Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Cerita Pengajar, Juara I Lomba Menulis Pajak DDTCNews 2021

A+
A-
1
A+
A-
1
Cerita Pengajar, Juara I Lomba Menulis Pajak DDTCNews 2021

Annisa Hayatun Nazmi Burhan, selaku pemenang Lomba Menulis Artikel Pajak DDTCNews 2021.

JAKARTA, DDTCNews – Pengenaan pajak penghasilan minimum dalam skema alternative minimum tax (AMT) awalnya diusulkan pemerintah masuk dalam RUU Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Setelah melewati pembahasan dengan DPR, usulan itu dihapus dalam RUU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP).

Ketentuan AMT tersebut menjadi awal mula ide artikel karya Annisa Hayatun Nazmi Burhan berjudul Alternative Minimum Tax Tutup Celah Penghindaran Pajak, Mungkinkah?. Artikel ini merupakan juara pertama lomba menulis yang menjadi bagian dari rangkaian acara HUT ke-14 DDTC.

Annisa mengatakan ide tulisan tersebut muncul ketika dirinya sedang mempelajari naskah akademik RUU KUP. Selanjutnya, ia melakukan telaah literatur dan menuangkan gagasannya mengenai AMT tersebut dalam bentuk artikel.

Baca Juga: Aturan Turunan UU HPP, Dirjen Pajak Sebut 4 PP Baru Segera Dirilis

“Semoga pembaca bisa menangkap maksud saya. Menutup celah penghindaran pajak itu tidak cukup hanya menambah sumber pengenaan pajak, tetapi juga harus meyakinkan sistem administrasi dan pemeriksaan dijaga dengan protokol yang tepat,” tuturnya.

Annisa menilai sistem perpajakan di Indonesia saat ini sudah berjalan cukup baik. Reformasi pajak untuk mengikuti perkembangan zaman juga terus dilakukan. Namun, ia menilai masih ada kekurangan dalam hal sistem administrasi pajak.

Selain soal AMT, perempuan asal Yogyakarta ini juga memberikan pandangan mengenai penguatan edukasi pajak. Menurutnya, edukasi pajak saat ini berjalan makin baik seiring dengan perkembangan teknologi digital.

Baca Juga: Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Meski demikian, sambungnya, wajib pajak agaknya masih takut dengan pegawai pajak atau fiskus meski sebenarnya hanya menanyakan keberadaan atau status usaha wajib pajak. Kondisi ini tentunya dapat berdampak terhadap pemenuhan hak dan kewajiban wajib pajak.

“Ilmunya sudah sampai, tetapi materinya mungkin belum terserap dengan baik, sehingga pemahaman menjadi kurang. Oleh karena itu, pendidikan pajak perlu difokuskan bagaimana cara memberikan pemahaman kepada pihak-pihak yang diedukasi, terutama wajib pajak,” ujarnya.

Tak ketinggalan, pengajar di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada ini juga memberikan pandangan mengenali pemulihan ekonomi. Dia menilai pemulihan ekonomi hendaknya mengedepankan aspek pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Juga: APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Hal ini diperlukan agar kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan dengan tetap memperhatikan keseimbangan dalam aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Sistem perpajakan juga sangat mungkin berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan ini.

Sebagai juara pertama, Annisa mendapatkan hadiah uang tunai Rp10 juta. Dia juga mendapatkan buku dan komik pajak DDTC senilai Rp350.000,00. Untuk melihat para pemenang lomba menulis artikel pajak DDTCNews 2021, silakan cek di sini. (rig)

Baca Juga: Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%
Topik : lomba menulis pajak, lomba menulis DDTCNews, lomba pajak 2021, AMT, pajak

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 23 Mei 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK

Anti Pusing! Akses Kanal Rekap Aturan Perpajakan ID di Sini

Senin, 23 Mei 2022 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Integrasi NPWP dan NIK, DJP: Perkuat Penegakan Kepatuhan Perpajakan

Minggu, 22 Mei 2022 | 20:00 WIB
DATA PPS HARI INI

Rilis 55.643 Surat Keterangan PPS, DJP Dapat Setoran Rp9,53 Triliun

Minggu, 22 Mei 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Dorong Ekspor, Sri Mulyani: Eksportir Tidak Sendirian

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 18:25 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Catat! DJP Makin Gencar Kirim Email Imbauan PPS Berbasis Data Rekening

Senin, 23 Mei 2022 | 18:09 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Perhatian! DJP Evaluasi e-Bupot, Ada Klasifikasi Jumlah Bukti Potong

Senin, 23 Mei 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu PPFTZ 01, PPFTZ 02, dan PPFTZ 03?

Senin, 23 Mei 2022 | 17:39 WIB
KINERJA FISKAL

APBN Surplus Rp103,1 Triliun Per April 2022, Begini Kata Sri Mulyani

Senin, 23 Mei 2022 | 17:25 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Batas Akhir SPT Tahunan, Penerimaan PPh Badan April 2022 Tumbuh 105,3%

Senin, 23 Mei 2022 | 17:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Penerimaan Pajak Tumbuh 51,49% di April 2022, Sri Mulyani: Sangat Kuat

Senin, 23 Mei 2022 | 17:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Yellen Dukung Relaksasi Bea Masuk atas Barang-Barang Asal China

Senin, 23 Mei 2022 | 16:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA

Sri Mulyani Sebut Inflasi April 2022 Tertinggi dalam 2 Tahun Terakhir