Review
Jum'at, 23 Juli 2021 | 09:15 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 15 Juli 2021 | 15:09 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 10:30 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP NEILMALDRIN NOOR:
Rabu, 14 Juli 2021 | 09:20 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & Alat
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 7 JULI 2021-13 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ringankan Beban Pengusaha, Sanksi Pajak Bisa Didiskon Hingga 70%

A+
A-
0
A+
A-
0
Ringankan Beban Pengusaha, Sanksi Pajak Bisa Didiskon Hingga 70%

Ilustrasi.

DUBAI, DDTCNews – Pemerintah Uni Emirat Arab memberikan relaksasi pajak berupa potongan atau diskon sebesar 70% atas nilai sanksi administrasi yang dikenakan kepada wajib pajak sebelum 28 Juni 2021.

Otoritas pajak Uni Emirat Arab, Federal Tax Authority (FTA) mengatakan diskon tersebut bertujuan untuk memberikan keringanan dan mendukung dunia usaha melalui penetapan kembali atas sanksi administrasi yang belum dibayar.

Wajib pajak hanya harus membayar sanksi administrasi sebesar 30% dari yang sebelumnya dikenakan oleh FTA. Tentu, terdapat tiga syarat yang harus dipenuhi wajib pajak untuk mendapatkan fasilitas keringanan sanksi ini,” sebut FTA dalam keterangan resmi, Rabu (16/6/2021).

Baca Juga: Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Pertama, sanksi administrasi yang direlaksasi adalah sanksi yang dikenakan berdasarkan Cabinet Decision 40/2017 dan dikenakan sebelum 28 Juni 2021.

Cabinet Decision 40/2017 telah berlaku sejak 24 September 2017. Meski demikian, terdapat beberapa jenis sanksi administrasi dalam beleid tersebut yang baru berlaku pada 1 Oktober 2017 dan 1 Januari 2018.

Kedua, wajib pajak harus melunasi seluruh utang pajaknya sebelum 31 Desember 2021. Ketiga, wajib pajak harus membayar sanksi administrasi sebesar 30% dari yang seharusnya dikenakan terhitung sejak 28 Juni hingga sebelum 31 Desember 2021.

Baca Juga: Pajak Karbon Diterapkan, Beban Eksportir Bakal Naik Belasan Triliun

"Kebijakan ini akan membebaskan wajib pajak dari beban sanksi administrasi sebesar 70% dari yang seharusnya terutang dan akan diterapkan secara otomatis bila wajib pajak memenuhi persyaratan yang ditentukan," tulis FTA. (rig)

Topik : uni emirat arab, sanksi pajak, dunia usaha, insentif pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Mendag Lutfi Sebut Carbon Border Tax Bakal Ganggu Perdagangan Dunia

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Awasi Kinerja Keuangan Daerah, Kemendagri Bikin Aplikasi Khusus

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:13 WIB
PELAYANAN PAJAK

DJP: 3 Layanan Elektronik Ini Tidak Dapat Diakses Sementara

Selasa, 27 Juli 2021 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK

Ekspor Produk Kayu Ini Bebas Bea Masuk Antidumping ke India

Selasa, 27 Juli 2021 | 17:54 WIB
CHINA

China Tolak Rencana Pengenaan Carbon Border Tax

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:36 WIB
KOTA BALIKPAPAN

Mulai Bulan Depan, Penagihan Pajak Digencarkan

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:30 WIB
KANWIL DJP BALI

Kemplang Pajak Lewat Bitcoin, Pengusaha Dihukum 2,5 Tahun Penjara

Selasa, 27 Juli 2021 | 16:00 WIB
KABUPATEN MALANG

Apresiasi Pembayar Pajak, Pemkot Adakan Acara Bagi-Bagi Hadiah