Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Inflasi Diprediksi Masih Terkendali

A+
A-
0
A+
A-
0
Inflasi Diprediksi Masih Terkendali
Harga barang dan jasa pada September 2016 diprediksi naik 0,17% (Foto: DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews – Inflasi September yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (3/10) diperkirakan masih akan terkendali, setelah pada Agustus lalu tercatat deflasi sebesar 0,02% (month to month).

Kepala Riset Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya dengan tidak adanya kejadian besar berskala nasional yang memengaruhi stabilitas makro, tidak ada kejutan dalam inflasi kali ini. “Inflasi September masih terkendali,,” ujarnya dalam riset yang diterima DDTCNews, Minggu (2/10).

Berdasarkan data BPS, indeks harga konsumen bulanan pada Agustus tercatat mengalami deflasi sebesar 0,02%, setelah pada bulan sebelumnya terjadi inflasi 0,69%. Adapun secara tahunan laju inflasi tercatat 2,79% turun dari sebelumnya 3,21%.

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir

Bank Indonesia (BI) sebelumnya meramalkan harga-harga barang dan jasa akan meningkat pada September ini sebesar 0,17%. Perkiraan laju inflasi tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat pergerakan harga September tahun lalu yang deflasi 0,05%.

"Survey BI di minggu pertama itu sudah memperlihatkan ada inflasi sebesar 0,17% untuk bulan September ini," tutur Gubernur BI, Agus DW Martowardojo, Jumat (9/9).

Sumber inflasi, lanjut Agus, masih berasal dari pergerakan naik harga komoditas klasik seperti bawang merah dan cabai merah. Sementara, faktor penekan level harga berasal dari daging ayam dan telur ayam. "Harga daging ayam dan telur ayam itu mengalami deflasi," kata Agus.

Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Ancaman Penerimaan Pajak, Begini Catatan Kemenkeu

Agus mengaku senang dengan hasil survei BI karena dalam beberapa bulan terakhir cukup akurat dalam memprediksi inflasi. Tahun ini BI menargetkan inflasi di level 4 plus minus 1%. (Bsi)

Topik : inflasi, september, kebijakan moneter, Bank Indonesia

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 21 April 2022 | 17:00 WIB
AFRIKA SELATAN

Harga Pangan Menanjak, Negara Ini Dituntut Hapus Bea Masuk & PPN Ayam

Kamis, 21 April 2022 | 10:30 WIB
PEREKONOMIAN DUNIA

IMF Pangkas Pertumbuhan Ekonomi, Sri Mulyani Singgung Imbas ke Subsidi

Selasa, 19 April 2022 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN MONETER

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di Angka 3,5 Persen, Ini Alasannya

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir