Review
Rabu, 13 Januari 2021 | 15:23 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 12 Januari 2021 | 12:27 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 10 Januari 2021 | 09:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA PUSAT ESTU BUDIARTO:
Rabu, 06 Januari 2021 | 16:38 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 15 Januari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 14 Januari 2021 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Januari 2021 | 17:05 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 13 Januari 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 13 JANUARI - 19 JANUARI 2021
Jum'at, 08 Januari 2021 | 18:40 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 06 Januari 2021 | 17:06 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Komunitas
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 15 Januari 2021 | 16:30 WIB
UNIVERSITAS INDONESIA
Rabu, 13 Januari 2021 | 11:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 13 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Mulai Tahun Depan, Netflix Janji Bayar PPh Badan dengan Benar

A+
A-
0
A+
A-
0
Mulai Tahun Depan, Netflix Janji Bayar PPh Badan dengan Benar

Ilustrasi. (DDTCNews)

LONDON, DDTCNews – Perusahaan layanan video berbayar daring, Netflix akan mengubah skema pembayaran pajak di Inggris 2021 dengan mulai menyetorkan pajak penghasilan (PPh) badan dengan jumlah yang sesuai.

Perubahan tersebut ditandai dengan diumumkannya pendapatan domestik di Inggris pada 2020 kepada otoritas pajak, Her Majesty's Revenue and Customs (HMRC). Sebelumnya, pendapatan dari pasar Negeri Ratu Elizabeth dibukukan melalui perusahaan berbasis Belanda yang menjadi pusat operasi Netflix di Eropa.

"Karena Netflix terus berkembang di Inggris dan di pasar internasional lainnya. Kami ingin struktur perusahaan kami mencerminkan jejak ini [perkembangan bisnis]," kata jubir Netflix, dikutip Senin (30/11/2020).

Baca Juga: Pemerintah Beri Sinyal Kenaikan Tarif Pajak Capital Gain

Selama ini, Netflix selalu mencatat laba operasional di Inggris ke perusahaan di Belanda sejak 2012. Perusahaan setidaknya memiliki 13 juta pelanggan di Inggris dan ditaksir mencetak pendapatan tidak kurang dari £1,1 miliar atau setara dengan Rp20,7 triliun pada tahun ini.

Namun demikian, LSM TaxWatch Inggris menyebutkan perusahaan asal AS tersebut disinyalir telah memindahkan US$332 juta keuntungan dari banyak negara ke perusahan di Belanda yang memiliki rezim pajak yang ramah untuk perusahaan multinasional.

"Jadi mulai tahun depan, pendapatan yang dihasilkan di Inggris akan diakui di Inggris. Kami akan membayar PPh badan dengan angka yang sesuai," ujar jubir Netflix seperti dilansir variety.com.

Baca Juga: 51 Asosiasi Pengusaha Desak Pengesahan RUU Insentif Pajak

Perubahan yang dilakukan Netflix ini diyakini akan meningkatkan penerimaan HMRC secara signifikan. Otoritas akan mempunyai basis data yang cukup untuk menentukan laba perusahaan yang akan dikenakan pajak.

Perubahan kebijakan pajak ini tidak lepas dari upaya Netflix untuk meningkatkan belanja produksi film atau serial film di Inggris menjadi US$1miliar. Hasil produksi Netflix di Inggris akan membuat sekurangnya 50 karya baru bagi pelanggan di seluruh dunia.

Selain itu, pengumuman pendapatan yang dilakukan Netflix kepada otoritas pajak tidak hanya terjadi di Inggris. Langkah serupa juga dilakukan oleh operator layanan video berbayar di Spanyol dan Prancis mulai Januari 2021. (rig)

Baca Juga: Pacu Penerimaan, Otoritas Bikin Program Amnesti Pajak

Topik : inggris, netflix, pengalihan laba, penghindaran pajak, pph badan, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 08 Januari 2021 | 16:34 WIB
BELANDA
Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:51 WIB
KAMBOJA
Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Sabtu, 16 Januari 2021 | 09:01 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Sabtu, 16 Januari 2021 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 16 Januari 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 16 Januari 2021 | 06:01 WIB
PENCUCIAN UANG
Jum'at, 15 Januari 2021 | 18:08 WIB
INGGRIS
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:53 WIB
PERDAGANGAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:44 WIB
KENYA
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:40 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:37 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 15 Januari 2021 | 17:20 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI