Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Ini Ketentuan Bukti Pembayaran Pulsa Dipersamakan dengan Faktur Pajak

A+
A-
2
A+
A-
2
Ini Ketentuan Bukti Pembayaran Pulsa Dipersamakan dengan Faktur Pajak

Ilustrasi. Kantor Pusat DJP.

JAKARTA, DDTCNews – Bukti penerimaan pembayaran (setruk) yang dibuat penyelenggara distribusi pulsa, kartu perdana, token, dan/atau voucer menjadi salah satu dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan faktur pajak.

Ketentuan yang sudah termuat dalam Pasal 15 ayat (3) PMK 6/2021 tersebut kembali ditegaskan Ditjen Pajak (DJP) melalui PER-16/PJ/2021. Beleid tersebut ditetapkan pada 27 Juli 2021. Beleid yang mencabut PER-13/PJ/2019 tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2021.

“Dokumen tertentu yang kedudukannya dipersamakan dengan faktur pajak adalah … bukti penerimaan pembayaran (setruk) yang dibuat oleh penyelenggara distribusi atas penjualan pulsa dan/atau penerimaan komisi/fee terkait dengan distribusi token dan/atau voucher,” bunyi Pasal 2 huruf c PER-16/PJ/2021, dikutip pada Sabtu (14/8/2021).

Baca Juga: Pilar 1 Tercapai, 5 Negara Masih Boleh Kenakan Pajak Digital Sendiri

Sesuai dengan Pasal 5 ayat (2), dokumen tersebut paling sedikit memuat pertama, nama, alamat, dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang melakukan ekspor/penyerahan atau nama dan NPWP penjual. Kedua, jenis barang kena pajak (BKP) dan/atau jasa kena pajak (JKP).

Ketiga, dasar pengenaan pajak. Keempat, jumlah pajak pertambahan nilai (PPN) yang dipungut. Pengisian dengan benar, lengkap, dan jelas sesuai ketentuan tersebut menjadi syarat dokumen telah memenuhi persyaratan formal.

Sesuai dengan Pasal 6 ayat (4), dokumen memenuhi persyaratan material apabila berisi keterangan yang sebenarnya atau sesungguhnya. Keterangan yang dimaksud antara lain mengenai penyerahan/ekspor BKP dan/atau JKP.

Baca Juga: Kegiatan Ekonomi Membaik, Setoran 'Pajak Dosa' Meningkat 19%

PPN yang tercantum dalam dokumen, sesuai dengan Pasal 7 ayat (1), merupakan pajak masukan yang dapat dikreditkan sepanjang dokumen tertentu tersebut memenuhi persyaratan formal serta mencantumkan nama dan NPWP atau NIK pihak yang menerima penyerahan BKP dan/atau JKP.

“Pengusaha kena pajak yang membuat dokumen tertentu … yang tidak memenuhi persyaratan formal …, dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan yang mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan,” bunyi penggalan Pasal 8 PER-16/PJ/2021. (kaw)

Baca Juga: Soal UU HPP, Dirjen Pajak: Pemerintah Lakukan Persiapan
Topik : PER-16/PJ/2021, PER-13/2019, PMK 6/2021, pulsa, kartu perdana, faktur pajak, pajak, Ditjen Pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:00 WIB
MALAYSIA

Asosiasi Hotel Minta Pembebasan Pajak Diperpanjang Hingga Akhir 2022

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP

Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:00 WIB
SELANDIA BARU

Otoritas Pajak Segera Kirim Surat kepada 400 Orang Terkaya

berita pilihan

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:00 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Pilar 1 Tercapai, 5 Negara Masih Boleh Kenakan Pajak Digital Sendiri

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:47 WIB
APBN KITA

Soal Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022, Begini Penjelasan Pemerintah

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:30 WIB
FILIPINA

Kegiatan Ekonomi Membaik, Setoran 'Pajak Dosa' Meningkat 19%

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:22 WIB
UU HPP

Soal UU HPP, Dirjen Pajak: Pemerintah Lakukan Persiapan

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:17 WIB
APBN KITA

Penerimaan PPh OP Masih Minus 0,3%, Begini Penjelasan Dirjen Pajak

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KABUPATEN MOJOKERTO

Jadi Temuan BPK, Penagihan Tunggakan Pajak Digencarkan

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:57 WIB
APBN KITA

Tren Penerimaan Membaik, Dirjen Pajak Targetkan Tak Ada Shortfall 

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:35 WIB
APBN KITA

Per September 2021, Setoran Pajak Seluruh Sektor Usaha Terus Membaik

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:30 WIB
IRLANDIA

Irlandia Sepakati Konsensus Global, Akankah Google Cs Betah?

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:19 WIB
APBN KITA

Penerimaan PPh Badan Tumbuh 7%, Pemulihan Dunia Usaha Berlanjut