Berita
Kamis, 22 April 2021 | 19:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS
Kamis, 22 April 2021 | 18:27 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 22 April 2021 | 17:57 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Kamis, 22 April 2021 | 17:37 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Review
Rabu, 21 April 2021 | 15:36 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 April 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 21 APRIL - 27 APRIL 2021
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Reportase
Perpajakan.id

Setoran Pajak Judi Online Diprediksi Anjlok 50% Tahun Ini

A+
A-
0
A+
A-
0
Setoran Pajak Judi Online Diprediksi Anjlok 50% Tahun Ini

Ilustrasi. (DDTCNews)

MANILA, DDTCNews – Otoritas pajak Filipina (Bureau of Internal Revenue/BIR) memprediksi penerimaan pajak dari usaha judi online atau Philippine Offshore Gaming Operators (POGO) anjlok hampir 50% tahun ini.

Wakil Komisaris BIR Arnel Guballa mengatakan proyeksi penerimaan pajak dari POGO tahun ini mencapai P3,92 miliar atau setara dengan Rp1,15 triliun. Target itu susut 45,4% dari realisasi tahun lalu P7,18 miliar atau setara dengan Rp2,1 triliun.

"Hal ini juga didasarkan pada penerimaan pajak pada Januari yang hanya P327,2 juta [setara dengan Rp96,1 miliar], turun 69% dari tahun lalu dan dikalikan dengan 12 bulan," katanya, dikutip Senin (8/3/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani Dukung Seruan Amerika Serikat Soal Pajak Minimum Global

Guballa menilai DPR dan senat harus membuat kebijakan yang mendorong POGO membayar pajak lebih besar kepada negara. DPR sebenarnya tidak tinggal diam. Baru-baru ini, mereka mengusulkan pajak waralaba sebesar 5% dari penerimaan permainan kotor POGO.

Selain itu, DPR juga mengusulkan karyawan asing yang bekerja di POGO dikenakan potongan pajak penghasilan 25% apabila memiliki penghasilan setidaknya P600.000 atau setara dengan Rp176,3 juta per tahun.

Tarif pajak itu awalnya disahkan di bawah UU Bayanihan untuk Pemulihan Ekonomi, tetapi POGO maju ke Mahkamah Agung untuk membatalkannya.

Baca Juga: Ganggu Investasi, Negara Ini Tolak Proposal Pajak Minimum Global

"Setelah warga negara asing memperoleh visa kerja mereka, warga negara asing ini harus dikenakan pajak seperti warga negara Filipina biasa atau pegawai warga asing residen," ujarnya.

Senada, Presiden Senat Pro Tempore Ralph Recto sepakat POGO harus berkontribusi lebih besar terhadap penerimaan negara. Menurutnya, sektor industri itu bisa menyumbang penerimaan pajak P65 miliar atau setara dengan Rp19,1 triliun.

"RUU pajak POGO adalah langkah prioritas Dewan Pertimbangan Pembangunan Eksekutif Legislatif untuk meningkatkan penerimaan negara," tuturnya seperti dilansir cnnphilippines.com.

Baca Juga: Banjir Protes, Uni Eropa Pastikan Tetap Terapkan Pajak Karbon

Sementara itu, Manajer Senior Philippine Amusement and Gaming Corporation (PAGCOR) Victor Padilla menyebutkan saat ini hanya terdapat 38 pemegang lisensi POGO yang beroperasi, dari semula 61 perusahaan sebelum pandemi Covid-19.

Menurutnya, POGO terpaksa menutup operasional karena kebijakan lockdown pada 2020. Perusahaan POGO baru diizinkan dibuka pada Mei 2020, tetapi mereka harus melunasi semua pajak yang belum dibayar kepada BIR. (rig)

Baca Juga: Soal Perumusan PPN atas Sharing and Gig Economy, Ini Kata BKF
Topik : filipina, pajak judi online, kebijakan pajak, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 19 April 2021 | 10:30 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 16 April 2021 | 17:00 WIB
OMAN
Jum'at, 16 April 2021 | 16:30 WIB
FILIPINA
Jum'at, 16 April 2021 | 16:08 WIB
ARAB SAUDI
berita pilihan
Kamis, 22 April 2021 | 19:00 WIB
KANWIL DJP JAKARTA KHUSUS
Kamis, 22 April 2021 | 18:27 WIB
DKI JAKARTA
Kamis, 22 April 2021 | 18:14 WIB
CUKAI (10)
Kamis, 22 April 2021 | 17:57 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Kamis, 22 April 2021 | 17:37 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Kamis, 22 April 2021 | 17:15 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 17:00 WIB
KINERJA FISKAL
Kamis, 22 April 2021 | 16:47 WIB
KINERJA APBD
Kamis, 22 April 2021 | 16:45 WIB
KABUPATEN BEKASI
Kamis, 22 April 2021 | 16:25 WIB
INSENTIF PPnBM