FOUNDER DDTC DARUSSALAM:

Kinerja DJP Mestinya Tak Diukur dari Penerimaan, Tapi Kualitas Layanan

Redaksi DDTCNews
Senin, 16 Maret 2026 | 06.00 WIB
Kinerja DJP Mestinya Tak Diukur dari Penerimaan, Tapi Kualitas Layanan

"Kinerja Ditjen Pajak hendaknya bukan diukur dari pencapaian target penerimaan. Target pajak ini menjadi beban psikologis bagi aparat. Kinerja sebaiknya diukur dari kualitas pelayanan yang diberikan kepada wajib pajak. Pelayanan yang baik diyakini akan meningkatkan kepatuhan wajib pajak, yang pada akhirnya meningkatkan penerimaan pajak."

- Founder DDTC Darussalam dalam Mengurai Benang Kusut Perpajakan, Harian Kompas, April 2010

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
user-comment-photo-profile
Santy Benita
baru saja
Setuju, kinerja DJP tdk sepenuhnya diukur dari penerimaan... * Penerimaan tinggi tidak selalu berarti kinerja bagus. Krn juga tergantung kondisi transaksi, pergerakan ekonomi, kepatuhan WP. * Sebaliknya penerimaan rendah tidak berarti kinerja kurang bagus, bisa karena transaksi minim akibat dari ekonomi global, transaksi jual beli kurang, ekonomi stagnan, WP kurang patuh Krn byk kurang paham utk cara byr pajaknya, ribet sistem perhitungan dll walaupun mau patuh.🫢
user-comment-photo-profile
ignatius tri Agung
baru saja
Setuju banget ini, apalagi di Kanwil khusus dan Kanwil WP Besar yg jumlah WP nya terbatas dan tidak bertambah. Ukurannya harusnya bukan penerimaan.