Review
Rabu, 27 Mei 2020 | 06:06 WIB
Seri Tax Control Framework (9)
Selasa, 26 Mei 2020 | 14:16 WIB
Seri Tax Control Framework (8)
Selasa, 26 Mei 2020 | 10:01 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 25 Mei 2020 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Minggu, 24 Mei 2020 | 12:00 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Jum'at, 22 Mei 2020 | 10:08 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Rabu, 20 Mei 2020 | 09:59 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Reportase

Efek Corona, Penerimaan Pajak yang Hilang Tembus Rp1.311 Triliun

A+
A-
0
A+
A-
0
Efek Corona, Penerimaan Pajak yang Hilang Tembus Rp1.311 Triliun

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz.

BERLIN, DDTCNews—Pemerintah Jerman memperkirakan pendapatan pajak yang hilang tahun ini mencapai €81,5 miliar atau setara dengan Rp1.311 triliun akibat pandemi virus Corona yang berdampak terhadap perekonomian.

Penurunan penerimaan pajak tersebut menjadi yang pertama kali bagi Jerman sejak krisis keuangan satu dekade lalu. Tahun ini, penerimaan pajak diperkirakan sebesar €717,8 miliar, turun 10% dari realisasi sebesar €799,3 miliar pada 2019.

“Kami memperkirakan penerimaan pajak Jerman akan pulih ke angka €792,5 miliar pada 2021, menjadi €816 miliar pada 2022," kata Menteri Keuangan Olaf Scholz dikutip Jumat (15/5/2020).

Baca Juga: Kinerja Penerimaan Perpajakan Fluktuatif, Ini Penjelasan Pemerintah

Anjloknya penerimaan pajak juga membuat pemerintah terpaksa meminjam €156 miliar guna menutupi shortfall penerimaan pajak tersebut, sekaligus untuk membiayai berbagai paket penyelamatan ekonomi.

Untuk diketahui, Pemerintah Jerman merilis paket bantuan senilai lebih dari €1 triliun di antaranya berupa uang tunai sebagai modal pelaku usaha kecil maupun pengusaha individu yang terdampak pandemi.

Pemerintah bahkan akan menambah paket stimulus tersebut pada awal Juni 2020. Menurut Olaf, stimulus tambahan pada Juni 2020 cukup tepat lantaran kebijakan karantina wilayah atau lockdown akan selesai pada akhir Mei 2020.

Baca Juga: Hadapi Musim Badai, Masyarakat Bebas Pungutan Pajak

Scholz berharap stimulus tambahan tersebut dapat memulihkan kinerja ekonomi melalui modernisasi ekonomi dan infrastruktur digital Jerman, sekaligus memerangi perubahan iklim ke depannya.

Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel menegaskan tidak akan menaikkan tarif pajak apapun di tengah pandemi ini. “Pada hari ini, tidak akan ada kenaikan pungutan atau pajak untuk mengatasi biaya krisis,” ujarnya dilansir dari Startribune. (rig)

Baca Juga: Hanya Andalkan Sistem Online, Potensi Pajak Hilang Rp1 Miliar/Hari
Topik : penerimaan pajak, penerimaan pajak yang hilang, jerman, uni eropa, internasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 20 Mei 2020 | 18:46 WIB
KINERJA FISKAL
Rabu, 20 Mei 2020 | 18:19 WIB
KINERJA FISKAL
berita pilihan
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:51 WIB
JAWA BARAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:48 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:43 WIB
BANTUAN SOSIAL
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:37 WIB
TIPS E-BILLING
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:19 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 27 Mei 2020 | 16:06 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:20 WIB
PROVINSI KEPULAUAN RIAU
Rabu, 27 Mei 2020 | 15:03 WIB
STATISTIK IKLIM PAJAK
Rabu, 27 Mei 2020 | 14:29 WIB
KEM-PPKF 2021