Berita
Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:30 WIB
CHINA
Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH
Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK
Review
Kamis, 02 Desember 2021 | 14:57 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 Desember 2021 | 12:38 WIB
TAJUK PAJAK
Selasa, 30 November 2021 | 08:13 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Minggu, 28 November 2021 | 10:07 WIB
Kepala KPP Pratama Gianyar Moch. Luqman Hakim
Fokus
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Komunitas
Selasa, 30 November 2021 | 11:40 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Minggu, 28 November 2021 | 19:45 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Jum'at, 26 November 2021 | 16:17 WIB
AGENDA PAJAK - DDTC ACADEMY
Jum'at, 26 November 2021 | 16:13 WIB
UNIVERSITAS PARAHYANGAN
Reportase
Perpajakan.id

Nama Pep Guardiola Muncul di Pandora Papers

A+
A-
5
A+
A-
5
Nama Pep Guardiola Muncul di Pandora Papers

Pelatih Manchester City Pep Guardiola terlihat saat pertandingan antara Manchester City melawan Liverpool dalam Liga Premier di Anfield, Liverpool, Britain, Minggu (3/10/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Peters Powell/aww/cfo

JAKARTA, DDTCNews - Nama pelatih Manchester City, Pep Guardiola, muncul dalam dokumen Pandora Papers yang dirilis oleh International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ).

Guardiola ditengarai memiliki rekening di sebuah bank di Andorra hingga 2012. Ketika masih bermain di klub Qatar, Guardiola diketahui menempatkan seluruh penghasilannya ke Andorra.

"Guardiola hanya menggunakan rekening di Banca Privada d'Andorra (BPA) untuk menyimpan penghasilannya ketika masih bermain di Al-Ahli pada 2003 hingga 2005," ujar penasihat pajak Guardiola, Lluis Orobitg, dikutip Senin (4/10/2021).

Baca Juga: Karena Pajak, KPU Didesak Coret Anak Ferdinand Marcos sebagai Capres

Ketika masih bermain di Qatar, Guardiola diketahui menerima gaji sebesar EUR2 juta per musim. Orobitg menerangkan rekening dibuat di Andorra karena Guardiola tidak mendapatkan izin tinggal (residency permit) di Qatar.

Pasalnya, izin tinggal tersebut diperlukan agar penghasilan yang diperoleh Guardiola di Qatar bisa terbebas dari pajak sesuai dengan ketentuan perpajakan di Qatar. Dengan ketentuan yang ada di Andorra, Guardiola tidak perlu membayar pajak atas penghasilan yang diperoleh selama bermain di Qatar.

Guardiola tidak mau menempatkan penghasilannya di Spanyol. Hal ini dikarenakan dengan tidak adanya izin tinggal di Qatar, otoritas pajak Spanyol berpotensi menagih pajak atas penghasilan dari Qatar.

Baca Juga: UU HPP Atur Metode Baru Tekan Penghindaran Pajak via Transfer Pricing

Ketika Spanyol menyelenggarakan program tax amnesty pada 2012, Guardiola diketahui tidak sepenuhnya mendeklarasikan harta yang ditempatkan di Andorra tersebut kepada otoritas pajak Spanyol.

Dalam program tax amnesty tersebut, wajib pajak yang memiliki aset di luar negeri akan mendapatkan pengampunan bila membayar pajak dengan tarif 10% dari aset luar negeri yang dideklarasikan.

Berdasarkan pada form deklarasi aset program tax amnesty yang diperoleh elpais.com, Guardiola diketahui hanya mendeklarasikan aset di Andorra senilai EUR500.000 atau setara dengan bunga yang diperoleh Guardiola karena menempatkan asetnya di Banca Privada d'Andorra (BPA).

Baca Juga: Terima Kickback dan Hindari Pajak, Seorang Petinggi Kampus Ditangkap

Dengan demikian, penghasilan yang diperoleh Guardiola ketika masih bermain di Al-Ahli pada 2003 hingga 2005 sama sekali tidak dipajaki baik oleh otoritas pajak Qatar, Spanyol, maupun Andorra. (sap)

Topik : pandora papers, panama papers, penghindaran pajak, tax avoidance, kejahatan pajak, tax haven, suaka pajak, pep guardiola

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 15:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

PPATK: Pengelakan Pajak Masih Jadi Isu Menantang di Masa Depan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:30 WIB
MEKSIKO

Media Raksasa Ini Merger, Tambahan Penerimaan Pajak Tembus Rp6,8 T

berita pilihan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:30 WIB
CHINA

China Berencana Pajaki Penggunaan Data Perusahaan Digital

Sabtu, 04 Desember 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Ketentuan Perubahan Data Wajib Pajak Badan

Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:30 WIB
KABUPATEN LOMBOK TENGAH

Ada MotoGP, Setoran PAD 2022 Diprediksi Bakal Meroket

Sabtu, 04 Desember 2021 | 10:00 WIB
PENGAWASAN PAJAK

DJP Gencarkan Pengawasan WP Penerima Insentif, Begini Ketentuannya

Sabtu, 04 Desember 2021 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Beberkan 3 Upaya Pemerintah Dorong Teknologi Digital

Sabtu, 04 Desember 2021 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN

Isu Terpopuler: Wajib Pajak UMKM Bakal Wajib Lapor Omzet Mulai 2022

Sabtu, 04 Desember 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada UU HPP, Sri Mulyani Yakin Perpajakan Jadi Sumber Penerimaan Andal

Sabtu, 04 Desember 2021 | 06:30 WIB
SPANYOL

Skema Pajak Baru untuk Netflix Cs Disiapkan, Wajib Ada Alih Bahasa

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:30 WIB
ITALIA

Diskon Tarif PPN Listrik Diperpanjang Sampai Akhir 2021

Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN

Apa Itu Satgas Patroli Laut?