Review
Minggu, 24 Januari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA BAPENDA DKI JAKARTA M. TSANI ANNAFARI:
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:18 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 19 Januari 2021 | 09:24 WIB
OPINI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 18:08 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (4)
Senin, 25 Januari 2021 | 15:45 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 18:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 16:43 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 09:45 WIB
KURS PAJAK 20 JANUARI - 26 JANUARI 2021
Senin, 18 Januari 2021 | 09:10 WIB
STATISTIK PAJAK KONSUMSI
Komunitas
Senin, 25 Januari 2021 | 16:41 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA
Sabtu, 23 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 20 Januari 2021 | 14:35 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 20 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Penyanyi Singapura Ini Tersangkut Kasus Penggelapan Pajak

A+
A-
1
A+
A-
1
Penyanyi Singapura Ini Tersangkut Kasus Penggelapan Pajak

Sarah Aqilah. (foto: static.beritaharian.sg)

SINGAPURA, DDTCNews – Penyanyi Nur Sarah Aqilah Sumathi atau yang akrab dikenal Sarah Aqilah menghadapi tuduhan penggelapan goods and services tax (GST) senilai 14.000 dolar Singapura (sekitar Rp143,7 juta).

Hari ini, Kamis (26/9/2019), dia kembali ke pengadilan untuk mendengar pembacaan kasusnya. Dia menghadapi tujuh dakwaan berdasarkan Undang-Undang Pabean. Sarah dituduh terlibat dalam penggelapan GST pada Juli 2015 hingga Juni 2017 sebanyak tujuh kali.

“Pelanggaran dinyatakan telah terjadi di ruang kedatangan terminal 1 dan 3 Bandara Changi,” demikian informasi yang dilansir channelnewsasia.com, Kamis (26/09/2019).

Baca Juga: Perangi Pengelakan Pajak, 35 Unit Audit Pajak Dibentuk

Seperti diketahui, penyanyi lokal Singapura ini merupakan pemenang ajang kompetisi menyanyi ‘Anugerah’ pada 2009. Sarah juga dikenal telah memiliki sekitar 35.000 pengikut di akun media sosial Instagram.

Adapun nilai penggelapan pajak terbesar senilai 4.665 dolar Singapura (sekitar Rp47 juta) untuk bermacam-macam barang dengan nilai total keseluruhan 66.652 dolar Singapura (sekitar Rp683 juta). Dirinya diminta untuk mengaku bersalah pada 10 Oktober mendatang.

Menurut Undang-Undang Pabean yang berlaku, siapapun yang dinyatakan bersalah atas penghindaran pajak maka dapat dikenakan denda sekurang-kurangnya 10 kali dari jumlah pajak yang dihindari atau 5.000 dolar Singapura (sekitar Rp51 juta), tergantung nilai yang lebih rendah.

Baca Juga: Begini Kinerja Penanganan Pencucian Uang Bidang Pajak 2016-2020

Denda maksimal adalah 20 kali lipat dari jumlah pajak yang dihindari atau 5.000 dolar Singapura, tergantung nilai yang lebih besar.

Kasus yang dialami Sarah terjadi setelah pemenang ‘Anugerah’ lainnya didakwa di pengadilan. Penyanyi Aliff Aziz menghadapi tuduhan pencurian dan akan kembali ke pengadilan untuk pembacaan kasusnya lebih lanjut pada 1 Oktober 2019. (MG-anp/kaw)

Baca Juga: Pengemplang Pajak Rp265 Juta Ditahan Kejari Tangsel
Topik : Singapura, selebriti, GST, penggelapan pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:00 WIB
KOTA SURABAYA
Minggu, 27 September 2020 | 11:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 27 September 2020 | 09:06 WIB
KOREA SELATAN
berita pilihan
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
LEMBAGA PENGELOLA INVESTASI
Senin, 25 Januari 2021 | 18:22 WIB
KAMUS HUKUM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 18:08 WIB
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (4)
Senin, 25 Januari 2021 | 17:51 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:36 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:30 WIB
KOTA MALANG
Senin, 25 Januari 2021 | 17:16 WIB
PELAYANAN PAJAK
Senin, 25 Januari 2021 | 17:00 WIB
KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Senin, 25 Januari 2021 | 16:41 WIB
SEKOLAH TINGGI PERPAJAKAN INDONESIA