Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 28 JULI 2021 - 3 AGUSTUS 2021
Rabu, 21 Juli 2021 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 21 JULI 2021-27 JULI 2021
Kamis, 15 Juli 2021 | 18:15 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 14 Juli 2021 | 13:30 WIB
KURS PAJAK 14 JULI 2021-20 JULI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Dorong Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, Diskon Pajak Disiapkan

A+
A-
0
A+
A-
0
Dorong Penggunaan Energi Ramah Lingkungan, Diskon Pajak Disiapkan

Ilustrasi.

SKOPJE, DDTCNews – Pemerintah Makedonia Utara meluncurkan kebijakan pajak baru untuk konsumsi bahan bakar kendaraan serta memberikan diskon PPN untuk listrik yang bersumber dari energi baru dan terbarukan.

Perdana Menteri (PM) Zoran Zaev mengatakan pemerintah akan memungut pajak lingkungan senilai €5,7 sen per liter BBM atau Rp9.800,00. Pemerintah belum menentukan tanggal implementasi pajak lingkungan tersebut, tetapi jenis pungutan akan diperluas dalam komoditas lain.

"Pajak ekologis harus diterapkan pada tahun-tahun mendatang untuk batu bara dan listrik yang dihasilkan dari batu bara," katanya, dikutip pada Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: Pemerintah Targetkan Insentif Pajak Mobil Listrik Dirilis Tahun Ini

Pada saat bersamaan, lanjut Zaev, pemerintah juga menyiapkan fasilitas PPN untuk konsumsi listrik yang berasal dari sumber energi terbarukan. Menurutnya, otoritas mendapatkan tantangan besar untuk memperluas jangkauan penggunaan listrik dari sumber yang ramah lingkungan.

Dia menjelaskan biaya investasi pada pembangkit listrik dari dari energi terbarukan sangat besar dan memengaruhi nilai jual listrik ke masyarakat yang lebih mahal daripada sumber energi fosil seperti batu bara. Untuk itu, pemerintah melakukan kebijakan intervensi.

Pertama, pemerintah akan memastikan tarif listrik dari sumber energi terbarukan tidak akan naik pada tahun ini. Kedua, pemerintah akan memangkas tarif PPN listrik dari sumber yang ramah lingkungan dari 18% menjadi 5%.

Baca Juga: 4 Jenis Insentif Pajak Penghasilan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

"PPN untuk listrik akan diturunkan menjadi 5% dari sebelumnya sebesar 18%. Insentif tersebut berlaku selama satu tahun," tutur Zaev.

Zaev menuturkan proyeksi tambahan penerimaan dari pungutan pajak lingkungan untuk konsumsi BBM mencapai €27,3 juta selama satu semester. Hasil pungutan tersebut akan didedikasikan pada investasi pembangkit listrik energi terbarukan.

"Dana tersebut [pajak lingkungan BBM] dimaksudkan untuk investasi pada energi terbarukan dan juga untuk mengimbangi kenaikan harga listrik dari kebijakan liberalisasi pasar penyedia listrik," ujarnya seperti dilansir balkangreenenergynews.com. (rig)

Baca Juga: Ini Ketentuan Surat Keterangan Bebas dalam Pengecualian Pungutan PPnBM

Topik : makedonia utara, fasilitas pajak, PPN, insentif pajak, energi ramah lingkungan, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Henry Dharmawan

Kamis, 24 Juni 2021 | 10:55 WIB
Terima kasih DDTC selalu memberikan informasi kebijakan perpajakan lain yang menarik. Sangat diharapkan kebijakan ini bisa diterapkan di negara kita untuk mendorong berkembangnya sumber energi yang terbarukan dan ramah lingkungan.

Henry Dharmawan

Kamis, 24 Juni 2021 | 10:55 WIB
Terima kasih DDTC selalu memberikan informasi kebijakan perpajakan lain yang menarik. Sangat diharapkan kebijakan ini bisa diterapkan di negara kita untuk mendorong berkembangnya sumber energi yang terbarukan dan ramah lingkungan.
1

ARTIKEL TERKAIT

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Soal Insentif PPN Rumah, Sri Mulyani Diminta Segera Terbitkan PMK Baru

Kamis, 29 Juli 2021 | 14:30 WIB
AFGANISTAN

Gara-Gara Kelompok Bersenjata, Beban Pajak Pengusaha Membengkak

Kamis, 29 Juli 2021 | 12:15 WIB
FILIPINA

Hadiah Pemenang Olimpiade Diusulkan Bebas Pajak

berita pilihan

Minggu, 01 Agustus 2021 | 15:00 WIB
PONTIANAK

Dorong Pengusaha Patuh Prokes, Wali Kota Janjikan Keringanan Pajak

Minggu, 01 Agustus 2021 | 14:00 WIB
KABUPATEN SIDOARJO

Bangun Sistem Pajak Online, Pemda Butuh Anggaran Besar

Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:00 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL

Hemat Devisa, Pemerintah Jajaki Barter Dagang dengan 35 Negara

Minggu, 01 Agustus 2021 | 12:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

4 Jenis Insentif Pajak Penghasilan dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Minggu, 01 Agustus 2021 | 11:00 WIB
PMK 96/2021

Ini Ketentuan Surat Keterangan Bebas dalam Pengecualian Pungutan PPnBM

Minggu, 01 Agustus 2021 | 10:00 WIB
KETUA UMUM GPMT DESIANTO BUDI UTOMO

'Kalau Dikenakan Pajak, Bakal Memberatkan Peternak'

Minggu, 01 Agustus 2021 | 09:00 WIB
VIETNAM

Pengenaan Pajak Penghasilan 1,5% untuk Pelaku e-Commerce Ditunda

Minggu, 01 Agustus 2021 | 08:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Aplikasi Pengawasan Pajak Dukung Proses Bisnis di Beberapa Direktorat

Minggu, 01 Agustus 2021 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ada Perwakilan Indonesia di Komite Perpajakan PBB, Ini Kata Kemenkeu