Review
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Komunitas
Kamis, 22 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:54 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 21 Oktober 2020 | 16:39 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:35 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kolaborasi
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Reportase

Cara Mengajukan Restitusi Dipercepat PPh Badan

A+
A-
4
A+
A-
4
Cara Mengajukan Restitusi Dipercepat PPh Badan

PENGEMBALIAN pendahuluan kelebihan pembayaran pajak atau restitusi dipercepat dilakukan hanya dengan penelitian saja, tanpa pemeriksaan. Hal ini menyebabkan prosesnya relatif lebih cepat ketimbang restitusi pada umumnya yang mencapai paling lama 12 bulan.

Produk hukum yang diterbitkan Ditjen Pajak (DJP) dari restitusi dipercepat itu berupa Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP), bukan Surat Ketetapan Pajak Lebih bayar (SKPLB) yang umumnya terjadi pada restitusi dari hasil pemeriksaan.

Mengingat produk hukumnya berupa keputusan maka terhadap penerima restitusi dipercepat dapat saja dilakukan pemeriksaan oleh otoritas pajak di kemudian hari. Adapun pemeriksaan itu bukan merupakan pemeriksaan ulang.

Baca Juga: Cara Unduh dan Instal e-SPT PPN 1107 PUT 

Mengingat prosesnya lebih cepat yaitu hanya 2 bulan, tak ayal banyak wajib pajak yang ingin mendapatkan fasilitas tersebut. Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara mengajukan restitusi dipercepat pajak penghasilan badan.

Mula-mula, pastikan Anda memenuhi kriteria wajib pajak yang berhak menerima fasilitas restitusi dipercepat. Anda juga bisa mengecek ketentuan tata cara pengembalian pendahuluan kelebihan pembayaran pajak di sini.

Terdapat 3 klasifikasi wajib pajak yang bisa menerima fasilitas restitusi dipercepat, antara lain wajib pajak kriteria tertentu, wajib pajak persyaratan tertentu, atau pengusaha kena pajak (PKP) berisiko rendah.

Baca Juga: Cara Lapor SPT Masa PPN Kurang Bayar pada e-Faktur 3.0 Web Based

Setelah itu, Anda melaporkan SPT Tahunan PPh Badan secara langsung ke KPP atau e-filing dengan menghitung sesuai dengan penghasilan, bukti potong, dan kredit pajak yang ada. Apabila terdapat lebih bayar, Anda dapat mengajukan restitusi.

Jika sudah, Anda lantas mengajukan permohonan restitusi dengan mengisi atau mencentang kolom Pengembalian Pendahuluan dalam pelaporan SPT Tahunan PPh Badan (contohnya dilihat di sini). Nanti, Anda akan menerima SKPPKP (contohnya di sini).

Proses dari permohonan hingga penerbitan SKPPKP itu sendiri memakan waktu 1 bulan. Jika sudah, kirim nomor rekening dalam negeri atas nama Anda pribadi ke KPP dengan atau tanpa surat/konfirmasi dari Kantor Pajak.

Baca Juga: Cara Lapor SPT Masa PPN Nihil pada e-Faktur 3.0 Web Based

Nanti, Anda akan menerima salinan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP). Contoh SPMKP bisa lihat di sini. Setelah itu, kelebihan pajak akan ditransfer atau dicairkan melalui nomor rekening wajib pajak.

Proses dari penerbitan SKPPKP hingga pencairan memakan waktu 30 hari. Jika SKPPKP tak terbit atau tidak terdapat kelebihan pembayaran, DJP akan mengirimkan surat pemberitahuan paling lambat 1 bulan.

Untuk diperhatikan, bila jumlah kelebihan pembayaran pajak pada SKPPKP tak sama dengan jumlah dalam permohonan, Anda bisa mengajukan permohonan pengembalian pendahuluan kembali atas selisihnya melalui surat tersendiri.

Baca Juga: Cara Mencetak SPT Masa PPN di e-Faktur 3.0 Web Based

Namun, jika Anda tidak meminta pengembalian atas selisih kelebihan pembayaran pajak yang belum dikembalikan, Anda dapat melakukan pembetulan SPT.

Selain itu, jika Anda menyampaikan SPT Tahunan PPh yang menyatakan lebih bayar, tetapi tidak disertai permohonan pengembalian pendahuluan sehingga tidak diterbitkan SKPPKP maka akan ditindaklanjuti dengan prosedur pemeriksaan. Selesai. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Baca Juga: Cara Mendapatkan Sertifikat Elektronik Bagi Pemilik Akun PKP
Topik : cara mengajukan restitusi dipercepat, tips pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 02 September 2020 | 16:54 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:37 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 26 Agustus 2020 | 16:40 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 24 Agustus 2020 | 17:50 WIB
TIPS PAJAK
berita pilihan
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:34 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:18 WIB
PENGADAAN BARANG DAN JASA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:05 WIB
PMK 156/2020
Kamis, 22 Oktober 2020 | 17:00 WIB
KINERJA PENERIMAAN BEA DAN CUKAI
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:35 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:30 WIB
PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR
Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:15 WIB
PAJAK DAERAH (21)
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 22 Oktober 2020 | 15:28 WIB
PROVINSI LAMPUNG