Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Emma Watson Terseret Skandal Panama Papers

0
0

LONDON, DDTCNews – Baru-baru ini nama aktris cantik Emma Watson disebut-sebut dalam bocoran data Panama Papers. Dirinya dinyatakan mendirikan perusahaan offshore yang digunakan untuk membeli rumah seharga £2,8 juta atau senilai Rp53 miliar di London.

Juru bicara Emma mengatakan, seperti kebanyakan public figure lainnya, tujuan kepemilikan perusahaan offshore yang dilakukan Emma murni hanya untuk melindungi privacy dan keamanan dirinya.

“Emma tidak menerima fasilitas bebas pajak atau fasilitas keuangan lainnya dari perusahaan offshore yang dia miliki, hanya privacy,” tukasnya.

Baca Juga: Australia & Israel Akhirnya Teken Perjanjian Pajak

Juru bicara Emma menambahkan lepemilikan properti hasil dari perusahaan offshore bukanlah perbuatan yang ilegal. Namun, kegiatan tersebut memang bisa digunakan untuk menyembunyikan uang dan aset dari pihak berwenang, yang ditakutkan akan berujung pada penghindaran pajak.

Salah satu pemeran dalam film Harry Potter itu mengatakan daftar nama yang tercatat dalam bocoran data Panama Papers tidak berarti mereka bisa dituduh melakukan kesalahan. “Ini bukanlah hal yang besar, sudah sewajarnya seseorang memiliki perusahaan offshore. Itu bukan hal ilegal atau tidak etis. Ini masalah privacy, jadi wajar saja,” pungkas Emma.

Dokumen yang berasal dari firma hukum Mossack Fonseca itu menyebut Emma Charlotte Duerre Watson sebagai penerima manfaat di sebuah perusahaan offshore yang berbasis di British Virgin Islands.

Baca Juga: Meghan Markle dan Anaknya Hadapi Dilema Pajak AS

Juru bicara Emma juga menambahkan, memang perusahaan Inggris diwajibkan untuk memublikasikan rincian pemegang saham mereka secara terbuka. Namun, hal tersebut tidak menjamin adanya anonimitas guna melindungi keselamatan pribadi Emma.

Emma Watson, seperti dilansir news.com.au, adalah nama terbaru yang muncul dari sekian daftar selebritis, politikus dan pebisnis terkenal dalam Panama Papers, suatu dokumen keuangan rahasia yang  telah mengakibatkan Perdana Menteri Islandia mundur dari jabatannya.

Nama besar lainnya dalam dokumen tersebut meliputi Raja Arab Saudi, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Presiden Syria Bashar al-Assad, ayah baptis dari putri Presiden Rusia Vladimir Putin, bintang sepak bola Lionel Messi, aktor Jackie Chan, dan ayah Perdana Menteri Inggris David Cameron. (Amu)

Baca Juga: Bidik 44 Perusahaan Multinasional, UU Antipenghindaran Pajak Disiapkan

“Emma tidak menerima fasilitas bebas pajak atau fasilitas keuangan lainnya dari perusahaan offshore yang dia miliki, hanya privacy,” tukasnya.

Baca Juga: Australia & Israel Akhirnya Teken Perjanjian Pajak

Juru bicara Emma menambahkan lepemilikan properti hasil dari perusahaan offshore bukanlah perbuatan yang ilegal. Namun, kegiatan tersebut memang bisa digunakan untuk menyembunyikan uang dan aset dari pihak berwenang, yang ditakutkan akan berujung pada penghindaran pajak.

Salah satu pemeran dalam film Harry Potter itu mengatakan daftar nama yang tercatat dalam bocoran data Panama Papers tidak berarti mereka bisa dituduh melakukan kesalahan. “Ini bukanlah hal yang besar, sudah sewajarnya seseorang memiliki perusahaan offshore. Itu bukan hal ilegal atau tidak etis. Ini masalah privacy, jadi wajar saja,” pungkas Emma.

Dokumen yang berasal dari firma hukum Mossack Fonseca itu menyebut Emma Charlotte Duerre Watson sebagai penerima manfaat di sebuah perusahaan offshore yang berbasis di British Virgin Islands.

Baca Juga: Meghan Markle dan Anaknya Hadapi Dilema Pajak AS

Juru bicara Emma juga menambahkan, memang perusahaan Inggris diwajibkan untuk memublikasikan rincian pemegang saham mereka secara terbuka. Namun, hal tersebut tidak menjamin adanya anonimitas guna melindungi keselamatan pribadi Emma.

Emma Watson, seperti dilansir news.com.au, adalah nama terbaru yang muncul dari sekian daftar selebritis, politikus dan pebisnis terkenal dalam Panama Papers, suatu dokumen keuangan rahasia yang  telah mengakibatkan Perdana Menteri Islandia mundur dari jabatannya.

Nama besar lainnya dalam dokumen tersebut meliputi Raja Arab Saudi, Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif, Presiden Syria Bashar al-Assad, ayah baptis dari putri Presiden Rusia Vladimir Putin, bintang sepak bola Lionel Messi, aktor Jackie Chan, dan ayah Perdana Menteri Inggris David Cameron. (Amu)

Baca Juga: Bidik 44 Perusahaan Multinasional, UU Antipenghindaran Pajak Disiapkan
Topik : berita pajak internasional, pajak internasional, australia, panama papers, emma watson, harry potter
artikel terkait
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Senin, 30 Mei 2016 | 11:39 WIB
ZAMBIA
berita pilihan
Kamis, 18 April 2019 | 17:46 WIB
UNI EROPA
Kamis, 18 April 2019 | 17:11 WIB
TRANSFER PRICING
Kamis, 18 April 2019 | 16:49 WIB
SELANDIA BARU
Kamis, 18 April 2019 | 16:06 WIB
SPANYOL
Kamis, 18 April 2019 | 14:12 WIB
AUSTRALIA
Kamis, 18 April 2019 | 11:56 WIB
ITALIA
Kamis, 18 April 2019 | 11:44 WIB
JERMAN
Kamis, 18 April 2019 | 11:07 WIB
RISET PAJAK
Selasa, 16 April 2019 | 15:31 WIB
PERPAJAKAN GLOBAL
Selasa, 16 April 2019 | 15:01 WIB
SELANDIA BARU