Review
Rabu, 22 September 2021 | 17:55 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 27 September 2021 | 15:30 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 24 September 2021 | 18:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 24 September 2021 | 18:45 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Komunitas
Senin, 27 September 2021 | 19:23 WIB
AGENDA PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 13:00 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Minggu, 26 September 2021 | 09:00 WIB
KETUA APPI SUWANDI WIRATNO
Jum'at, 24 September 2021 | 16:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Menang Sengketa Pajak, Jorge Lorenzo Lolos dari Tagihan Rp601 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Menang Sengketa Pajak, Jorge Lorenzo Lolos dari Tagihan Rp601 Miliar

Jorge Lorenzo. (foto: motogp.com)

MADRID, DDTCNews - Mantan juara MotoGP Jorge Lorenzo memenangkan kasus sengketa pajak di pengadilan administrasi Spanyol sehingga mantan rider Yamaha ini dibebaskan dari tagihan pajak senilai €35 juta atau setara dengan Rp601 miliar.

Pengadilan memutuskan Lorenzo dibebaskan dari semua dakwaan penghindaran dan penggelapan pajak yang diajukan oleh badan pajak Spanyol. Sebelumnya, badan pajak menuding Lorenzo memiliki utang pajak €35 juta pada periode 2013 hingga 2015.

"Setelah menyelidiki masalah dan fakta yang sudah diajukan, pengadilan memutuskan [Lorenzo] memenuhi semua persyaratan dari Swiss dan dibebaskan dari semua tuduhan," tulis putusan pengadilan dikutip pada Kamis (29/7/2021).

Baca Juga: Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

Otoritas pajak menuding pembalap asal Mallorca itu melakukan penghindaran dan penggelapan pajak dengan berdalih sebagai residen pajak Swiss. Badan pajak mengeklaim Lorenzo bermukim di Spanyol pada 2013—2015 dan wajib membayar pajak kepada pemerintah.

Terlebih, kebijakan pajak Spanyol membatasi masa tinggal residen pajak luar negeri. Mereka yang memilih menjadi residen pajak luar negeri hanya diberikan waktu 6 bulan untuk tinggal dan menetap di Spanyol. Selanjutnya, warga asing perlu mengajukan perpanjangan masa tinggal apabila ingin bermukim lebih lama di Negeri Matador.

Kasus kemudian bergulir ke pengadilan administrasi Madrid. Kuasa hukum Lorenzo dengan tegas menyatakan kliennya tinggal dan menetap di Swiss pada periode 2013—2015. Dalil hukum tersebut lantas dikuatkan dengan hasil putusan pengadilan.

Baca Juga: Pekerja Profesional Ramai-Ramai ke Luar Negeri Demi Pajak Rendah

Seperti dilansir visordown.com, kasus sengketa pajak Lorenzo bukan pertama kali dilakukan badan pajak. Tak hanya Lorenzo, mantan pembalap Honda Dani Pedrosa dan Aleix Espargaro juga pernah bersengketa dengan otoritas pajak Spanyol dengan tuduhan serupa. (rig)

Topik : selebriti, jorge lorenzo, sengketa pajak, spanyol, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 24 September 2021 | 12:00 WIB
YUNANI

Sempat Dinyatakan Bangkrut, Negara Ini Kini Tebar Insentif Pajak

Jum'at, 24 September 2021 | 09:30 WIB
RUSIA

Antisipasi Kebijakan Uni Eropa, Pokja Pajak Karbon Dibentuk

Kamis, 23 September 2021 | 16:30 WIB
INGGRIS

Perusahaan Untung Besar, Pengenaan Pajak Tambahan Dipertimbangkan

Kamis, 23 September 2021 | 16:00 WIB
SIPRUS

Otoritas Perpanjang Jatuh Tempo Pelaporan Pajak Lintas Yurisdiksi

berita pilihan

Senin, 27 September 2021 | 19:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Penyaluran Insentif Diklaim Lebih Baik, DJP Janji Dengarkan Pengusaha

Senin, 27 September 2021 | 19:23 WIB
AGENDA PAJAK

Ada Forum Gratis Bahas Kebijakan Pajak Karbon, Tertarik?

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Kunjungan (Visit) Pegawai Pajak?

Senin, 27 September 2021 | 18:17 WIB
KINERJA FISKAL

Anggaran TIK Kemenkeu Naik, Downtime Layanan Seharusnya Teratasi

Senin, 27 September 2021 | 18:03 WIB
BANTUAN SOSIAL

Dekati Batas Akhir, Nyaris 5 Juta Pekerja Sudah Terima Subsidi Gaji

Senin, 27 September 2021 | 18:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Penerimaan Negara Bukan Pajak Tumbuh 20%, Begini Perinciannya

Senin, 27 September 2021 | 17:47 WIB
KINERJA PEMERINTAH

Indeks Efektivitas Pemerintah Naik, KSP: Tak Boleh Ada Lagi Pungli

Senin, 27 September 2021 | 17:30 WIB
SE-49/PJ/2021

Ditjen Pajak Terbitkan Surat Edaran Soal Prosedur Persetujuan Bersama

Senin, 27 September 2021 | 17:11 WIB
INGGRIS

Perusahaan Minyak Ini Memohon Perpanjangan Deadline Tunggakan PPN

Senin, 27 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pulihkan Pariwisata, Sri Mulyani: Insentif Diberikan, Termasuk Pajak