Review
Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB
LAPORAN DDTC DARI VIENNA
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Fokus
Data & Alat
Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 20 OKTOBER - 26 OKTOBER 2021
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Harga Komoditas Moncer, DJP Awasi Pajak Sektor Tambang dan Perkebunan

A+
A-
1
A+
A-
1
Harga Komoditas Moncer, DJP Awasi Pajak Sektor Tambang dan Perkebunan

Dirjen Pajak Suryo Utomo.

JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Pajak (DJP) akan terus melakukan pengawasan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam pembayaran masa, khususnya sektor perkebunan dan pertambangan yang tengah menikmati kenaikan harga komoditas.

"Kami terus melakukan pengawasan pembayaran masa, kalau memang bertumbuh seharusnya mereka membayar lebih kepada negara," kata Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam Konferensi Pers APBN Kita September 2021, Kamis (23/9/2021).

Selain melakukan pengawasan terhadap pembayaran masa, sambungnya, DJP juga akan melakukan pengujian atas kepatuhan materiel wajib pajak secara umum berdasarkan pada data dan informasi yang dimiliki oleh otoritas pajak.

Baca Juga: Pilar 1 Tercapai, 5 Negara Masih Boleh Kenakan Pajak Digital Sendiri

Dia menjelaskan data dan informasi tersebut akan digunakan untuk menguji kepatuhan materiel wajib pajak atas pelaksanaan kewajiban pajak oleh wajib pajak sebelum tahun pajak 2021.

"Kami juga akan melakukan perluasan basis. Mudah-mudahan setelah Covid-19 mereda, kami bisa penetrasi ke wilayah untuk melihat situasi kondisi ekonomi di masing-masing wilayah yang ada," ujarnya.

Sekadar informasi, setoran pajak dari sektor pertambangan hingga Agustus 2021 tumbuh 8,8% dari periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Juli 2021. Kala itu, setoran pajak dari sektor pertambangan tumbuh hingga 121,2%.

Baca Juga: Soal Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022, Begini Penjelasan Pemerintah

Meningkatnya kinerja sektor penghasil komoditas tersebut juga tercermin dari realisasi bea keluar yang tumbuh signifikan. Bea keluar per Agustus 2021 tumbuh hingga 1.056,72% berkat kenaikan harga komoditas dan volume ekspor. (rig)

Topik : dirjen pajak suryo utomo, pajak, pengawasan pajak, pembayaran masa, pertambangan, nasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:00 WIB
MALAYSIA

Asosiasi Hotel Minta Pembebasan Pajak Diperpanjang Hingga Akhir 2022

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Perluasan Ultimum Remedium Hingga Tahap Persidangan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:30 WIB
UU HPP

Menkeu Bisa Tunjuk Pihak Lain Jadi Pemotong/Pemungut Pajak

berita pilihan

Senin, 25 Oktober 2021 | 14:00 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Pilar 1 Tercapai, 5 Negara Masih Boleh Kenakan Pajak Digital Sendiri

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:47 WIB
APBN KITA

Soal Kenaikan Tarif Cukai Rokok 2022, Begini Penjelasan Pemerintah

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:30 WIB
FILIPINA

Kegiatan Ekonomi Membaik, Setoran 'Pajak Dosa' Meningkat 19%

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:22 WIB
UU HPP

Soal UU HPP, Dirjen Pajak: Pemerintah Lakukan Persiapan

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:17 WIB
APBN KITA

Penerimaan PPh OP Masih Minus 0,3%, Begini Penjelasan Dirjen Pajak

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:00 WIB
KABUPATEN MOJOKERTO

Jadi Temuan BPK, Penagihan Tunggakan Pajak Digencarkan

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:57 WIB
APBN KITA

Tren Penerimaan Membaik, Dirjen Pajak Targetkan Tak Ada Shortfall 

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:35 WIB
APBN KITA

Per September 2021, Setoran Pajak Seluruh Sektor Usaha Terus Membaik

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:30 WIB
IRLANDIA

Irlandia Sepakati Konsensus Global, Akankah Google Cs Betah?

Senin, 25 Oktober 2021 | 12:19 WIB
APBN KITA

Penerimaan PPh Badan Tumbuh 7%, Pemulihan Dunia Usaha Berlanjut