KAIRO, DDTCNews - Pemerintah Mesir membuka pusat layanan pajak premium yang pertama di New Cairo untuk memudahkan para investor mengakses layanan perpajakan.
Pembukaan pusat layanan pajak premium ini menandai dimulainya program menyederhanakan prosedur bagi investor sekaligus untuk memperluas basis pajak negara tersebut. Perdana Menteri Mostafa Madbouly mengatakan pemerintah ingin menciptakan kemitraan kuat dengan komunitas bisnis melalui reformasi pajak yang berkelanjutan.
"Perbaikan pelayanan pajak juga akan membantu menumbuhkan lingkungan bisnis yang stabil dan menarik sehingga memenuhi kebutuhan investor lokal dan asing," katanya, dikutip pada Jumat (8/5/2026).
Madbouly menyebut pemerintah menargetkan pendirian beberapa pusat pelayanan pajak premium di seluruh Mesir untuk menyediakan layanan yang efisien, cepat, dan mudah. Pembentukan layanan pajak premium juga sejalan dengan upaya pemerintah membangun sistem pajak yang adil, sederhana, serta mendorong pertumbuhan dan stabilitas ekonomi.
Menteri Keuangan Ahmed Kouchouk menekankan komitmen otoritas untuk meningkatkan kepuasan wajib pajak melalui pusat-pusat pelayanan pajak premium tersebut. Otoritas juga telah mengadopsi berbagai teknologi digital dan layanan elektronik untuk mengubah pelayanan perpajakan menjadi lebih baik.
Secara bersamaan, otoritas berupaya memperluas basis pajak dan mendapatkan kepercayaan dari komunitas bisnis melalui fasilitasi pajak yang berkelanjutan.
"Setiap prosedur yang disederhanakan hari ini akan menghasilkan lebih banyak kepercayaan dan kemitraan di masa depan. Sederhanakan dan permudah segala sesuatunya, sebisa mungkin," ujar Kouchouk kepada pegawai pajak dilansir dailynewsegypt.com.
Sementara itu, Kepala Otoritas Pajak Mesir Rasha Abdel Aal menyatakan 2 pusat layanan pajak premium baru akan segera dibuka di New Alamein dan Sheikh Zayed. Otoritas menargetkan penyediaan layanan premium berkualitas tinggi kepada wajib pajak patuh sehingga mendorong pergeseran menuju budaya layanan pajak yang lebih baik. (dik)
