KEBIJAKAN PEMERINTAH

Didanai Pajak, Anggaran MBG Sudah Terserap Rp36,6 Triliun

Aurora K. M. Simanjuntak
Selasa, 24 Februari 2026 | 09.00 WIB
Didanai Pajak, Anggaran MBG Sudah Terserap Rp36,6 Triliun
<p>Ilustrasi. Siswa memperlihatkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 1 Gunung Lipung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (29/12/2025). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/YU</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah telah menggelontorkan dana senilai Rp36,6 triliun untuk melaksanakan program makan bergizi gratis (MBG) hingga 21 Februari 2026.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan anggaran program MBG sudah terserap 10,9% dari pagu yang mencapai Rp335 triliun. Program ini telah menjangkau 60,24 juta penerima manfaat melalui 23.678 dapur umum atau satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

"Kalau kita lihat di akhir 2025, itu hanya 53,8 juta penerima, sedangkan saat ini sudah mencapai 60,24 juta penerima," ujarnya dalam konferensi pers APBN Kita, dikutip pada Selasa (24/2/2026).

Suahasil menyebut program MBG telah menjangkau para penerima seperti anak sekolah dan ibu hamil yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Contoh, penerima MBG di Pulau Sumatera mencapai 12,3 juta orang, sedangkan di Pulau Sulawesi sebanyak 4,4 juta orang.

Secara keseluruhan, dia melaporkan realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp131,9 triliun pada Januari 2026. Dari angka tersebut, Rp55,8 triliun di antaranya adalah belanja kementerian/lembaga (K/L), termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) untuk menjalankan program MBG.

Suahasil menerangkan pelaksanaan MBG telah mendongkrak realisasi belanja barang pada Januari 2026, yakni senilai Rp25,9 triliun yang melejit hingga 702,5%.

"Belanja barang meningkat, utamanya karena pada Januari 2026 MBG terus berlangsung. Kalau di Januari 2025, realisasi MBG-nya masih hanya sekitar Rp45 miliar, tapi di Januari 2026 realisasi MBG-nya Rp19,5 triliun. Kalau pun kita keluarkan realisasi MBG, belanja barang tetap meningkat," paparnya.

Anggaran MBG tersebut berasal dari APBN. Perlu diketahui, pajak merupakan sumber penerimaan yang paling dominan di Indonesia, di mana sekitar 70% dari APBN bersumber dari penerimaan pajak. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.