Review
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Jum'at, 29 Mei 2020 | 05:58 WIB
Seri Tax Control Framework (11)
Kamis, 28 Mei 2020 | 05:22 WIB
Seri Tax Control Framework (10)
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Fokus
Literasi
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:56 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:43 WIB
TIPS E-FAKTUR
Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Kejar Target, PBB Ditagih Door to Door

A+
A-
0
A+
A-
0
Kejar Target,  PBB Ditagih Door to Door

MALANG, DDTCNews – Mulai hari ini hingga beberapa waktu ke depan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Malang akan menerjukan 5 tim khusus penagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) perdesaan dan perkotaan di seluruh wilayah kota.

Kepala Dispenda Ade Herawanto mengatakan, kelima tim itu akan langsung door to door menagih tunggakan PBB kepada warga. Hal itu sangat memudahkan karena masyarakat tidak perlu jauh-jauh membayar pajak di loket pembayaran pajak sekaligus bisa menghemat waktu mereka.

“Selain menagih tunggakan dan menerima pajak berjalan, tim khusus ini juga ditugaskan untuk memberi tahu wajib pajak kalau batas akhir pembayaran PBB jatuh pada tanggal 31 Juli mendatang,” kata Ade Herawanto.

Aksi jemput bola yang dilakukan oleh tim khusus Dispenda Kota Malang untuk memberikan pelayanan perpajakan memang bukan hanya sekadar isapan jempol belaka. Pasalnya tim khusus ini juga ditugaskan mengecek penerimaan SPPT dengan mendatangi langsung ke rumah wajib pajak.

Ade menambahkan, dengan adanya aksi jemput bola ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak dan meningkatkan efektifitas penerimaan pajak daerah tahun ini.

“Kami yakin cara ini efektif karena bisa menemui langsung para wajib pajak. Dengan begitu kami menjadi tahu permasalahan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan,” tukasnya, dikutip dari malangvoice.com.

Selain itu, Dispenda juga bergerak untuk menyasar restoran, mall dan wajib pajak lainnya untuk melakukan pemasangan alat e-tax atau pajak online.

“terobosan Dispenda melalui e-tax ini cukup berhasil meningkatkan PAD Kota Malang karena bisa memantau pembayar pajak setiap waktu,” pungkas Ade. (Amu)

Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:49 WIB
EKONOMI DIGITAL
Jum'at, 29 Mei 2020 | 13:30 WIB
PROFIL PAJAK KABUPATEN BANYUWANGI
Jum'at, 29 Mei 2020 | 12:55 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 29 Mei 2020 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
berita pilihan
Minggu, 31 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 31 Mei 2020 | 09:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Minggu, 31 Mei 2020 | 08:00 WIB
AUDIT BPK
Minggu, 31 Mei 2020 | 07:00 WIB
RESTITUSI PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 14:47 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 30 Mei 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:00 WIB
PMK 56/2020
Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Sabtu, 30 Mei 2020 | 07:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN