Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Tax Center YKPN Yogyakarta Resmi Dibentuk

1
1

Kabid P2 Humas Kanwil DJP DIY Sanityas Jukti Prawatyani, Ketua STIE YKPN Yogyakarta Haryono Subiyakto, dan Ketua Umum Asosiasi Tax Center Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (Atpetsi) Darussalam berfoto bersama setelah penandatanganan MoU. 

YOGYAKARTA, DDTCNews – Tax Center Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIE YKPN) Yogyakarta resmi dibentuk. Pembentukan tax center ini diharapkan mampu membantu Ditjen Pajak (DJP) untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak (WP).

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) antara STIE YKPN dengan Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis (11/4/2019). Penandatanganan dilakukan langsung oleh Ketua STIE YKPN Yogyakarta Haryono Subiyakto dan Kabid P2 Humas Kanwil DJP DIY Sanityas Jukti Prawatyani.

Sanityas mengatakan salah satu tugas DJP adalah mengedukasi masyarakat mengingat Indonesia menganut sistem pajak self assessment. Edukasi penting untuk mendorong kepatuhan sukarela (voluntary compliance).

Baca Juga: Bank Kian Mudahkan Pembayaran Pajak

“Dengan adanya Tax Center STIE YKPN diharapkan ada tambahan sumbangsih untuk men-deliver pengatahuan pajak,” katanya setelah penandatanganan MoU.

Keberadaan tax center perguruan tinggi sangatlah penting mengingat kepatuhan materiel WP di Yogyakarta belum terlalu menggemberikan. Tahun lalu, dengan target penerimaan Rp5,4 triliun, realisasinya hanya mencapai 91,1%. Tahun ini, target penerimaan pajak meningkat menjadi Rp6,1 triliun.

Menurutnya, kepatuhan materiel WP di Yogyakarta masih harus ditingkatkan. Pasalnya, kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) maupun penerimaan pajak pusat di wilayah ini masih kecil. Selama ini, pembangunan daerah masih terbantu karena adanya dana keistimewaan DIY.

Baca Juga: Selain Relawan Pajak, Ini Program ATPETSI Jawa Timur

“Dalam konteks ini, peran tax center juga semakin tinggi juga untuk membantu DJP,” imbuhnya.

Tax Center STIE YKPN menjadi tax center ke-8 di wilayah Yogyakarta. Sebelumnya sudah ada 7 tax center perguruan tinggi, beberapa diantaranya adalah Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Kristen Duta Wacana.

Ketua STIE YKPN Yogyakarta Haryono Subiyakto mengatakan dibentuknya tax center diharapkan mampu turut membantu meningkatkan kepatuhan pajak yang masih belum optimal. Selain itu, tax center diharapkan mampu memberikan kontribusi untuk pengambilan kebijakan pajak di Indonesia. (kaw)

Baca Juga: Ini Kunci Agar Inklusi Pajak Bisa Diterapkan Menyeluruh di Kampus

Sanityas mengatakan salah satu tugas DJP adalah mengedukasi masyarakat mengingat Indonesia menganut sistem pajak self assessment. Edukasi penting untuk mendorong kepatuhan sukarela (voluntary compliance).

Baca Juga: Bank Kian Mudahkan Pembayaran Pajak

“Dengan adanya Tax Center STIE YKPN diharapkan ada tambahan sumbangsih untuk men-deliver pengatahuan pajak,” katanya setelah penandatanganan MoU.

Keberadaan tax center perguruan tinggi sangatlah penting mengingat kepatuhan materiel WP di Yogyakarta belum terlalu menggemberikan. Tahun lalu, dengan target penerimaan Rp5,4 triliun, realisasinya hanya mencapai 91,1%. Tahun ini, target penerimaan pajak meningkat menjadi Rp6,1 triliun.

Menurutnya, kepatuhan materiel WP di Yogyakarta masih harus ditingkatkan. Pasalnya, kontribusi pendapatan asli daerah (PAD) maupun penerimaan pajak pusat di wilayah ini masih kecil. Selama ini, pembangunan daerah masih terbantu karena adanya dana keistimewaan DIY.

Baca Juga: Selain Relawan Pajak, Ini Program ATPETSI Jawa Timur

“Dalam konteks ini, peran tax center juga semakin tinggi juga untuk membantu DJP,” imbuhnya.

Tax Center STIE YKPN menjadi tax center ke-8 di wilayah Yogyakarta. Sebelumnya sudah ada 7 tax center perguruan tinggi, beberapa diantaranya adalah Universitas Gadjah Mada, UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Kristen Duta Wacana.

Ketua STIE YKPN Yogyakarta Haryono Subiyakto mengatakan dibentuknya tax center diharapkan mampu turut membantu meningkatkan kepatuhan pajak yang masih belum optimal. Selain itu, tax center diharapkan mampu memberikan kontribusi untuk pengambilan kebijakan pajak di Indonesia. (kaw)

Baca Juga: Ini Kunci Agar Inklusi Pajak Bisa Diterapkan Menyeluruh di Kampus
Topik : tax center, atpetsi, STIE YKPN, Yogyakarta
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Kamis, 07 Desember 2017 | 13:47 WIB
PENDIDIKAN PAJAK
Kamis, 30 Maret 2017 | 13:36 WIB
POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
Senin, 17 Juli 2017 | 10:07 WIB
SEMINAR NASIONAL
Minggu, 02 April 2017 | 11:53 WIB
PRPN STAN 2017
berita pilihan
Rabu, 24 Oktober 2018 | 16:45 WIB
KULIAH HUKUM PAJAK
Senin, 18 Desember 2017 | 16:01 WIB
FEB UNIVERSITAS AIRLANGGA
Senin, 30 April 2018 | 06:31 WIB
KULIAH UMUM FEB UGM
Kamis, 14 November 2019 | 17:15 WIB
EKONOMI DIGITAL
Senin, 12 November 2018 | 18:10 WIB
BEASISWA
Minggu, 04 September 2016 | 16:01 WIB
SOSIALISASI TAX AMNESTY UI
Selasa, 09 Juli 2019 | 19:44 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 14 Maret 2019 | 17:52 WIB
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUKABUMI
Rabu, 06 Maret 2019 | 11:13 WIB
INDEF-FEB UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Kamis, 11 April 2019 | 16:37 WIB
KULIAH UMUM & OPREC DDTC