Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Utak Atik NJOP PBB 2021, Pemkab Ini Didemo Mahasiswa

A+
A-
1
A+
A-
1
Utak Atik NJOP PBB 2021, Pemkab Ini Didemo Mahasiswa

Sekda Tulungagung, Jawa Timur, Sukaji melayani permintaan wawancara awak media seusai rapat dengar pendapat dengan DPRD Tulungagung, Rabu (7/4/2021), tentang evaluasi kenaikan nilai jual objek pajak (NJOP) pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan. (Foto: Istimewa/Antara)

TULUNGAGUNG, DDTCNews - Puluhan mahasiswa dari BEM Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menggelar aksi demonstrasi terkait dengan penyesuaian nilai jual objek pajak (NJOP) PBB-P2 pada tahun ini.

Koordinator aksi damai Mahda Fuad Amirudin mengatakan demonstrasi dilakukan sebagai respons mahasiswa terhadap perubahan kebijakan NJOP pajak bumi dan bangunan perdesaan perkotaan (PBB-P2).

Menurutnya, aspirasi BEM se-Kabupaten Tulungagung mendapat respons pemkab dengan mencapai 3 kesepakatan. "Kami sepakat seperti yang ditandatangani di depan tadi," katanya seperti dikutip Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Mahda menjelaskan BEM dan Pemkab Tulungagung mencapai kata sepakat pada 3 poin. Pertama, Pemkab Tulungagung berjanji tidak akan mencabut fasilitas bantuan kepada wajib pajak yang mengajukan keberatan dalam kurun waktu 3 tahun ke depan.

Kedua, Pemkab Tulungagung berkomitmen untuk melakukan sosialisasi yang lebih intens kepada masyarakat tentang perubahan NJOP PBB-P2. Menurutnya, setiap kecamatan wajib disentuh sosialisasi pemkab.

Ketiga, Pemkab Tulungagung wajib melakukan percepatan waktu mengurus keberatan pajak yang diajukan oleh masyarakat. Proses keberatan paling lambat selesai diproses pemerintah dalam 7 hari setelah permohonan keberatan diterima.

Baca Juga: Berlaku Hingga 31 Januari 2022, Pemprov Beri Diskon BBNKB untuk Mobil

"Jangan sampai prosesnya lama, harus sudah selesai dalam 7 hari usai laporan itu," papar Mahda seperti dilansir klikjatim.com.

Sementara itu, Sekda Pemkab Tulungagung Sukaji mengatakan komitmen pemerintah untuk mengakomodasi keberatan yang diajukan masyarakat perihal perubahan NJOP yang memengaruhi nilai SPPT PBB-P2. Dia menyebutkan sudah ada permohonan keberatan wajib pajak yang dikabulkan.

"Sudah ada 3 orang, mereka datang dan menyampaikan keberatan,ya kita terima dan kita lanjutkan dengan survei. Ketiganya telah diproses dan disurvei, hasilnya memang ketiga wajib pajak tersebut layak untuk mengajukan keberatan," imbuhnya. (Bsi)

Baca Juga: Digitalisasi Transaksi Pajak di Daerah Terus Bertambah, Ini Rinciannya

Topik : tulungagung, pajak daerah, NJOP PBB, demo mahasiswa

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 27 November 2021 | 17:00 WIB
PROVINSI JAWA BARAT

Pemda Diminta Evaluasi Pemberian Insentif Pemutihan Denda

Sabtu, 27 November 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN BANGLI

Tingkatkan Penerimaan, KPP dan Pemkab Saling Tukar Data Perpajakan

Sabtu, 27 November 2021 | 15:00 WIB
KOTA BOGOR

Ada Pemutihan Pajak, Realisasi PBB Kota Bogor Tembus Target

Sabtu, 27 November 2021 | 07:00 WIB
PROVINSI RIAU

Siap-Siap, Pemda Bakal Tambah Meter Water Demi Optimalkan Pajak Air

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 19:00 WIB
MALAYSIA

Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Senin, 06 Desember 2021 | 18:00 WIB
PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

Jangan Gampang Tergiur Penawaran Aset Kripto, Investor Perlu Tahu Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 17:21 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Target Presidensi G-20 Indonesia: Proposal Pilar 1 Diteken Juli 2022

Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI

Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

Senin, 06 Desember 2021 | 16:37 WIB
KPP PRATAMA KUBU RAYA

Telusuri Aset WP yang Tunggak Pajak, DJP Gandeng Pemda

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim