Fokus
Literasi
Jum'at, 26 Februari 2021 | 18:01 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:38 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Kamis, 25 Februari 2021 | 17:36 WIB
CUKAI (2)
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Masih Banyak WP UMKM yang Belum Lapor Realisasi Insentif Pajak

A+
A-
3
A+
A-
3
Masih Banyak WP UMKM yang Belum Lapor Realisasi Insentif Pajak

Ilustrasi.

SIDOARJO, DDTCNews – Masih banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) penerima insentif PPh final ditanggung pemerintah (DTP) yang tidak menyampaikan laporan realisasi. Kondisi ini terjadi di Kanwil DJP Jawa Timur (Jatim) II.

Kepala Seksi Bimbingan Penyuluhan dan Pengelolaan Dokumen Kanwil DJP Jatim II Tarmanta mengatakan wajib pajak UMKM yang memanfaatkan insentif PPh final DTP belum sepenuhnya patuh melaporkan realisasi insentif setiap bulan.

Dia mengatakan masih ada ribuan wajib pajak UMKM yang memanfaatkan fasilitas tapi belum rutin melakukan pelaporan kepada DJP. Oleh karena itu, sosialisasi dan penyebarluasan informasi masih perlu dilakukan untuk pelaku UMKM.

Baca Juga: Soal Perpanjangan Insentif Pajak, Ini Pesan Anggota DPR

Menurutnya, kegiatan sosialisasi akan terus dilakukan dengan fokus tidak hanya mengajak wajib pajak UMKM untuk memanfaatkan insentif yang sudah ada, tapi juga tertib dalam menyampaikan laporan realisasi insentif setiap bulannya.

Oleh karena itu, Kanwil DJP Jatim II dan KPP Pratama Sidoarjo Barat dan KPP Pratama Sidoarjo Utara menggandeng penyedia layanan transportasi digital Grab, untuk melakukan Business Development Service (BDS) kepada pelaku UMKM secara daring.

“Hampir 8.000 wajib pajak yang mendapatkan insentif, tetapi baru 5.000 wajib pajak yang melaporkan realisasi per masa pajak,” ungkapnya

Baca Juga: Asyik, Pemerintah Bakal Bantu UMK Bikin Laporan Keuangan, Gratis!

Laporan realisasi PPh final DTP UMKM dapat dilakukan melalui sistem DJP online. Wajib pajak UMKM yang menerima insentif wajib menyampaikannya paling lambat tanggal 20 bulan berikutnya setelah masa pajak berakhir.

Sesuai ketentuan, DJP melalukan pengawasan untuk wajib pajak yang telah memanfaatkan insentif PPh final DTP tapi tidak menyampaikan laporan realisasi. Wajib pajak tersebut tidak dapat memanfaatkan insentif PPh final DTP.

Karena tidak dapat memanfaatkan insentif PPh final DTP, wajib pajak harus menyetorkan PPh final sebesar 0,5% atas penghasilan dari usaha yang dikenai PPh final berdasarkan PP 23/2018. Selain penghasilan yang dikenai PPh final, wajib pajak harus melaksanakan kewajiban perpajakan sesuai ketentuan umum Undang-Undang PPh. (kaw)

Baca Juga: Angsuran PPh Pasal 25 WP UMKM dan PP 9/2021 Jadi Topik Terpopuler

Topik : UMKM, insentif pajak, PPh final, PPh final DTP, DJP, Kanwil DJP Jatim II, BDS
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 25 Februari 2021 | 09:20 WIB
KOREA SELATAN
Kamis, 25 Februari 2021 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 24 Februari 2021 | 17:30 WIB
PELAPORAN SPT
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
berita pilihan
Minggu, 28 Februari 2021 | 15:01 WIB
KOREA SELATAN
Minggu, 28 Februari 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SERANG
Minggu, 28 Februari 2021 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 28 Februari 2021 | 12:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Minggu, 28 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 28 Februari 2021 | 10:01 WIB
UNI EROPA
Minggu, 28 Februari 2021 | 09:01 WIB
PROVINSI KALIMANTAN BARAT
Minggu, 28 Februari 2021 | 08:01 WIB
MOHAMAD FERIADI:
Minggu, 28 Februari 2021 | 07:01 WIB
AFRIKA SELATAN