Review
Kamis, 29 September 2022 | 16:16 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 27 September 2022 | 11:55 WIB
KONSULTASI UU HPP
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYAHRIAL ABDI
Kamis, 22 September 2022 | 13:53 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 30 September 2022 | 19:21 WIB
KESADARAN PAJAK
Jum'at, 30 September 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 30 September 2022 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 28 September 2022 | 19:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Data & Alat
Rabu, 28 September 2022 | 09:39 WIB
KURS PAJAK 28 SEPTEMBER - 04 OKTOBER 2022
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 14 SEPTEMBER - 20 SEPTEMBER 2022
Rabu, 07 September 2022 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 07 SEPTEMBER - 13 SEPTEMBER
Komunitas
Sabtu, 01 Oktober 2022 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK
Jum'at, 30 September 2022 | 16:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Jum'at, 30 September 2022 | 11:54 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Kamis, 29 September 2022 | 16:42 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Reportase

APBN Cetak Surplus Lagi, Pembiayaan Utang Turun 49,5 Persen

A+
A-
0
A+
A-
0
APBN Cetak Surplus Lagi, Pembiayaan Utang Turun 49,5 Persen

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (tengah). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah mencatat total pembiayaan utang sampai dengan 31 Juli 2022 sudah mencapai Rp236,9 triliun, turun 49,5% dari realisasi periode yang sama tahun lalu senilai Rp468,8 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan angka pembiayaan utang turun karena APBN masih mengalami surplus. Hingga Juli 2022, APBN terpantau mengalami surplus hingga Rp106,1 triliun atau 0,57% dari PDB.

"Situasi pembiayaan APBN kita masih terjaga baik dan ini menunjukan perbaikan luar biasa. Ini indikator kesehatan APBN kita mulai diperbaiki," katanya, dikutip pada Jumat (12/8/2022).

Baca Juga: Kapan Faktur Pajak Dibuat? Simak Lagi Aturannya di Sini

Sri Mulyani mencatat pembiayaan utang neto sudah mencapai Rp223,9 triliun atau turun 54,1%. Angka tersebut juga baru 23,3% dari yang direncanakan dalam Peraturan Presiden (Perpres) 98/2022 senilai Rp943,7 triliun.

Menurutnya, penurunan tersebut terjadi di antaranya karena membaiknya penerimaan negara seiring dengan upaya penyehatan APBN.

Selain itu, lanjut menkeu, penurunan proyeksi defisit menjadi 3,92% dari PDB dan penambahan penggunaan SAL menyebabkan target utang pemerintah secara tunai turun Rp221 triliun, yaitu dari Rp1.416 triliun menjadi Rp1.195 triliun.

Baca Juga: Harga Masih Tinggi, Kadin Usulkan Pajak BBM Dihapus Sementara

Sri Mulyani menjelaskan penurunan pembiayaan utang menandakan kesehatan APBN yang makin pulih. Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) juga masih berperan sebagai standby buyer SBN berdasarkan SKB I senilai Rp35,94 triliun, terdiri atas SUN Rp19,39 triliun dan SBSN Rp16,54 triliun.

Untuk pembelian SBN berdasarkan SKB III, lanjut menkeu, realisasinya mencapai Rp21,87 triliun, terutama untuk pembiayaan di bidang kesehatan.

"Ini satu hal yang menggambarkan Indonesia memiliki APBN yang bekerja luar biasa keras," ujarnya. (rig)

Baca Juga: Pemerintah Bakal Siapkan Skema Pengamanan Penerimaan Pajak

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : apbn 2022, menkeu sri mulyani, pembiayaan utang, utang, anggaran pemerintah, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 30 September 2022 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Tinggal Hari Ini! Wajib Pajak Peserta PPS Lakukan Repatriasi Harta

Kamis, 29 September 2022 | 18:00 WIB
INGGRIS

Kebijakan Pajak Inggris Ancam Stabilitas, Bank Sentral Intervensi

Kamis, 29 September 2022 | 15:52 WIB
UU APBN 2023

DPR Akhirnya Sahkan RUU APBN 2023 Jadi Undang-Undang

Kamis, 29 September 2022 | 15:47 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Jokowi Minta Menteri dan Kepala Daerah Kompak Tangani Ancaman Inflasi

berita pilihan

Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Kapan Faktur Pajak Dibuat? Simak Lagi Aturannya di Sini

Minggu, 02 Oktober 2022 | 10:00 WIB
VIETNAM

Harga Masih Tinggi, Kadin Usulkan Pajak BBM Dihapus Sementara

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:30 WIB
PROVINSI PAPUA

Cegah Registrasi Kendaraan Dihapus, WP Diimbau Ikut Pemutihan Pajak

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pemerintah Bakal Siapkan Skema Pengamanan Penerimaan Pajak

Minggu, 02 Oktober 2022 | 07:00 WIB
KPP PRATAMA PAMEKASAN

One on One dengan Wajib Pajak, Fiskus Datangi Pabrik Rokok

Minggu, 02 Oktober 2022 | 06:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Risiko Gejolak Harga Komoditas Bayangi Prospek Pendapatan Negara 2023

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:35 WIB
KONSENSUS PAJAK GLOBAL

Penuh Tantangan, Presidensi G-20 Bisa Percepat Implementasi 2 Pilar

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 16:25 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Penghitungan PPN Atas Penyediaan Jasa Pembayaran

Sabtu, 01 Oktober 2022 | 14:30 WIB
SKOTLANDIA

Skotlandia Ogah Ikuti Langkah Inggris Pangkas Tarif PPh OP