Review
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 30 Juni 2020 | 09:33 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 09 Juli 2020 | 17:15 WIB
KEBERATAN PAJAK (3)
Rabu, 08 Juli 2020 | 18:00 WIB
PROFIL PERPAJAKAN ANDORRA
Rabu, 08 Juli 2020 | 17:54 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 17:39 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Mencapai 6,27% terhadap PDB

A+
A-
5
A+
A-
5
Sri Mulyani Sebut Defisit APBN Tahun Ini Mencapai 6,27% terhadap PDB

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Setkab)

JAKARTA, DDTCNews—Pemerintah memperkirakan defisit APBN tahun ini mencapai Rp1.028 triliun atau 6,27% terhadap PDB, lebih besar dari target defisit APBN yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 54/2020 sebesar 5,07%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan outlook defisit APBN 2020 yang lebih besar itu disebabkan adanya kontraksi yang kuat terhadap penerimaan negara. Sebaliknya, belanja justru meningkat karena ada pandemi virus Corona.

“Outlook APBN tahun ini akan meningkat defisit pendapatannya,” kata Sri Mulyani dalam konferensi video, Senin (18/5/2020).

Baca Juga: Aplikasi Pelaporan Diskon 30% Angsuran PPh Pasal 25 Sudah Tersedia

Menkeu menambahkan pendapatan negara diprediksi akan turun 13,6% ketimbang realisasi tahun lalu atau sebesar Rp1.691,6 triliun. Adapun target pendapatan negara pada Perpres 54/2020 sebelumnya dipatok sebesar Rp1.760,9 triliun.

Lebih spesifik, penerimaan perpajakan diperkirakan menurun 9,2% atau hanya mencapai Rp1.404,5 triliun. Sementara itu, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) diperkirakan hanya Rp286,6 atau turun 29,6%.

Kemudian, belanja negara diperkirakan mencapai Rp2.720,1 triliun atau bertambah Rp106,3 triliun dari postur APBN yang diatur Perpres 54/2020. Tambahan belanja disebabkan adanya penambahan kompensasi Rp76,08 triliun pada PT PLN dan PT Pertamina.

Baca Juga: Semester I/2020, Realisasi Pembiayaan Utang Tembus Rp421,5 triliun

Pemerintah juga memperbesar pemberian stimulus fiskal di antaranya berupa subsidi bunga UMKM termasuk (UMi) senilai Rp34,2 triliun, diskon tarif listrik menjadi Rp3,5 triliun, tambahan bantuan sosial Rp60 triliun, serta cadangan stimulus Rp60 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menambahkan perubahan postur anggaran tersebut telah melewati sejumlah proses evaluasi kebutuhan anggaran untuk program pemulihan ekonomi nasional.

“Kami melihat estimasi-estimasi proyeksi, dan kami mulai melihat program pemulihan ekonomi secara keseluruhan, makanya kami membuat postur baru. Ini akan dikomunikasikan pada DPR,” ujarnya. (rig)

Baca Juga: Sri Mulyani Yakin Kinerja Penerimaan Pajak Kembali Pulih, Ini Sebabnya
Topik : pandemi corona, insentif pajak, postur apbn, defisit, pdb, menteri keuangan sri mulyani, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 08 Juli 2020 | 11:50 WIB
KABUPATEN MANGGARAI BARAT
Rabu, 08 Juli 2020 | 11:35 WIB
EFEK COVID-19
Rabu, 08 Juli 2020 | 09:16 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
berita pilihan
Kamis, 09 Juli 2020 | 19:38 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:58 WIB
TARIF PPh BADAN
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:22 WIB
KINERJA APBN 2020
Kamis, 09 Juli 2020 | 17:15 WIB
KEBERATAN PAJAK (3)
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:59 WIB
KINERJA PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:36 WIB
PMK 81/2020
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:27 WIB
ARAB SAUDI
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:06 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Kamis, 09 Juli 2020 | 15:51 WIB
KINERJA FISKAL