Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

Asumsi Harga ICP pada APBN 2022 Diubah, Subsidi BBM Ikut Melonjak

A+
A-
0
A+
A-
0
Asumsi Harga ICP pada APBN 2022 Diubah, Subsidi BBM Ikut Melonjak

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) berbincang dengan Ketua Banggar DPR Said Abdullah (kiri) sebelum dimulainya rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022).  ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi harga minyak mentah Indonesia (Indonesian crude price/ICP) pada APBN 2022.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah mengatakan perubahan asumsi harga ICP perlu dilakukan sejalan dengan kenaikan harga minyak global. Tak hanya asumsi ICP, kenaikan harga komoditas nantinya juga bakal berdampak pada perubahan postur APBN.

"Karena pangkal persoalan utama dimulai dari harga minyak dunia, maka dasar perubahan pertama yang harus kita lakukan pada APBN 2022 adalah perubahan asumsi ICP," katanya dalam pembukaan rapat kerja Banggar DPR bersama Menteri Keuangan, Kamis (19/5/2022).

Baca Juga: Tahun Ini, Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp403 Triliun

Said mengatakan Banggar DPR mengadakan rapat kerja hari ini setelah menerima usulan perubahan asumsi ICP dan postur APBN dari pemerintah pada 17 Mei 2022. Dia menyebut pemerintah mengusulkan perubahan asumsi harga ICP dari US$63 per barel menjadi kisaran US$95-US$105 per barel.

Menurutnya, konsekuensi dari perubahan asumsi harga ICP yakni peningkatan belanja subsidi dan kompensasi energi. Pemerintah pun memperkirakan penambahan subsidi BBM, elpiji, dan listrik akan mencapai Rp74,9 triliun.

Selain itu, ada kebutuhan untuk menambah biaya kompensasi atas harga BBM senilai Rp234 triliun dan kompensasi atas tarif listrik senilai Rp41 triliun.

Baca Juga: Basisnya Tinggi, Penerimaan Pajak Semester II/2022 Diprediksi Rp889 T

Said menjelaskan harga ICP telah melonjak drastis dari asumsi awal yang ditetapkan dalam APBN 2022. Sejalan dengan itu, nilai tukar rupiah juga dibayangi pergeseran dari asumsi dalam APBN, walaupun depresiasinya terhadap dolar AS masih kecil.

"Perubahan ICP berkonsentrasi lebih lanjut pada postur APBN. Hal inilah yang menyebabkan kedaruratan pada APBN 2022," ujarnya. (sap)

Baca Juga: Sudah Ada PPS, Pemerintah Pilih Pangkas Target Penerimaan PPh Final
Topik : APBN, defisit, surplus, belanja pemerintah, penerimaan negara, belanja subsidi, belanja pajak, Sri Mulyani, subsidi BBM

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 27 Juni 2022 | 16:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Sri Mulyani Sebut Investasi di Bidang Pendidikan Lebih Menguntungkan

Senin, 27 Juni 2022 | 14:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Sri Mulyani Sebut Implementasi Pajak Karbon Perlu Timing yang Tepat

berita pilihan

Selasa, 05 Juli 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Jelang Iduladha, DJBC Perketat Pengawasan Impor Binatang Hidup

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:45 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Waduh! Ribuan Kendaraan Tunggak Pajak Kendaraan Sampai Rp50 Miliar

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SERANG BARAT

Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:45 WIB
KINERJA FISKAL

Tahun Ini, Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp403 Triliun

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Simak Lagi Cara Gabung NPWP Suami-Istri, Siapkan Dokumen Pendukungnya

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA DENPASAR TIMUR

Minta Konfirmasi Data, Pegawai Pajak Datangi Lokasi Agen Perjalanan

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Basisnya Tinggi, Penerimaan Pajak Semester II/2022 Diprediksi Rp889 T

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:00 WIB
KP2KP NUNUKAN

Petugas Pajak Sisir Usaha di Sekitar Bandara, Gali Info Soal Omzet