Berita
Kamis, 25 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:48 WIB
PP 7/2021
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:22 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 25 Februari 2021 | 09:51 WIB
INSENTIF FISKAL
Review
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 23 Februari 2021 | 11:05 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 21 Februari 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP KALIMANTAN BARAT AHMAD DJAMHARI:
Jum'at, 19 Februari 2021 | 15:52 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Rabu, 24 Februari 2021 | 17:25 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:00 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 24 Februari 2021 | 15:31 WIB
TIPS PAJAK
Selasa, 23 Februari 2021 | 15:10 WIB
WARREN BUFFET:
Data & Alat
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Senin, 15 Februari 2021 | 11:38 WIB
STATISTIK RASIO PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Dipercepat, Ini Timeline Penurunan Tarif PPh Badan dalam Perppu 1/2020

A+
A-
6
A+
A-
6
Dipercepat, Ini Timeline Penurunan Tarif PPh Badan dalam Perppu 1/2020

Ilustrasi gedung DJP. 

JAKARTA, DDTCNews – Tanpa menunggu pengesahan RUU Omnibus Law Perpajakan, pemerintah menurunkan tarif pajak penghasilan (PPh) badan dengan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu).

Penurunan tarif PPh badan ini menjadi salah satu dari 4 kebijakan di bidang perpajakan dalam Perppu No.1/2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi COVID-19. Simak artikel ‘Ini 4 Kebijakan Perpajakan dalam Perppu 1/2020’.

“Penyesuaian tarif pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk usaha tetap … berupa penurunan tarif pasal 17 ayat (1) huruf b Undang-Undang mengenai Pajak Penghasilan,” demikian bunyi penggalan pasal 5 ayat (1) Perppu yang berlaku mulai 31 Maret 2020 ini.

Baca Juga: Prosedur Pengurangan Tarif PPh Badan Wajib Pajak Perseroan Terbuka

Penurunan tarif PPh badan itu dari 25% menjadi 22% berlaku pada tahun pajak 2020 dan 2021. Selanjutnya, tarif PPh badan akan menjadi 20% pada 2022. Penurunan ini lebih cepat setahun dari rencana awal dalam RUU Omnibus Law Perpajakan. Simak infografis ‘RUU Omnibus Law Perpajakan (1): Pengurangan Tarif PPh Badan’.

Untuk wajib pajak dalam negeri berbentuk perseroan terbuka, dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia paling sedikit 40%, dan memenuhi persyaratan tertentu, dapat memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif PPh badan.

“Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan tertentu … diatur dengan atau berdasarkan peraturan pemerintah,” demikian bunyi penggalan pasal 5 ayat (3).

Baca Juga: Sri Mulyani Sebut Wajib Pajak Badan Masih Berusaha Keras

DDTC Fiscal Research sebelumnya juga merilis Policy Note bertajuk ‘Omnibus Law Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk Penguatan Perekonomian: Suatu Catatan’. Dalam Policy Note ini, ada pula pembahasan mengenai penurunan tarif PPh badan. Untuk memperoleh kajian tersebut, silakan download di sini.

Kendati Perppu ini berlaku mulai 31 Maret 2020, sesuai Undang-Undang (UU) No.12/2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, Perppu masih harus diajukan ke DPR dalam persidangan yang berikut (masa sidang pertama DPR setelah Perppu ditetapkan).

Pengajuan Perppu dilakukan dalam bentuk pengajuan RUU tentang penetapan Perppu menjadi UU. DPR hanya memberikan persetujuan atau tidak memberikan persetujuan terhadap Perppu. Jika Perppu mendapat persetujuan DPR, Perppu ditetapkan menjadi UU.

Baca Juga: Program Kartu Prakerja Kembali Dibuka, Berminat?

Jika tidak mendapat persetujuan DPR, Perppu tersebut harus dicabut dan harus dinyatakan tidak berlaku. Jika Perppu harus dicabut dan harus dinyatakan tidak berlaku, DPR atau Presiden mengajukan RUU tentang Pencabutan Perppu.

RUU tentang Pencabutan Perppu mengatur segala akibat hukum dari pencabutan Perppu. RUU ini ditetapkan menjadi UU tentang Perppu dalam rapat paripurna yang sama dengan penolakan (tidak ada pemberian persetujuan) dari DPR. (kaw)

Baca Juga: Turun Paling Dalam, Penerimaan PPh Badan Minus 54,44%
Topik : perppu 1/2020, perppu, virus corona, pph badan, omnibus law perpajakan, omnibus law
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

Christy

Kamis, 02 April 2020 | 09:29 WIB
Terimakasih dengan info info terupdate dalam dunia perpajakan akan mendorong penyerapan informasi bagi wajib pajak, pelajar maupun konsultan pajak. Tetap maju...
1
artikel terkait
Senin, 25 Januari 2021 | 11:50 WIB
PENERIMAAN PAJAK
Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:09 WIB
KABUPATEN KARANGASEM
Kamis, 21 Januari 2021 | 11:19 WIB
VAKSINASI
Senin, 18 Januari 2021 | 17:41 WIB
VAKSINASI
berita pilihan
Kamis, 25 Februari 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:48 WIB
PP 7/2021
Kamis, 25 Februari 2021 | 10:22 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Kamis, 25 Februari 2021 | 09:51 WIB
INSENTIF FISKAL
Kamis, 25 Februari 2021 | 09:20 WIB
KOREA SELATAN
Kamis, 25 Februari 2021 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 24 Februari 2021 | 18:01 WIB
PERPRES 10/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 17:43 WIB
PP 51/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 17:30 WIB
PELAPORAN SPT