KAZAKHSTAN

Atasi Persoalan Hewan Liar, Negara Ini Kaji Pajak Anjing

Redaksi DDTCNews
Kamis, 09 April 2026 | 09.00 WIB
Atasi Persoalan Hewan Liar, Negara Ini Kaji Pajak Anjing
<p>Ilustrasi. (<em>Foto: Sprousefreaks.freeforums.net</em>)</p>

ASTANA, DDTCNews - Kazakhstan tengah mempertimbangkan pengenaan pajak atas kepemilikan anjing.

Usulan pajak atas kepemilikan anjing mengemuka untuk mengatasi persoalan hewan liar di negara tersebut. Dalam rapat di parlemen, Anggota DPR Magerram Magerramov menawarkan kepada pemerintah untuk meninjau pajak atas kepemilikan anjing.

"Norma ini menawarkan peluang untuk mendisiplinkan warga, meningkatkan tanggung jawab, dan meningkatkan penerimaan negara sehingga pada akhirnya membantu menyelesaikan masalah anjing liar," katanya, dikutip pada Kamis (9/4/2026).

Magerramov mengusulkan pajak atas kepemilikan anjing melalui revisi UU Perlakuan Bertanggung Jawab terhadap Hewan. Dalam usulannya, dia menyampaikan pajak atas kepemilikan anjing telah diterapkan di sejumlah negara Eropa seperti Jerman, Belanda, Austria, Ceko, dan Spanyol.

Di negara-negara tersebut, pemilik anjing diharuskan untuk mendaftarkan hewan peliharaan mereka dan membayar pajak berdasarkan rasnya.

Pajak atas kepemilikan anjing ini bukan yang pertama kali diusulkan di Kazakhstan. Pada 2024, anggota parlemen juga telah mengusulkan pajak atas kepemilikan anjing, tetapi ditolak.

Pada masa sidang kali ini, Magerramov menawarkan kepada pemerintah untuk kembali mempertimbangkan pajak atas kepemilikan anjing berdasarkan praktik yang sudah ada di luar negeri.

"Kementerian siap meninjau usulan tersebut," ujar Wakil Menteri Perekonomian Baurzhan Omarbekov dilansir qazinform.com.

Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Asset Turysov menyebut hingga saat ini, ada 241.000 hewan peliharaan yang terdaftar pada sistem pencatatan hewan peliharaan. Menurutnya, Kementerian Keuangan siap meninjau pajak atas kepemilikan anjing jika parlemen mengusulkannya dalam RUU yang terpisah dengan RUU Perlakuan Bertanggung Jawab terhadap Hewan. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.