Trusted Indonesian Tax News Portal
DDTC Indonesia
GET
x

Bos IMF Resmi Mundur

A+
A-
1
A+
A-
1

Christine Lagarde.

JAKARTA, DDTCNews – Christine Lagarde resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Managing Director International Monetary Fund (IMF). Dia mulai fokus dalam pencalonan sebagai Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), menggantikan Mario Draghi.

Melalui pernyataan resmi, Lagarde mengaku sudah bertemu dengan Dewan Eksekutif IMF dan mengajukan pengunduran dirinya sebagai Managing Director. Pelepasan tanggung jawab sementara yang disampaikan sebelumnya, akan berlaku seterusnya.

“Saya telah bertemu dengan Dewan Eksekutif dan mengajukan pengunduran diri saya dari IMF efektif mulai 12 September 2019,” ujarnya, seperti dikutip pada Rabu (17/7/2019).

Baca Juga: Spanyol Bakal Lancarkan Aksi Unilateral Pajak Digital

Kejelasan yang lebih besar terkait proses pencalonannya sebagai Presiden ECB menjadi latar belakang keputusan Lagarde. Pasalnya, proses pencalonan tersebut diperkirakan akan menyita banyak waktu.

Langkahnya, lanjut Lagarde, dilakukan demi kepentingan IMF juga. Setelah dia mundur dari jabatannya, IMF bisa mempercepat proses seleksi calon Managing Director yang baru. IMF akan berkomunikasi dengan Dewan Eksekutif terkait proses seleksi.

“Dewan Eksekutif sekarang akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk bergerak maju dengan proses pemilihan Managing Director yang baru. David Lipton [First Deputy Managing Director] tetap bertindak sebagai Penjabat Managing Director IMF,” jelas Lagarde.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Kenakan Tarif Pajak 20% untuk Google Cs

Seperti diketahui, Lagarde pernah menjadi menteri keuangan wanita pertama di Prancis. Dia dinilai sebagai pendukung kuat pemberdayaan perempuan walaupun tidak memiliki pengalaman aktif dalam kebijakan moneter secara langsung.

Belum lama ini, dia meminta seluruh pemangku kepentingan di dunia untuk mulai memikirkan kembali sistem perpajakan korporasi yang lebih mencerminkan perubahan ekonomi global. Menurutnya, arsitektur pajak perusahaan internasional yang berlaku sekarang sudah ketinggalan zaman.

Tugas terbesar bagi Lagarde, yang sebelumnya pernah menyatakan bahwa dia tidak tertarik menahkodai ECB ini, adalah untuk menghidupkan kembali ekonomi zona euro. (kaw)

Baca Juga: 12 Negara UE Tolak Proposal Kewajiban Perusahaan Ungkap Laba & Pajak

“Saya telah bertemu dengan Dewan Eksekutif dan mengajukan pengunduran diri saya dari IMF efektif mulai 12 September 2019,” ujarnya, seperti dikutip pada Rabu (17/7/2019).

Baca Juga: Spanyol Bakal Lancarkan Aksi Unilateral Pajak Digital

Kejelasan yang lebih besar terkait proses pencalonannya sebagai Presiden ECB menjadi latar belakang keputusan Lagarde. Pasalnya, proses pencalonan tersebut diperkirakan akan menyita banyak waktu.

Langkahnya, lanjut Lagarde, dilakukan demi kepentingan IMF juga. Setelah dia mundur dari jabatannya, IMF bisa mempercepat proses seleksi calon Managing Director yang baru. IMF akan berkomunikasi dengan Dewan Eksekutif terkait proses seleksi.

“Dewan Eksekutif sekarang akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk bergerak maju dengan proses pemilihan Managing Director yang baru. David Lipton [First Deputy Managing Director] tetap bertindak sebagai Penjabat Managing Director IMF,” jelas Lagarde.

Baca Juga: Pemerintah Berencana Kenakan Tarif Pajak 20% untuk Google Cs

Seperti diketahui, Lagarde pernah menjadi menteri keuangan wanita pertama di Prancis. Dia dinilai sebagai pendukung kuat pemberdayaan perempuan walaupun tidak memiliki pengalaman aktif dalam kebijakan moneter secara langsung.

Belum lama ini, dia meminta seluruh pemangku kepentingan di dunia untuk mulai memikirkan kembali sistem perpajakan korporasi yang lebih mencerminkan perubahan ekonomi global. Menurutnya, arsitektur pajak perusahaan internasional yang berlaku sekarang sudah ketinggalan zaman.

Tugas terbesar bagi Lagarde, yang sebelumnya pernah menyatakan bahwa dia tidak tertarik menahkodai ECB ini, adalah untuk menghidupkan kembali ekonomi zona euro. (kaw)

Baca Juga: 12 Negara UE Tolak Proposal Kewajiban Perusahaan Ungkap Laba & Pajak
Topik : IMF, Christine Lagarde, Eropa, ECB
Komentar
Dapatkan hadiah berupa smartphone yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
1000 karakter tersisa
artikel terkait
Jum'at, 21 Juni 2019 | 16:16 WIB
AMERIKA SERIKAT
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
berita pilihan
Jum'at, 11 November 2016 | 17:27 WIB
BRASIL
Kamis, 08 Juni 2017 | 14:18 WIB
ARAB SAUDI
Rabu, 05 Oktober 2016 | 12:33 WIB
AFRIKA SELATAN
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 10:03 WIB
SUDAN SELATAN
Kamis, 08 Juni 2017 | 16:55 WIB
BANGLADESH
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 12:01 WIB
ITALIA
Kamis, 30 Maret 2017 | 11:35 WIB
INDIA
Jum'at, 14 Juli 2017 | 09:33 WIB
PRANCIS
Kamis, 08 Juni 2017 | 18:36 WIB
UNI EMIRAT ARAB
Jum'at, 05 Mei 2017 | 11:39 WIB
ITALIA