Berita
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Cara Minta Nomor Seri Faktur Pajak dengan Jumlah Tertentu 

A+
A-
5
A+
A-
5
Cara Minta Nomor Seri Faktur Pajak dengan Jumlah Tertentu 

NOMOR Seri Faktur Pajak (NSFP) merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pengusaha kena pajak dalam pembuatan faktur pajak. Untuk mendapatkan NSFP ini mudah, Anda bisa mengajukan permohonan secara daring.

Namun demikian, permintaan NSFP secara daring tidak berlaku apabila permintaan NSFP itu mencapai jumlah tertentu atau jumlah yang melebihi batasan pemberian NSFP sebagaimana diatur dalam SE-08/PJ/2020.

Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengajukan permohonan NSFP dengan jumlah tertentu secara langsung atau mendatangi kantor pajak—tempat pengusaha kena pajak (PKP) dikukuhkan.

Baca Juga: Cara Mengembalikan Nomor Seri Faktur Pajak yang Tidak Digunakan

Mula-mula, perhatikan dahulu kriteria PKP yang boleh untuk mengajukan permintaan NSFP dengan jumlah tertentu, antara lain baru dikukuhkan sebagai PKP; telah melakukan pemusatan tempat pajak pertambahan nilai (PPN) terutang; dan/atau PKP mengalami peningkatan usaha.

Kemudian, PKP juga harus memiliki kode aktivasi dan password e-nofa; telah mengaktivasi akun PKP; dan telah melaporkan surat pemberitahuan (SPT) Masa PPN untuk 3 masa pajak terakhir yang telah jatuh tempo secara berturut-turut pada tanggal PKP mengajukan permintaan NSFP.

Apabila syarat dan kriteria tersebut sudah dipenuhi, langkah-langkah yang harus ditempuh PKP selanjutnya adalah mengajukan permohonan NSFP ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat PKP dikukuhkan, atau ke KP2KP dengan membawa persyaratan kelengkapan dan surat permintaan NSFP.

Baca Juga: Cara Atasi Kode Eror Ketika Menggunakan e-Faktur 3.0

Untuk diperhatikan surat permintaan NSFP dengan jumlah tertentu harus sudah diisi serta dibubuhi tanda tangan pengurus. Untuk melihat contoh format surat permintaan NSFP dengan jumlah tertentu bisa dilihat dalam lampiran SE-08/PJ/2020.

Kemudian, petugas khusus di KPP atau KP2KP akan menerima dan meneliti kelengkapan surat permintaan tersebut, dan meminta PKP mengisi password. Jika permintaan NSFP tidak lengkap/tidak memenuhi syarat, surat permintaan akan dikembalikan.

Lalu, penelitian persyaratan atas permintaan NSFP dengan jumlah tertentu dengan alasan pemusatan tempat PPN terutang dilakukan antara lain dengan mengecek jangka waktu 3 masa pajak sejak PKP melakukan pemusatan tempat PPN terutang.

Baca Juga: Cara Input Pajak Masukan pada e-Faktur 3.0

Pemusatan tersebut dihitung sejak tanggal terbit Surat Keputusan Dirjen Pajak tentang Persetujuan Tempat Pemusatan PPN Terutang, atau tanggal terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP Wajib Pajak Besar, Kanwil Khusus, dan KPP Madya.

Selanjutnya, petugas khusus itu akan mencetak dan memaraf konsep Surat Pemberian NSFP dengan jumlah tertentu dan meneruskannya ke Kepala Seksi Pelayanan/Kepala KP2KP untuk diteliti dan ditandatangani.

Lalu, Kepala Seksi Pelayanan/Kepala KP2KP kemudian akan meneliti dan menandatangani surat pemberian NSFP dengan jumlah tertentu dan mengembalikannya ke petugas khusus sebelumnya.

Baca Juga: Hanya untuk Ini, Lapor SPT Masa PPN Masih Bisa Lewat DJP Online

Petugas khusus lantas mengarsipkan surat permintaan dan menyampaikan surat pemberian NSFP kepada PKP serta mengirim tembusannya ke Account Representative (AR) yang bertanggung jawab mengawasi PKP tersebut.

Jumlah nomor seri yang diberikan nantinya sejumlah yang diminta pada surat permintaan NSFP dengan jumlah tertentu. Surat pemberian diterbitkan pada hari kerja yang sama dengan saat berkas permintaan telah diterima secara lengkap. Selesai. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Baca Juga: Cara Unduh dan Instal e-SPT PPN 1107 PUT 
Topik : cara minta nomor seri faktur pajak , tips pajak, e-faktur
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 03 Oktober 2020 | 08:01 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:03 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 01 Oktober 2020 | 11:13 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:42 WIB
E-FAKTUR 3.0
berita pilihan
Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:30 WIB
BAHAMA
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020