
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 MEI-2 JUNI 2020
Reportase

Voting Batal, Komisi XI Gelar Tes Lagi untuk Sisa 30 Calon Anggota BPK

A+
A-
4
A+
A-
4
Voting Batal, Komisi XI Gelar Tes Lagi untuk Sisa 30 Calon Anggota BPK

JAKARTA, DDTCNews—Komisi XI DPR membatalkan rencana voting pemilihan 5 anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada Kamis malam ini (19/9/2019). Sebagai gantinya, Komisi XI kembali akan mengadakan fit and proper test kepada sisa 30 calon anggota BPK yang belum dites.

Keputusan mengejutkan ini diambil pimpinan Komisi XI setelah mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD). DPD sendiri telah menyerahkan 15 nama calon anggota BPK yang dianggap layak kepada DPR. Sebanyak 2 dari 15 nama itu belum ikut tes yang digelar Komisi XI.

Voting malam ini batal. Lalu, Senin dan Selasa depan (23-24/9/2019) kami akan fit and proper test ke sisa 30 calon anggota BPK yang belum dites, baru Rabu voting,” ujar salah seorang anggota Komisi XI DPR yang mengikuti rapat tersebut, sembari meminta identitasnya dilindungi.

Baca Juga: Cukai Kantong Plastik, DJBC: Masih Menunggu Pembahasan Dengan DPR

Dikonfirmasi terpisah, anggota Komisi XI dari PDIP Hendrawan Supratikno membenarkan informasi tersebut. “Kira-kira demikian. Pemilihan [anggota BPK] bisa juga Selasa malam setelah fit and proper test selesai,” katanya kepada DDTCNews, malam ini.

Keputusan mengejukan itu diambil setelah Fraksi Partai Golkar sekonyong-konyong membongkar semua anggotanya di Komisi XI dan memindahkannya ke komisi lain. Ketua Komisi XI Melchias Markus Mekeng, yang ngotot terhadap fit and proper hanya pada 32 anggota, ikut digeser ke Komisi V.

Hal itu terungkap dalam surat Fraksi Partai Golkar yang ditandatangi Sekretaris Fraksi Adies Kadir yang diperoleh DDTCNews Kamis malam ini. Dalam surat bernomor SJ.00.2641/FPG/DPRRI/IX/2019 itu, terungkap sebanyak 7 anggota Komisi XI dari Partai Golkar diganti.

Baca Juga: Genjot Pendapatan Asli Daerah, DPRD Usul TV Kabel Dikenai Pajak

Pergantian anggota Komisi XI itu dengan sendirinya mengubah peta politik pemilihan anggota BPK. Akhirnya, Komisi XI mengikuti perintah pimpinan DPR, yang menginginkan fit and proper test kepada 62 calon anggota BPK. DPD juga mendasarkan rekomendasinya pada daftar 62 nama ini.

Dengan keputusan Komisi XI itu, ke-30 sisa nama calon anggota BPK itu pun ‘muncul kembali’, setelah sebelumnya ‘tenggelam’ akibat sikap ngotot Komisi XI DPR yang hanya menggelar fit and proper test kepada 32 dari 62 calon anggota BPK yang mendaftar. (Bsi)

Baca Juga: Perpu 1/2020 Ditetapkan DPR, Sri Mulyani Janji Cegah Moral Hazard
Topik : pemilihan anggota BPK, anggota BPK, DPR, DPD
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 13 Februari 2020 | 16:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 12 Februari 2020 | 13:56 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Selasa, 11 Februari 2020 | 16:13 WIB
OMNIBUS LAW PERPAJAKAN
Minggu, 09 Februari 2020 | 15:54 WIB
RUU OMNIBUS LAW PERPAJAKAN
berita pilihan
Selasa, 26 Mei 2020 | 19:30 WIB
AUDIT BPK
Selasa, 26 Mei 2020 | 18:53 WIB
AUDIT
Selasa, 26 Mei 2020 | 18:06 WIB
CUKAI EMISI KARBON
Selasa, 26 Mei 2020 | 17:17 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 26 Mei 2020 | 17:11 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:41 WIB
KOTA SUKABUMI
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:27 WIB
KABUPATEN BULUNGAN
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:14 WIB
FILIPINA
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:01 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 26 Mei 2020 | 16:00 WIB
KONSULTASI