Review
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Komunitas
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:34 WIB
AGENDA PAJAK
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:10 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 10:31 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kolaborasi
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Reportase

Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2021 Belum Diumumkan, Ini Kata BKF

A+
A-
4
A+
A-
4
Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2021 Belum Diumumkan, Ini Kata BKF

Kepala Sub Bidang Cukai BKF Sarno. 

JAKARTA, DDTCNews – Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan mengungkapkan alasan pemerintah belum mengumumkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk 2021. Pasalnya, pengumuman kenaikan tarif biasanya dilakukan pada September atau awal Oktober.

Kepala Sub Bidang Cukai BKF Sarno mengungkapkan pembahasan mengenai kenaikan tarif cukai rokok masih alot di internal Kemenkeu. Menurutnya, Kemenkeu masih menghitung besaran kenaikan tarif CHT yang tepat dan adil bagi semua stakeholders.

"Tiap tahun ada tarik-menarik yang sangat kuat, terutama dari kesehatan dan industri. Kami di Kementerian Keuangan yang menjadi sentra dan diharapkan bisa menengahi ini. Memang kami posisinya, terus terang, agak serba salah," katanya dalam webinar bersama AJI Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Baca Juga: Wah, Realisasi Setoran Bea dan Cukai di Aceh Capai 169% dari Target

Sarno mengatakan pembahasan mengenai kenaikan tarif CHT setiap tahun biasanya rampung pada September dan pengumumannya dilakukan pada bulan berikutnya. Khusus tahun ini, dia menyebut pembahasan itu belum rampung karena prosesnya lebih dinamis.

Sarno menjelaskan penghitungan kenaikan tarif CHT perlu memperhitungkan berbagai aspek, mulai dari kesehatan, industri, perdagangan, pertanian, hingga tenaga kerja. Semua kementerian yang menjadi pembina masing-masing sektor akan memiliki pertimbangan tersendiri sehingga Kemenkeu harus mengambil titik tengah.

Sebagai salah satu instrumen fiskal, Sarno menyebut tujuan utama kenaikan tarif CHT bukan untuk penerimaan negara, melainkan menurunkan prevalensi merokok, khususnya pada anak dan remaja. Meski demikian, kontribusi cukai terhadap penerimaan negara terus meningkat setiap tahunnya.

Baca Juga: Bantu Petani dan Buruh, PMK Dana Bagi Hasil Cukai Rokok Bakal Direvisi

Adapun prevalensi merokok anak dan remaja juga menunjukkan tren peningkatan dari 7,2% pada 2007 menjadi 9,1% pd 2018. "Kami di Kementerian Keuangan sedang berusaha menurunkan prevalensi merokok anak dan remaja dengan menggunakan instrumen cukai," ujarnya.

Sarno menambahkan setelah Kemenkeu merampungkan hitungannya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan membicarakan usulan angka kenaikan tarif CHT tersebut dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Terakhir, angka kenaikan tarif CHT akan dibawa ke rapat terbatas untuk memperoleh persetujuan Presiden.

"Kalau ditanya tahun depan kira-kira kenaikannya berapa, belum bisa kami sampaikan berapa kenaikannya. Tapi kalau kami, purpose-nya ada kenaikan tarif," imbuh Sarno. (kaw)

Baca Juga: Ketentuan Dinilai Restriktif, DBH Cukai Sukar Direalisasikan

Topik : cukai, cukai hasil tembakau, cukai rokok, DJBC, BKF, Kemenkeu
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Geovanny Vanesa Paath

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 19:19 WIB
Kebijakan kenaikan tarif CHT ini memang sangat diperlukan untuk mengurangi eksternalitas negatif yang ditimbulkan dari konsumsi rokok.
1
artikel terkait
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:09 WIB
PMK 148/2020
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:44 WIB
PMK 141/2020
Selasa, 13 Oktober 2020 | 10:58 WIB
PMK 149/2020
Selasa, 13 Oktober 2020 | 10:21 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
berita pilihan
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:00 WIB
LITERASI PAJAK
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:54 WIB
KOTA BANDUNG
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:34 WIB
AGENDA PAJAK
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 16:06 WIB
PP 58/2020
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:45 WIB
KOTA PEKANBARU
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:38 WIB
PENANAMAN MODAL
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:15 WIB
KINERJA INVESTASI
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:10 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:09 WIB
KOTA BLITAR