Fokus
Literasi
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 03 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Kamis, 21 Juli 2022 | 12:30 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Reportase

Bagaimana Ketentuan Validasi NIK bagi NPWP Suami-Istri yang Digabung?

A+
A-
18
A+
A-
18
Bagaimana Ketentuan Validasi NIK bagi NPWP Suami-Istri yang Digabung?

Pertanyaan:
PERKENALKAN, saya Surya. Saya adalah karyawan swasta yang bekerja pada perusahaan otomotif. Saya mendengar adanya aturan baru mengenai integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yang membutuhkan proses validasi NIK.

Saat ini NPWP saya dengan istri saya digabung. Lantas, apakah NIK saya dan istri saya perlu sama-sama divalidasi untuk dapat diperlakukan sebagai NPWP? Mohon jawabannya. Terima kasih

Surya, Jakarta.

Jawaban:
TERIMA kasih Bapak Surya atas pertanyaannya. Belum lama ini menteri keuangan telah menerbitkan aturan yang memuat ketentuan lebih lanjut terkait dengan integrasi NIK dan NPWP.

Aturan tersebut dapat dilihat dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 112/PMK.03/2022 tentang Nomor Pokok Wajib Pajak Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, Wajib Pajak Badan, dan Wajib Pajak Instansi Pemerintah (PMK 112/2022).

Sebagaimana diatur dalam Pasal 2 ayat (1) PMK 112/2022, NIK sudah diperlakukan sebagai NPWP bagi wajib pajak orang pribadi yang merupakan penduduk Indonesia. Ketentuan ini mulai berlaku pada 14 Juli 2022.

Untuk dapat diperlakukan sebagai NPWP, NIK perlu untuk diaktivasi. Hal ini sesuai dengan isi pada Pasal 2 ayat (4) PMK 112/2022.

“(4) Bagi Wajib Pajak orang pribadi yang merupakan Penduduk, Direktur Jenderal Pajak memberikan Nomor Pokok Wajib Pajak dengan mengaktivasi Nomor Induk Kependudukan:

  1. berdasarkan permohonan pendaftaran Wajib Pajak; atau
  2. secara jabatan.”

Bagi wajib pajak orang pribadi yang sudah memiliki NPWP sebelumnya, aktivasi NIK akan dilakukan otomatis oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). DJP akan memadankan data identitas wajib pajak dengan data kependudukan. Proses ini untuk memvalidasi NIK.

Ketentuan ini disebutkan dalam Pasal 3 ayat (2) PMK 112/2022 yang berbunyi:

“(2) Dalam penggunaan Nomor Induk Kependudukan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak bagi Wajib Pajak orang pribadi yang merupakan Penduduk sebagaimana dimaksud pada ayat (1), data identitas Wajib Pajak dilakukan pemadanan dengan data kependudukan yang ada di Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Selanjutnya, terkait dengan NPWP suami-istri yang digabung, aktivasi NIK sebagai NPWP serta pemadanan data hanya akan dilakukan terhadap NIK suami. Artinya, istri tidak perlu melakukan validasi atas NIK-nya menjadi NPWP.

Hal ini merupakan konsekuensi logis dari perlakuan pajak yang memandang suami dan istri sebagai satu kesatuan ekonomis.

Sebagai catatan tambahan, meskipun NIK sudah berlaku sebagai NPWP bagi wajib pajak orang pribadi per 14 Juli 2022, tetapi belum semua NIK sudah tervalidasi. Namun, Bapak tidak perlu risau karena penerapan NIK sebagai NPWP orang pribadi baru sepenuhnya dimulai pada 1 Januari 2024.

Penjelasan ini sebagaimana disebutkan dalam Pasal 11 ayat (1) huruf a PMK 112/2022:

“(1) Terhitung sejak tanggal 1 Januari 2024:

  1. Wajib Pajak menggunakan Nomor Induk Kependudukan sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak dan Nomor Pokok Wajib Pajak dengan format 16 (enam belas) digit dalam layanan administrasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak dan pihak lain;”

Berdasarkan pada ketentuan di atas, dapat disimpulkan hingga 31 Desember 2023, Bapak masih bisa menggunakan NPWP format lama untuk mengakses layanan perpajakannya.

Demikian jawaban kami. Semoga membantu.

Sebagai informasi, artikel Konsultasi Pajak hadir setiap pekan untuk menjawab pertanyaan terpilih dari pembaca setia DDTCNews. Bagi Anda yang ingin mengajukan pertanyaan, silakan mengirimkannya ke alamat surat elektronik [email protected].

(Disclaimer)
Topik : konsultasi, konsultasi pajak, pajak, NIK, NPWP, UU HPP, PMK 112/2022, validasi NIK

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA LAMONGAN

Petugas KPP Datangi Desa Gelap, Jaring Data Calon Wajib Pajak Baru

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:21 WIB
PER-30/PJ/2009

Hibah Bapak ke Anak Kandung Bukan Objek PPh, tapi Perlu Permohonan SKB

Senin, 08 Agustus 2022 | 17:00 WIB
PER-03/PJ/2022

Ingat! NIK Pembeli Sudah Bisa Dicantumkan dalam Faktur Pajak

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:37 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pindah Alamat di KPP yang Berbeda? Wajib Pajak Perlu Tahu Ini

berita pilihan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Proyeksi Inflasi Masih Akan Tinggi pada 1-2 Bulan ke Depan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Ungkap Tantangan Kemenkeu Kelola APBN Ketika Pandemi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! DJP Punya Satgas Khusus untuk Bina dan Awasi Kepatuhan UMKM

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Tak Sesuai Standar, Kemendag Amankan Produk Baja Impor Rp41,6 Miliar

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:00 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Suami Meninggal, Bagaimana NPWP & Tunggakan Pajaknya? Begini Kata DJP

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Ingin Isu Pajak Masuk dalam Pendidikan Kewarganegaraan

Selasa, 09 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KABUPATEN BLORA

Tunggakan Pajak Motor Daerah Ini Tembus Rp12 M, Mayoritas karena Lupa

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PER-03/PJ/2022

Faktur Pajak Dinyatakan Terlambat Dibuat, Begini Konsekuensinya

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:11 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Pengumuman! 3 Aplikasi DJP Tidak Bisa Diakses Sementara Sore Ini