Berita
Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI
Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG
Fokus
Data & Alat
Senin, 02 Agustus 2021 | 17:00 WIB
KMK 43/2021
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Resmi Hadir, Ini Tax Center Indonesia Pertama di Luar Negeri

A+
A-
2
A+
A-
2
Resmi Hadir, Ini Tax Center Indonesia Pertama di Luar Negeri

Duta Besar Besar Indonesia untuk Inggris Raya, Irlandia, dan International Maritime Organization (IMO) Desra Percaya, Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPI UK) Gatot Subroto, dan Ketua Intact-UK Samudra Putra. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Indonesian Tax Centre in the United Kingdom (Intact-UK) resmi hadir menjadi sebagai tax center pertama Indonesia di luar negeri. Intact-UK beranggotakan para mahasiswa perpajakan dan diaspora peduli pajak.

Duta Besar Besar Indonesia untuk Inggris Raya, Irlandia, dan International Maritime Organization (IMO) Desra Percaya menyambut baik lahirnya Intact-UK. Menurutnya, tax center di luar negeri akan berperan penting untuk meningkatkan kesadaran pajak diaspora.

"Selamat atas launching Intact-UK. Ini penting untuk meningkatkan kesadaran mengenai hak dan kewajiban perpajakan warga negara Indonesia di Inggris," katanya dalam acara peluncuran Intact-UK yang dilanjutkan dengan webinar bertajuk Hak dan Kewajiban Perpajakan Dispora, Jumat (19/3/2021).

Baca Juga: Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Desra ikut mengimbau agar para diaspora patuh melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan. Aspek kepatuhan pajak, seperti membayar pajak dan melaporkan SPT, menjadi bukti nyata kontribusi warga negara dalam proses pembangunan nasional.

Menurutnya, kewajiban pajak dapat dipenuhi dengan mudah. Pasalnya, sudah tersedia berbagai pelayanan elektronik perpajakan yang dapat diakses diaspora, seperti layanan e-filing untuk pelaporan SPT Tahunan.

"Pelaporan pajak makin mudah dengan e-filing yang disajikan menggunakan gadget. Jadi, tidak ada yang sulit untuk lapor SPT," terangnya.

Baca Juga: Presiden Putin Bakal Jadikan Daerah Konflik sebagai Tax Haven

Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di United Kingdom (PPI UK) Gatot Subroto mengatakan berdirinya Intact-UK merupakan kampanye penting untuk kesadaran pajak diaspora. Selain itu, Intact-UK juga menjadi wadah untuk memperdalam kajian kebijakan perpajakan nasional yang diteropong dari perspektif global.

Menurutnya, hadirnya Intact-UK juga menjadi sarana untuk mengoptimalkan layanan perpajakan bagi diaspora. Dia menyebut pelayanan pajak bagi diaspora makin penting saat ini karena makin tingginya mobilitas WNI di luar negeri.

"Sejauh ini, pelayanan perpajakan belum tersentuh dengan optimal dan sekarang mobilitas makin dinamis ke seluruh penjuru dunia. Perlu dipikirkan untuk akomodasi kontribusi pajak diaspora yang juga diimbangi dengan memberikan pelayanan kepada warga negara di manapun berada," terangnya.

Baca Juga: Pengenaan Pajak Penghasilan 1,5% untuk Pelaku e-Commerce Ditunda

Ketua Intact-UK Samudra Putra berharap berdirinya tax center pertama Indonesia di luar negeri akan diikuti pelajar RI di negara lain. Menurutnya, semangat yang diusung Intact-UK adalah memperluas perspektif pajak dan mendekatkan aspek keilmuan dalam perumusan kebijakan pajak.

"Intact-UK diharapkan menjadi platform diskusi perpajakan yang independen dengan perspektif global. Ini menjadi tempat bertemunya pelajar, praktisi, dan pembuat kebijakan untuk memberikan insight," imbuh Samudra. (kaw)

Baca Juga: Ada Perwakilan Indonesia di Komite Perpajakan PBB, Ini Kata Kemenkeu
Topik : tax center, Intact-UK, kebijakan pajak, edukasi pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:00 WIB
INSENTIF PAJAK

Dampak Insentif Pajak Mobil Ditanggung Pemerintah, Ini Kata Kemenkeu

Jum'at, 23 Juli 2021 | 19:30 WIB
AGENDA PAJAK

DJP Adakan Lomba Tutur Pajak 2021, Total Hadiah Rp45 Juta

berita pilihan

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:39 WIB
DDTC NEWSLETTER

BKP Strategis yang Tidak Dipungut PPN, Download Aturannya di Sini

Senin, 02 Agustus 2021 | 20:20 WIB
AMERIKA SERIKAT

SPT Pajak Donald Trump Bakal Dibuka

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:57 WIB
KANWIL DJP JAKARTA SELATAN II

Kantor Baru KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Diresmikan

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:32 WIB
PENANGANAN PANDEMI

PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 9 Agustus 2021, Ini Penjelasan Jokowi

Senin, 02 Agustus 2021 | 19:00 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Penuhi Kebutuhan Hakim Agung Khusus Pajak, KY Siapkan Dua Solusi

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:35 WIB
KABUPATEN TULUNGAGUNG

Hanya Bulan Ini, Pemutihan Denda Pajak Digelar

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:30 WIB
KOREA SELATAN

Bakal Timbulkan Pajak Berganda, Ratusan Perusahaan Ajukan Keberatan

Senin, 02 Agustus 2021 | 18:17 WIB
SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL

Lantik Inspektur Jenderal yang Baru, Sri Mulyani Minta Ini

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:50 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

Ini Penyebab Para Calon Hakim Agung TUN Khusus Pajak Tak Lolos Seleksi

Senin, 02 Agustus 2021 | 17:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Perluasan Cakupan OECD Pilar 1 Berdampak Terhadap PTE? Ini Kata DJP