Berita
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Review
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Reportase

Calon Pengganti Theresa May Ini Janjikan Pemangkasan Pajak

A+
A-
2
A+
A-
2
Calon Pengganti Theresa May  Ini Janjikan Pemangkasan Pajak

Boris Johnson.

JAKARTA, DDTCNews – Boris Johnson menjanjikan pemangkasan beban pajak penghasilan (PPh) untuk orang pribadi yang berpenghasilan tinggi jika terpilih menjadi Perdana Menteri Inggris, menggantikan Theresa May.

Dia berjanji untuk memangkas tarif PPh orang pribadi dengan penghasilan lebih dari 50.000 pound sterling per tahun. Langkah ini dilakukan dengan menaikkan ambang batas penghasilan yang dikenai tarif 40%, dari 50.000 pound sterling menjadi 80.000 pound sterling per tahun.

“Boris Johnson berencana memangkas PPh untuk lebih dari tiga juta orang dengan meningkatkan ambang batas untuk tarif 40% menjadi 80.000 pound sterling,” demikian informasi yang dikutip dari The Telegraph, Selasa (11/6/2019).

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

Langkah ini diperkirakan akan menelan biaya 9,6 miliar pound sterling per tahun. Pada saat yang bersamaan, masyarakat akan menghemat ribuan pound sterling dalam tagihan pajak mereka. Risiko penurunan penerimaan akan didanai dengan cadangan Brexit.

Pasalnya, ada sekitar 26,6 miliar pound sterling yang saat ini menjadi ruang fiskal pemerintah. Nilai tersebut telah disisihkan oleh Departemen Keuangan untuk persiapan Brexit tanpa kesepakatan (no-deal preparation).

Seperti diketahui, Theresa May secara resmi mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Konservatif pada pekan lalu. Namun demikian, dia tetap menjabat sebagai perdana menteri sampai sang pengganti terpilih. Anggota parlemen konservatif yang ingin menggantikannya harus mendapat dukungan dari delapan rekan partai lainnya untuk secara resmi memasuki kontes.

Baca Juga: Mission Impossible 7 Ditawari Insentif dan Boleh Syuting di Inggris

Johnson mengatakan langkah pemangkasan beban PPh ini dimaksudkan untuk menstimulus perekonomian Inggris. Apalagi, proses Brexit masih menjadi agenda penting yang akan memengaruhi Inggris. Brexit tanpa kesepakatan diproyeksi akan membawa perekonomian Inggris semakin lesu.

Topik : Inggris, Brexit, Boris Johnson, Theresa May
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 06 Maret 2020 | 07:01 WIB
PENGHINDARAN PAJAK
Selasa, 03 Maret 2020 | 10:20 WIB
INGGRIS
Senin, 02 Maret 2020 | 09:48 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Selasa, 14 Juli 2020 | 19:19 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:13 WIB
TPA MODUL RAS
Selasa, 14 Juli 2020 | 17:06 WIB
KABUPATEN MIMIKA
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:45 WIB
KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:33 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:13 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:47 WIB
EKONOMI DIGITAL
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:45 WIB
KEBIJAKAN BEA MASUK
Selasa, 14 Juli 2020 | 15:28 WIB
INSENTIF PAJAK