Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Emma Watson Terseret Skandal Panama Papers

0
0

LONDON, DDTCNews – Baru-baru ini nama aktris cantik Emma Watson disebut-sebut dalam bocoran data Panama Papers. Dirinya dinyatakan mendirikan perusahaan offshore yang digunakan untuk membeli rumah seharga £2,8 juta atau senilai Rp53 miliar di London.

Juru bicara Emma mengatakan, seperti kebanyakan public figure lainnya, tujuan kepemilikan perusahaan offshore yang dilakukan Emma murni hanya untuk melindungi privacy dan keamanan dirinya.

“Emma tidak menerima fasilitas bebas pajak atau fasilitas keuangan lainnya dari perusahaan offshore yang dia miliki, hanya privacy,” tukasnya.

Baca Juga: Duh, Tax Gap dari Pebisnis Kecil Capai Rp106 Triliun

Juru bicara Emma menambahkan lepemilikan properti hasil dari perusahaan offshore bukanlah perbuatan yang ilegal. Namun, kegiatan tersebut memang bisa digunakan untuk menyembunyikan uang dan aset dari pihak berwenang, yang ditakutkan akan berujung pada penghindaran pajak.

Salah satu pemeran dalam film Harry Potter itu mengatakan daftar nama yang tercatat dalam bocoran data Panama Papers tidak berarti mereka bisa dituduh melakukan kesalahan. “Ini bukanlah hal yang besar, sudah sewajarnya seseorang memiliki perusahaan offshore. Itu bukan hal ilegal atau tidak etis. Ini masalah privacy, jadi wajar saja,” pungkas Emma.

Dokumen yang berasal dari firma hukum Mossack Fonseca itu menyebut Emma Charlotte Duerre Watson sebagai penerima manfaat di sebuah perusahaan offshore yang berbasis di British Virgin Islands.

Baca Juga: KAPj IAI Gelar Konferensi Pajak Internasional 2019, Berminat?

Juru bicara Emma juga menambahkan, memang perusahaan Inggris diwajibkan untuk memublikasikan rincian pemegang saham mereka secara terbuka. Namun, hal tersebut tidak menjamin adanya anonimitas guna melindungi keselamatan pribadi Emma.

Emma Watson, seperti dilansir news.com.au, adalah nama terbaru yang muncul dari sekian daftar selebritis, politikus dan pebisnis terkenal dalam Panama Papers, suatu dokumen keuangan rahasia yang telah mengakibatkan Perdana Menteri Islandia mundur dari jabatannya.

Nama besar lainnya dalam dokumen tersebut meliputi Raja Arab Saudi, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Presiden Syria Bashar al-Assad, ayah baptis dari putri Presiden Rusia Vladimir Putin, bintang sepak bola Lionel Messi, aktor Jackie Chan, dan ayah Perdana Menteri Inggris David Cameron. (Amu)

Baca Juga: Rencana Perubahan Pajak Tanah Ditolak Pebisnis

“Emma tidak menerima fasilitas bebas pajak atau fasilitas keuangan lainnya dari perusahaan offshore yang dia miliki, hanya privacy,” tukasnya.

Baca Juga: Duh, Tax Gap dari Pebisnis Kecil Capai Rp106 Triliun

Juru bicara Emma menambahkan lepemilikan properti hasil dari perusahaan offshore bukanlah perbuatan yang ilegal. Namun, kegiatan tersebut memang bisa digunakan untuk menyembunyikan uang dan aset dari pihak berwenang, yang ditakutkan akan berujung pada penghindaran pajak.

Salah satu pemeran dalam film Harry Potter itu mengatakan daftar nama yang tercatat dalam bocoran data Panama Papers tidak berarti mereka bisa dituduh melakukan kesalahan. “Ini bukanlah hal yang besar, sudah sewajarnya seseorang memiliki perusahaan offshore. Itu bukan hal ilegal atau tidak etis. Ini masalah privacy, jadi wajar saja,” pungkas Emma.

Dokumen yang berasal dari firma hukum Mossack Fonseca itu menyebut Emma Charlotte Duerre Watson sebagai penerima manfaat di sebuah perusahaan offshore yang berbasis di British Virgin Islands.

Baca Juga: KAPj IAI Gelar Konferensi Pajak Internasional 2019, Berminat?

Juru bicara Emma juga menambahkan, memang perusahaan Inggris diwajibkan untuk memublikasikan rincian pemegang saham mereka secara terbuka. Namun, hal tersebut tidak menjamin adanya anonimitas guna melindungi keselamatan pribadi Emma.

Emma Watson, seperti dilansir news.com.au, adalah nama terbaru yang muncul dari sekian daftar selebritis, politikus dan pebisnis terkenal dalam Panama Papers, suatu dokumen keuangan rahasia yang telah mengakibatkan Perdana Menteri Islandia mundur dari jabatannya.

Nama besar lainnya dalam dokumen tersebut meliputi Raja Arab Saudi, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Presiden Syria Bashar al-Assad, ayah baptis dari putri Presiden Rusia Vladimir Putin, bintang sepak bola Lionel Messi, aktor Jackie Chan, dan ayah Perdana Menteri Inggris David Cameron. (Amu)

Baca Juga: Rencana Perubahan Pajak Tanah Ditolak Pebisnis
Topik : berita pajak internasional, pajak internasional, australia, panama papers, emma watson, harry potter
Komentar
Dapatkan hadiah berupa merchandise DDTCNews masing-masing senilai Rp250.000 yang diberikan kepada dua orang pemenang. Redaksi akan memilih pemenang setiap dua minggu sekali, dengan berkomentar di artikel ini! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 08 September 2016 | 17:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Rabu, 29 Maret 2017 | 15:50 WIB
MALAYSIA
Jum'at, 24 Maret 2017 | 10:56 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 14 Februari 2017 | 11:55 WIB
THAILAND
Kamis, 06 Juli 2017 | 08:11 WIB
ETHIOPIA
Kamis, 18 Mei 2017 | 17:02 WIB
SPANYOL
Jum'at, 05 Agustus 2016 | 07:32 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 22 Maret 2017 | 15:36 WIB
INDIA
Kamis, 03 November 2016 | 07:07 WIB
KENYA
Rabu, 28 September 2016 | 17:07 WIB
PAKISTAN
Rabu, 24 Agustus 2016 | 14:11 WIB
FILIPINA